<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelangi Di Seberang Mentari &#187; lingkungan</title>
	<atom:link href="http://pelangiku.com/category/lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pelangiku.com</link>
	<description>Untaian warna-warni menghiasi bentangan kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Oct 2010 11:13:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Transportasi Umum</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/09/transportasi-umum/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/09/transportasi-umum/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 07:04:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=680</guid>
		<description><![CDATA[Sopir ugal-ugalan dan ngetem seenaknya saja, interior bus/angkot yang nggak terawat, sampai pengemis yang setengah menodong bikin kita makin nggak betah (tapi terpaksa) menggunakan fasilitas ini]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_681" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://identifyfish.blogspot.com/2010/09/lane-snapper.html"><img class="size-full wp-image-681" title="kereta listrik" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/kereta-listrik.jpg" alt="kereta listrik" width="230" height="176" /></a><p class="wp-caption-text">kereta listrik</p></div>
<p>Pesawat jatuh, kereta api anjlok dan keluar dari rel, bus masuk jurang, kapal laut tenggelam&#8230; rasanya, nih, telinga kita makin &#8216;terbiasa&#8217; dengan banyaknya berita kecelakaan transportasi. Yang menyedihkan, sudah banyak jatuh korban luka ringan sampai meninggal, <a title="Gimana Agar Kondisi Tetap Prima ?" href="http://mediasehat.com/tanyajawab317" target="_blank">kondisi</a> transportasi di Indonesia tampaknya belum juga menunjukkan perbaikan.</p>
<p>Nggak hanya ancaman keselamatan, kita sebagai penumpang sering kali merasa tidak nyaman saat menggunakan alat transportasi umum. Sopir ugal-ugalan dan ngetem seenaknya saja, interior bus/angkot yang nggak terawat, sampai pengemis yang setengah menodong bikin kita makin nggak betah (tapi terpaksa) menggunakan fasilitas ini.</p>
<p>Jadi membandingkan, nih, kapan, ya kita bisa menikmati kereta cepat atau bus yang bersih, tepat waktu, dan aman seperti negara maju?<br />
<span id="more-680"></span></p>
<h2>Kenyamanan Diabaikan</h2>
<p>Mengurai <a title="masalah-masalah sepele dalam pekerjaan dan cara mengatasinya" href="http://carahidupkita.blogspot.com/2010/01/masalah-masalah-sepele-dalam-pekerjaan.html" target="_blank">masalah</a> transportasi ibarat mengurai benang kusut. Soalnya ada banyak pihak yang berkepentingan dalam masalah ini: pemerintah, operator (perusahaan pemilik bus, maskapai penerbangan), pengelola (bandara, terminal), hingga masyarakat sebagai pengguna.</p>
<div id="attachment_682" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://identifyfish.blogspot.com/2010/09/spadefish.html"><img class="size-full wp-image-682" title="bis kopaja" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/kopaja01.jpg" alt="bis kopaja" width="230" height="154" /></a><p class="wp-caption-text">bis kopaja</p></div>
<p>Sebagai konsumen, kita, sih, pengen mendapatkan hak dasar kita yaitu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Dari berbagai kasus, nggak dipungkiri jika ada sejumlah operator yang mengesampingkan tiga unsur tersebut demi mendapatkan keuntungan bisnis maksimal. Contoh gampangnya: asap yang dikeluarkan dari knalpot kendaraan umum jarang banget ada yang bersih &#8211; yang ada malah hitam dan menyumbang polusi ke udara!</p>
<h2>Setoran Dulu, Nih&#8230;</h2>
<p>Bisa jadi, kondisi nggak karuan ini terjadi sebagai dampak atas sistem setoran yang diterapkan. Sistem setoran mewajibkan sopir dan kenek untuk membayar sejumlah uang atas pekerjaannya menjalankan armada transportasi. Tentu saja, ini memberi beban pada sopir. Karena jika setoran kurang, maka sopirlah yang harus menanggung kekurangannya.</p>
<p>Dengan sistem semacam ini, nggak heran jika sopir membawa angkot atau bus secara ugal-ugalan. Soalnya, mereka harus berkompetisi dengan armada sejenis untuk mendapat penumpang dan laba sebanyak-banyaknya, sehingga akhirnya nggak mempedulikan keselamatan maupun kenyamanan penumpang.</p>
<p>Mau mengganti sistem setoran dengan sistem gaji? Nggak semudah itu. Perusahaan tentu berusaha mencari untung dengan meminimalkan risiko rugi karena dengan setoran mereka sudah mendapatkan pemasukan lebih pasti.</p>
<div id="attachment_683" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://identifyfish.blogspot.com/2010/09/surfperch.html"><img class="size-full wp-image-683" title="transjakarta" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/transjakarta05.jpg" alt="transjakarta" width="230" height="213" /></a><p class="wp-caption-text">transjakarta</p></div>
<h2>Peran Kita</h2>
<p>Jangan cuma bisa protes terhadap kondisi angkutan umum. Introspeksi juga, dong, siapa tahu kita ikut menyumbang peranan terhadap ketidaknyamanan bertransportasi. Kita menyetop bus atau angkot di sembarang tempat, ikutan buang sampah di bus, atau nekat masuk ke bus yang sudah penuh. Kalau sudah begini, mana nyamannya&#8230;.</p>
<p>Sebagai pengguna kendaraan pribadi, kita bisa dianggap sebagai &#8216;penyumbang&#8217; ketidaknyamanan pengguna alat transportasi umum. Daripada macet di jalur biasa, kita beralih ke jalur khusus bus yang kosong melompong. Akhirnya? Makin macet, deh! Selama kita masih nggak disiplin, sampai kapan pun kita nggak akan pernah punya transportasi yang bisa diandalkan.</p>
<h2>Aman Di Jalan</h2>
<p>Saat naik kendaraan umum, sayangnya saat ini kita nggak bisa mengandalkan sopir atau kenek untuk menjaga keamanan. Biar nggak jadi korban kejahatan, jangan:</p>
<ul>
<li><strong>Menerima makanan/minuman dari orang asing</strong>.<br />
Takutnya, nih, makanan/minuman sudah diberi obat bius/tidur yang membuat kita kehilangan kesadaran, sehingga pelaku bebas mengambil barang kita.</li>
<li><strong>Meletakkan ponsel di saku belakang celana</strong>.<br />
Dalam kondisi berdesak-desakan, ponsel kita akan mudah berpindah tangan ke pencopet.</li>
<li><strong>Menghitung uang yang baru aja kita ambil dari ATM</strong>.<br />
Meski tadinya nggak ada niat merampok, bisa jadi pelaku berubah pikiran setelah melihat kita memiliki uang tunai dalam jumlah banyak.</li>
<li><strong>Berbusana terlalu seksi</strong>.<br />
Kita bakal repot sendiri menghadapi tatapan, lirikan, bahkan sentuhan kurang ajar dari penumpang <a title="tanda-tanda cowok (lagi) bokek" href="http://pelangiku.com/2009/04/tanda-tanda-cowok-lagi-bokek/" target="_blank">cowok </a>yang usil.</li>
<li><strong>Memakai tas tanpa restleting</strong>.<br />
Ini, sih, sama aja memberi kesempatan emas kepada pelaku kejahatan untuk merogoh barang-barang kita.</li>
</ul>
<h2>Taksi!</h2>
<p>Naik taksi bakal lebih aman dan nyaman jika:</p>
<ul>
<li><strong>Pesan via telepon</strong><br />
Dibandingkan menyetop di jalan, cara ini jauh lebih aman- terutama di malam hari. Dengan sistem komputerisasi, semua data akan terekam, mulai dari nomor taksi, nama sopir, hingga rute. Jika ada barang yang ketinggalan, melacaknya juga lebih gampang.</li>
<li><strong>Perhatikan nama armada</strong><br />
Jangan memilih taksi hanya berdasarkan <a title="mengenal warna dan bentuk feses bayi" href="http://bayibalita.com/2010/07/mengenal-warna-dan-bentuk-feses-bayi/" target="_blank">warna</a>. Perhatikan nama armada di sisi kendaraan dan lampu atap. Cek nama sopir, nomor identitas, dan foto di dashboard. Kita butuh informasi ini untuk melapor kepada perusahaan taksi jika ada masalah.</li>
<li><strong>Pakai argo</strong><br />
Pastikan sopir menggunakan argo. Jika sopir menolak, cari taksi lain. Soalnya, nih, harga yang dipasang biasanya mencapai 2-3 kali lipat dari yang seharusnya.</li>
<li><strong>Armada hotel</strong><br />
Jika di dekat tempat kita menunggu taksi ada hotel berbintang, lebih<br />
baik kita naik dari sana. Biasanya, hotel menyiapkan armada taksi<br />
yang terpercaya.</li>
<li><strong>Tolak tawaran</strong><br />
Di bandara, terminal, atau stasiun, jangan pernah menerima tawaran<br />
transportasi dari orang yang mendekati kita sambil menawarkan sopir yang siap mengantar ke mana pun. Biasanya, mereka mengoperasikan transportasi nggak resmi yang keamanannya patut dipertanyakan.</li>
<li><strong>(Must) judge by its cover</strong><br />
Khusus taksi, pepatah <em>never judge a book by its cover</em> tidak berlaku.<br />
Penampilan sopir taksi mencerminkan layanan armadanya. Di armada taksi profesional, sopir akan bertingkah laku baik, rambut rapi, memakai seragam dan sepatu.</li>
<li><strong>Tolooong!</strong><br />
Jika intuisi kita menyatakan ada yang nggak beres, minta sopir memberhentikan taksi di pinggir jalan yang cukup ramai. Jika sopir menolak dan malah mempercepat laju kendaraan, pecahkan kaca dan teriak minta tolong.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/09/transportasi-umum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semangat Pasca Cuti</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/09/semangat-pasca-cuti/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/09/semangat-pasca-cuti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 13:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[cuti]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[Cuti beberapa hari di sela-sela padatnya rutinitas kantor tentunya amat menyenangkan. Nggak cuma pikiran jadi lebih segar, rasa lelah di tubuh juga hilang. Jangan biarkan semangat positif ini lenyap, manfaatkan untuk kembali mencetak prestasi, dong!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_676" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/08/kalau-hobi-jadi-profesi/"><img class="size-full wp-image-676" title="semangat baru" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/semangat-baru.jpg" alt="semangat baru" width="230" height="306" /></a><p class="wp-caption-text">semangat baru</p></div>
<p>Cuti beberapa hari di sela-sela padatnya rutinitas kantor tentunya amat menyenangkan. Nggak cuma pikiran jadi lebih segar, rasa lelah di tubuh juga hilang. Jangan biarkan <a title="makanan tepat, tambah semangat" href="http://pelangiku.com/2009/11/makanan-tepat-tambah-semangat/" target="_blank">semangat</a> positif ini lenyap, manfaatkan untuk kembali mencetak prestasi, dong!</p>
<h2>Semangat Baru</h2>
<p>Selama <a title="pastikan liburan kita seru" href="http://pelangiku.com/2009/09/pastikan-liburan-kita-seru/" target="_blank">liburan</a> kita terbiasa bangun <a title="cara agar kebutuhan tidur tercukupi" href="http://carahidupkita.blogspot.com/2010/01/cara-agar-kebutuhan-tidur-tercukupi.html" target="_blank">tidur</a> semau kita dan mengisi kesibukan dengan kegiatan seru dan santai yang nggak terlalu menguras pikiran. Setelah sekian lama bersantai-santai, mestinya, sih, tubuh dan pikiran kita sudah lebih siap dengan ketatnya deadline dan segudang pekerjaan. Baterai kita baru lagi, nih!</p>
<h2>Ilmu Tambahan</h2>
<p>di Saat cuti, kita tentu menerima banyak hal-hal menarik yang bisa kita terapkan dalam lingkungan kantor. Kalau sempat backpacking ke daerah terpencil dengan fasilitas yang serba terbatas, misalnya, kesabaran dan daya juang kita pasti semakin terlatih. Hal-hal kecil seperti ini berperan banget, tuh, untuk meningkatkan karir kita!</p>
<p><span id="more-675"></span></p>
<h2>Target Baru</h2>
<p>Semangat baru cocok banget, nih, buat meningkatkan target kerja kita. Pastikan tujuan kita itu tetap realistis dan terjangkau, ya. Jangan cepat puas hanya dengan menjadi karyawan biasa-biasa saja. Bekerja tanpa memiliki suatu <a title="akibat ambisi dunia" href="http://mimbarjumat.com/archives/155" target="_blank">ambisi</a> bakal membuat karir kita jalan di tempat, tuh!</p>
<h2>Prioritas Tetap Penting</h2>
<div id="attachment_677" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://insectspedia.blogspot.com/2010/04/wolbachia.html"><img class="size-full wp-image-677" title="tentukan prioritas" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/tentukan-prioritas.jpg" alt="tentukan prioritas" width="230" height="210" /></a><p class="wp-caption-text">tentukan prioritas</p></div>
<p>Segera tentukan <a title="cara menyusun prioritas" href="http://carahidupkita.blogspot.com/2010/01/cara-menyusun-prioritas.html" target="_blank">prioritas</a> kerja bila sudah mengetahui target-target baru kita. Jika deadline target tugas A adalah bulan ini, kita kudu lebih fokus mengerjakannya terlebih dahulu dibandingkan target B yang harus selesai bulan depan. Kan, kita sudah terlatih mengatur <a title="jadwal imunisasi pada bayi dan balita" href="http://bayibalita.com/2010/08/jadwal-imunisasi-pada-bayi-balita/" target="_blank">jadwal</a> liburan, he he he&#8230;.</p>
<h2>Bikin Suasana Baru</h2>
<p>Biasanya, sih, karena habis refreshing, otak lagi segar-segarnya menyerap tugas dan tantangan baru. Agar nggak keburu patah semangat (soalnya bos masih galak, rekan kerja tetap reseh, he he he), atur suasana kerja jadi baru. Anggap saja ini hari pertama kita di kantor, jadi semuanya serba fresh.</p>
<h2>Makin Positif</h2>
<p>Tularkan rasa bahagia kita saat cuti ke dalam lingkungan kantor. Tetaplah pelihara aura dan pikiran <a title="cara memanfaatkan stres untuk hal positif" href="http://carahidupkita.blogspot.com/2010/01/cara-memanfaatkan-stres-untuk-hal.html" target="_blank">positif</a> kita walau terjebak di tengah-tengah pekerjaan yang menumpuk, bos super galak dan klien reseh. Disadari atau nggak, sikap positif ini bisa menular ke rekan kerja lain dan justru akan membuat kita semakin kuat dalam menghadapi tekanan-tekanan selanjutnya. Tetap semangat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/09/semangat-pasca-cuti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cuma Pas Lebaran, Nih</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/09/cuma-pas-lenaran-nih/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/09/cuma-pas-lenaran-nih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 21:19:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=667</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menahan lapar-haus selama sebulan penuh, Lebaran tentu menjadi hari yang kita tunggu-tunggu. Apalagi di hari istimewa ini terhampar beragam makanan enak untuk disantap]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_668" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://mimbarjumat.com/archives/148"><img class="size-full wp-image-668" title="lebaran, bermaaf-maafan" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/lebaran-01.jpg" alt="lebaran, bermaaf-maafan" width="230" height="223" /></a><p class="wp-caption-text">lebaran, bermaaf-maafan</p></div>
<p>Setelah menahan lapar-haus selama sebulan penuh, Lebaran tentu menjadi hari yang kita tunggu-tunggu.</p>
<p>Apalagi di hari <a title="tempe bacem istimewa" href="http://bumbudapur.com/2009/12/tempe-bacem-istimewa/" target="_blank">istimewa</a> ini terhampar beragam makanan enak untuk disantap &#8211; nggak perlu menunggu bedug maghrib lagi, hi hi hi.</p>
<p>Lebaran memang menyenangkan. Bukan hanya makanannya, tapi banyak hal lain yang nggak kalah asyik!</p>
<h2>Banjir SMS</h2>
<p>Kalau biasanya inbox ponsel kita hanya dipenuhi SMS gombal dari si dia, pas Lebaran lain ceritanya. <a title="Template SMS Idul Fitri" href="http://mimbarjumat.com/archives/147" target="_blank">SMS ucapan Lebaran</a> dari hampir semua kenalan &#8211; teman SD, rekan kerja, sesama peserta kursus, hingga <a title="cara-cara lupakan mantan" href="http://pelangiku.com/2009/08/cara-cara-lupakan-mantan/" target="_blank">mantan pacar</a> &#8211;  dipastikan memenuhi ponsel. Jangan lupa isi pulsa untuk membalas SMS mereka, ya.</p>
<p><span id="more-667"></span></p>
<h2>Anti Macet</h2>
<p>Berbeda dari perjalanan mudik yang macet parah, di hari-H Lebaran biasanya jalanan cenderung lengang. Daripada keliling-keliling nggak jelas, sebagian orang tentu memilih berkumpul bersama <a title="keluarga pemegang kunci ka'bah" href="http://ceritainspirasimuslim.blogspot.com/2010/03/keluarga-pemegang-kunci-kabah.html" target="_blank">keluarga</a> besarnya di rumah. Bagi kita yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, jarang banget, tuh, ketemu jalanan anti-macet!</p>
<h2>Minus Aurat</h2>
<div id="attachment_669" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://bayibalita.com/2010/08/ciri-perkembangan-motorik-halus-usia-1-tahun/"><img class="size-full wp-image-669" title="pake kerudung, minus aurat" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/minus-aurat.jpg" alt="pake kerudung, minus aurat" width="230" height="358" /></a><p class="wp-caption-text">pake kerudung, minus aurat</p></div>
<p>Memang, sih, di usia kita sekarang, baju baru pas Lebaran sudah nggak menjadi keharusan &#8211; beda sama waktu kecil dulu. Tapi, nggak seru, ah, kalau Lebaran nggak beli yang baru. Untuk nge-date sama gebetan aja kita bisa bela-belain dandan khusus, masa menyambut hari suci malah santai?</p>
<p>Mumpung Lebaran, kita yang selama ini terbiasa memakai baju ketat dan mini juga iggak perlu rikuh pakai baju serba tertutup. Siapa tahu, terinspirasi pakai kerudung selamanya&#8230;.</p>
<h2>Money, Money, Money</h2>
<p>Sering stres karena masih pengangguran atau jomblo? Di hari Lebaran, kondisi ini justru menguntungkan. Karena dengan status belum bekerja dan belum menikah, artinya kita masih berhak mendapat <a title="tebarkan salam" href="http://mimbarjumat.com/archives/184" target="_blank">salam</a> tempel dari anggota keluarga yang lebih tua &#8211; tanpa perlu memberi angpau ke sepupu atau keponakan yang lebih muda. Asyiiik!</p>
<h2>Bermaaf-maafan</h2>
<p>Lebaran saat yang tepat untuk bermaaf-maafan. Kalau selama ini gengsi <a title="meminta maaf" href="http://mimbarjumat.com/archives/1124" target="_blank">meminta maaf</a> pada seseorang (meski sudah tahu kita yang salah!), Lebaran merupakan momen yang pas tanpa perlu merasa rendah diri, tuh.</p>
<h2>(Very) Long Weekend</h2>
<p>Mayoritas kantor dan kampus memberikan libur Lebaran minimal seminggu. Nggak hanya bisa digunakan buat bersilaturahmi dan mudik, tapi juga untuk <a title="pastikan liburan kita seru" href="http://pelangiku.com/2009/09/pastikan-liburan-kita-seru/" target="_blank">liburan</a> ke luar kota &#8211; meski harga tiket dan akomodasi kadang lebih mahal dibandingkan hari biasa.</p>
<h2>Tunjangan Hari Raya</h2>
<div id="attachment_670" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/10/diet-si-dompet"><img class="size-full wp-image-670" title="Tunjangan Hari Raya" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/tehaer.jpg" alt="Tunjangan Hari Raya" width="230" height="265" /></a><p class="wp-caption-text">Tunjangan Hari Raya</p></div>
<p>Bukan hanya libur panjang, Lebaran juga identik dengan pembagian THR &#8211; yuhuuu! Kalau selama ini kesulitan ngumpulin duit buat ganti ponsel yang mulai butut, rencana itu bisa langsung diwujudkan, deh.</p>
<h2>Reuni Keluarga</h2>
<p>Keluarga besar yang biasanya sulit dikumpulin karena sibuk sendiri-sendiri pasti berkumpul di hari ini. Bisa bertukar cerita sama om dan tante, ngajak main keponakan yang masih kecil, atau ledek-ledekan sama sepupu &#8211; kalau sampai salah omong, tinggal minta maaf lagi, kan&#8230; mumpung Lebaran!</p>
<h2>Peluang si Jomblo</h2>
<p>Kalau di bulan puasa jadwal kita dipenuhi undangan berbuka bersama, pas Lebaran gantian undangan halal bihalal menghampiri. Bertemu kenalan dan kerabat dalam suasana penuh damai, pasti seru, deh. Bagi yang jomblo, kesempatan tebar pesona juga, deh.</p>
<h2>Shop &#8216;Till You Drop</h2>
<p>Bukan berita baru lagi kalau menjelang Lebaran di mana-mana bertaburan diskon. Nggak hanya untuk baju, sepatu, mukenah, dan keperluan Lebaran lain, tapi juga untuk <a title="makanan anti bad mood" href="http://pelangiku.com/2009/12/makanan-anti-bad-mood/" target="_blank">makanan</a>. Bahkan, hampir semua resto menawarkan paket Ramadhan. Irit, deh!</p>
<h2>Ratu Ku-Ker</h2>
<div id="attachment_671" class="wp-caption alignright" style="width: 238px"><a href="http://bumbudapur.com/2010/08/kue-kacang-isi-moka"><img class="size-full wp-image-671" title="kue kering" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/09/kue-kering.jpg" alt="kue kering" width="228" height="273" /></a><p class="wp-caption-text">kue kering</p></div>
<p>Punya keahlian bikin <a title="tips membuat kue kering" href="http://bumbudapur.com/2010/08/tips-membuat-kue-kering/" target="_blank">kue kering</a>? Lebaran merupakan kesempatan emas mengeruk untung. Trik biar dagangan laris gampang aja: bikin tester yang banyak (kalau bisa dibawa pulang) agar calon pembeli punya kesempatan mencicipi. Selebihnya, tinggal berdoa dan menunggu order berdatangan!</p>
<h2>Selamat Tinggal Diet</h2>
<p>Sering merasa bersalah bila <a title="balita susah makan" href="http://bayibalita.com/2010/07/balita-susah-makan/" target="_blank">makan</a> melebihi jatah yang dibutuhkan tubuh? Pas Lebaran, nggak perlu merasa begitu. Sudah sebulan penuh berpuasa, boleh, dong, sedikit memanjakan diri di hari-H. Hitung-hitung ajang balas dendam, hi hi hi. Yang penting, maruknya nggak keterusan, kan&#8230;.</p>
<h2>Panen Pahala</h2>
<p>Dibandingkan hari-hari lain, atmosfer pas Lebaran, tuh, syahdu. Ngaku, deh, kita pasti berasa lebih <a title="Menjadi Islam Kaffah dengan Muamalah yang Islami" href="http://mimbarjumat.com/archives/236" target="_blank">Islami</a>, kan, di hari ini? Bawaannya pengen beramal dan berbuat baik melulu. Artinya, makin banyak dapat pahala, he he he.</p>
<h2>Hormaaat &#8230; Grak!</h2>
<p>Kalau biasanya ada si mbok yang membantu segala keperluan <a title="kehidupan rumah tangga di masa menopause" href="http://mimbarjumat.com/archives/720" target="_blank">rumah tangga</a>, pas Lebaran kita harus melakukan segala sesuatunya sendiri. Bukan hanya belajar untuk menghargai dan menghormati jerih-payah si mbok, kita jadi banyak bergerak, deh, karena harus mengepel, menyapu, dan sejenisnya. Anggap aja ajang bakar lemak setelah kalap makan <a title="opor ayam kuning" href="http://bumbudapur.com/2010/07/opor-ayam-kuning/" target="_blank">opor</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/09/cuma-pas-lenaran-nih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati-hati</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/08/hati-hati/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/08/hati-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 01:12:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=658</guid>
		<description><![CDATA[Bertelepon atau mendengar musik di jalan mungkin biasa kita lakukan. Padahal sebenarnya tindakan kita itu sama bahayanya dengan nyetir dalam keadaan mabuk.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_659" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/11/cemas-melulu-sih"><img class="size-full wp-image-659" title="vespa" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/08/vespa.jpg" alt="vespa" width="230" height="325" /></a><p class="wp-caption-text">vespa</p></div>
<p>Kriiingg&#8230; ponsel tiba-tiba berbunyi saat kita lagi di atas motor. Dengan sigap kita merogoh kantong, menekan tombol yes dan mulai ngobrol sambil berkendara.</p>
<p>Bertelepon atau mendengar musik di jalan mungkin biasa kita lakukan. Padahal sebenarnya tindakan kita itu sama bahayanya dengan nyetir dalam keadaan mabuk. Menurut data, penyebab terbesar kecelakaan adalah pengemudi yang lengah dan kurang antisipasi. Tahu sendiri keadaan lalu lintas &#8211; berubah dalam hitungan detik!</p>
<p>Masih mau menikmati <a title="pastikan liburan kita seru" href="http://pelangiku.com/2009/09/pastikan-liburan-kita-seru/" target="_blank">liburan</a>, kan&#8230;. Makanya hati-hati!</p>
<h2>Cek Dulu</h2>
<p>Kita bisa mencegah kecelakaan dari rumah. Caranya? Cek kondisi kendaraan kita, karena kendaraan yang nggak sehat bisa berakibat fatal. Sebut saja ban pecah, rem blong, atau lampu kendaraan mati.</p>
<p><span id="more-658"></span>Jujur, deh, hal-hal tadi sering kita cuekin&#8230;. Boro-boro ngecek kendaraan setiap mau pergi, untuk servis ke bengkel setiap tiga bulan saja kita malas. Seharusnya kita sadar, kemacetan menyebabkan kendaraan kita mudah sakit. Sementara di tengah kemacetan, kendaraan justru harus lebih responsif.</p>
<h2>Nanti Saja</h2>
<p>Setelah absen dua hari, akhirnya hari ini gebetan menelepon? Kalau kita sedang nyetir motor, biar dalam hati ingin segera menjawabnya, tahan keinginan kita itu. Yakin, deh, nggak ada yang lebih penting dari keselamatan kita dan orang lain yang berkendara dengan kita saat itu.</p>
<p>Pasti ada, kok, waktu yang lebih tepat untuk menjawab telepon tersebut. Lagipula, siapa pun yang menelepon bisa kita cek nanti. Kita juga bisa menelepon balik ke orang tersebut. Pakai hands-free? Nggak mengurangi bahaya yang mengancam, tuh! Kita tetap bisa larut dalam obrolan dan kehilangan <a title="konsen donk" href="http://pelangiku.com/2009/06/konsen-donk/" target="_blank">konsentrasi</a>.</p>
<p>Kalaupun telepon tersebut benar-benar penting, sebaiknya kita menepi dulu, matikan mesin, baru menjawabnya. Hal yang sama berlaku juga untuk menjawab SMS.</p>
<h2>Lapar Beraaat!</h2>
<div id="attachment_660" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://mimbarjumat.com/archives/1176"><img class="size-full wp-image-660" title="letakkan dua tangan diatas kemudi" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/08/dua-tangan.jpg" alt="letakkan dua tangan diatas kemudi" width="230" height="316" /></a><p class="wp-caption-text">letakkan dua tangan diatas kemudi</p></div>
<p>Zaman serba instan gini, apa-apa kudu cepat dan kalau bisa multi-tasking. Ngopi sambil baca koran, nyetir sambil <a title="stress, ko malah makan ?" href="http://pelangiku.com/2009/11/stres-ko-malah-makan/" target="_blank">makan</a> atau bawa banyak barang. Nah, yang terakhir, nih, menambah risiko kecelakaan. Saat makan, minum, menenteng barang, kita nggak bisa meletakkan kedua tangan di atas kemudi.</p>
<p>Akibatnya, refleks kita berkurang untuk mengantisipasi keadaan buruk di jalan raya, seperti taksi di depan kita tiba-tiba ngerem. Biar aman, kurangi muatan atau tahan lapar dulu sampai ketemu lampu merah atau tiba di tempat tujuan.</p>
<h2>Konsentrasi!</h2>
<p>Perkirakan waktu tempuh, termasuk kemungkinan macet untuk tiba sampai tujuan. Jika kita terburu-buru, pasti jadi lebih ngebut. Konsentrasi juga terganggu karena sibuk mikirin sanksi akibat terlambat. Dimarahi atasan, telat wawancara kerja dan masih banyak lagi.</p>
<p>Usai musim hujan gini, jalanan banyak yang bolong. Jika kita ngebut dan masuk lubang, akibatnya bisa fatal. Biasanya pas ngebut kita juga suka nggak nyadar, tuh, kalau ada separator busway di jalan. Sekali kendaraan kita menghajar separator, bisa terbalik, bahkan terbakar habis! Belum lagi kalau ada yang tiba-tiba menyeberang&#8230;.</p>
<h2>Cek Jeroan</h2>
<div id="attachment_661" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/11/asyiknya-minum-susu/"><img class="size-full wp-image-661" title="cek jeroan" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/08/cek-jeroan.jpg" alt="cek jeroan" width="230" height="168" /></a><p class="wp-caption-text">cek jeroan</p></div>
<p>Lupa ganti oli? Sama juga dengan merusak kendaraan sendiri. Disiplin, dong, ganti oli dan pilih yang berkualitas. Kalau lari kendaraan enak, kan, kita juga yang untung!</p>
<p>Jangan cuek juga dengan ketersediaan bensin. Seringnya, nih, karena tahu ada cadangan, meski jarum sudah di E, tetap aja nekat melaju. Tahu nggak kalau kurang bensin, kotoran dalam kendaraan bakal naik dan mengotori onderdil di dalam&#8230;.</p>
<h2>La.. la.. la..</h2>
<p>Dengar iPod sambil jalan memang asyik. Tapi risikonya kita nggak mendengar macam-macam peringatan di jalan raya. Contoh, nih, klakson mobil atau motor yang ingin mendahului kita. Bisa juga peringatan orang yang bilang ban kita kempes atau teman yang kita bonceng roknya nyangkut di ban.</p>
<p>Keasyikan ngobrol di jalan juga kurang baik karena konsentrasi terpecah. Kemungkinan meleng juga lebih besar. Kalau teman kita tiba-tiba menunjuk cowok ganteng di pinggir jalan, otomatis kita melihat. Nggak merhatiin jalan lagi, deh&#8230;.</p>
<h2>Tanpa Spion = Keren?</h2>
<div id="attachment_662" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><img class="size-full wp-image-662" title="pingin punya mobil keren kayak ginian" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/08/mobil-vw.jpg" alt="pingin punya mobil keren kayak ginian" width="230" height="181" /><p class="wp-caption-text">pingin punya mobil keren kayak ginian</p></div>
<p>Nggak, lagi! Tanpa spion, tuh, bahaya. Nggak bisa melihat kendaraan di belakang dan kalau harus menoleh ke belakang tiap kali perlu, berarti kita kehilangan kontrol pada jalan di depan kita.</p>
<h2>Bukan Karena Denda</h2>
<p>Seharusnya, sih, nggak perlu di-takut-takuti bayar denda untuk memaksa kita pakai helm atau memakai safety belt saat di mobil.</p>
<p>Dua alat ini untuk keselamatan kita juga, bukan karena kita takut didenda. Dan pastikan dua alat ini juga memenuhi standar keselamatan, bukan asal saja!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/08/hati-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Impulsif Donk &#8230;</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/03/jangan-impulsif-donk/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/03/jangan-impulsif-donk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 00:15:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[impulsif]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[Seperti anak-anak tidak bisa mengendalikan diri dan ngambek jika keinginannya tidak terpenuhi, begitu pula si impulsif. Makanya, kalau sudah mengaku dewasa jangan impulsif lagi dong!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_541" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/daftar-isi/"><img class="size-full wp-image-541" title="impulsif" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/03/impulsif.jpg" alt="impulsif" width="230" height="175" /></a><p class="wp-caption-text">impulsif</p></div>
<p>Siapa, sih, yang nggak senang kalau semua kemauannya terpenuhi? Sayang, di dunia ini nggak bisa begitu. Ada kalanya, agar nggak menyesal belakangan, kita harus mikir berkali-kali sebelum bertindak.</p>
<p>Dalam situasi tertentu, memang dibutuhkan spontanitas. Tapi jangan keterusan bertindak menuruti emosi tanpa pertimbangan, bisa-bisa rugi sendiri!</p>
<h2>Mudah diprovokasi</h2>
<p>Tanpa alasan si dia mutusin kita. Bukan cuma kesal dan sedih, kita juga jadi sensitif dan mudah tersinggung. Akibatnya terbawa-bawa sampai ke kantor. Rekan kerja salah sedikit saja, langsung kita omelin sampai puas. Atasan nggak meloloskan permohonan cuti kita, kita langsung nangis heboh. Kenapa, sih, nggak ada orang yang ngerti perasaan kita?</p>
<p><span id="more-542"></span>Seseorang yang impulsif ingin kemauannya segera terpenuhi. Dia nggak berpikir panjang saat bertindak, yang penting puas dulu. Ujung-ujungnya baru, deh, menyesal.</p>
<p><img title="More..." src="http://localhost/wordpress27/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />Seseorang jadi impulsif didorong sifat temperamental yang dimilikinya. Umumnya si impulsif mudah terpancing emosinya. Mereka juga tidak bisa mengendalikan diri saat menghadapi tekanan.</p>
<p>Ketika dalam tekanan, si impulsif merasa terancam dan menganggap orang lain sebagai musuh, sehingga cenderung melakukan tindakan negatif. Bahkan, mereka bisa memutuskan untuk bunuh diri saja!</p>
<h2>Dari sananya, sih</h2>
<div id="attachment_543" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://ceritainspirasimuslim.blogspot.com/2010/03/panglima-perang-termuda.html"><img class="size-full wp-image-543" title="anak marah" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/03/anakmarah.jpg" alt="anak marah" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">anak marah</p></div>
<p>Penyebab seseorang berpribadi impulsif ada dua. Penyebab pertama karena bawaan genetik. Selebihnya, karena pengaruh lingkungan.</p>
<p>Meski nggak sedikit orang yang dilahirkan dengan bibit impulsif, umumnya, sih, proses pembelajaran sejak kecilah yang lebih banyak menjadi penyebabnya.</p>
<p>Jika seseorang terbiasa melihat orang-orang terdekatnya bereaksi emosional terhadap hal-hal yang mengganggunya, dia pun akan meniru sikap tersebut.</p>
<p>Seorang anak akan mempelajari reaksi orangtuanya dalam menghadapi situasi. Jika dia melihat sang ayah membanting piring saat kesal, maka dia akan mencontohnya.</p>
<p>Jika nggak dikontrol, sifat impulsif dalam diri seseorang akan mendarah daging. Sayang, banyak orangtua yang membiarkan anaknya bersikap semaunya dan menuruti dorongan hatinya. Padahal seharusnya mereka memberikan teguran terhadap tindakan impulsif sang anak.</p>
<h2>Rugi sendiri</h2>
<p>Salah satu kerugian memiliki sifat impulsif adalah terganggunya kehidupan sosial kita. Sifat ini melekat kuat di diri kita sehingga mewarnai semua aspek kehidupan dari karier hingga kehidupan pribadi. Ujung-ujungnya akan bikin susah diri sendiri.</p>
<p>Sifat impulsif dapat menghambat karier kita. Saat atasan memberikan kritik, misalnya, seseorang yang impulsif langsung jadi defensif. Dia nggak mau terima kritik tersebut dan malah balik menyerang atasannya. Tindakan impulsif juga bisa mempermalukan diri kita sendiri.</p>
<p>Contohnya, saking nggak bisa menahan emosir tanpa sadar kita memberi tontonan gratis di tempat-tempat umum, seperti bertengkar dengan pasangan sampai tampar-tamparan di jalanan (* males&#8230; *)!</p>
<h2>Dikekang Donk &#8230;</h2>
<p>Sifat impulsif ini tentu saja bukan harga mati untuk seseorang. Asal ada kemauan, kita bisa mengubah sifat ini, kok. Yang penting, nih, kita menyadari dulu kalau kita adalah orang yang impulsif dan emosional.</p>
<p>Selanjutnya kita kudu memiliki kemauan untuk mengontrol diri.<br />
Renungkan, deh, untung-rugi bersikap impulsif. Apakah selama ini kita lebih banyak mendapatkan hal positif atau sebaliknya? Kalau perlu, bikin daftar &#8216;kerugian&#8217; yang sudah kita peroleh selama ini.</p>
<p>Jangan lupa minta masukan dari orang terdekat juga. Biasanya mereka lebih sering kena getahnya, tuh! Saat merasa tertekan sebaiknya kita menjauhi hal-hal yang bisa membuat kita bertindak impulsif. Mendingan menyendiri sejenak, deh, kalau sepertinya kita akan meledak.</p>
<p>Selalu berpikir positif dengan melihat sisi baik dari setiap masalah, bahkan saat kita menerima kritik. Banyak, kok, kritik yang membangun, asal kita mau berbesar hati.</p>
<p>Biasa melihat keponakan yang masih balita nangis meraung-raung karena nggak dibelikan es krim? Nah, seperti itulah si impulsif. Seperti anak-anak tidak bisa mengendalikan diri dan ngambek jika keinginannya tidak terpenuhi, begitu pula si impulsif. Makanya, kalau sudah mengaku dewasa jangan impulsif lagi dong!</p>
<h2>Bentuk Lain</h2>
<div id="attachment_544" class="wp-caption alignleft" style="width: 220px"><a href="http://carahidupkita.blogspot.com/2010/02/pertanyaan-pertanyaan-refleksi-diri.html"><img class="size-full wp-image-544" title="pasangan impulsif" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/03/pasangan20.jpg" alt="pasangan impulsif" width="210" height="169" /></a><p class="wp-caption-text">pasangan impulsif</p></div>
<p>Orang yang impulsif memang emosional, tapi emosional nggak selalu identik dengan marah-marah. Ngasal mengambil keputusan juga merupakan contob bentuk emosional. Misalnya, nih, secara spontan seseorang membelanjakan uang yang ada di dompetnya untuk keperluan yang tidak terlalu mendesak.</p>
<p>Seseorang yang langsung memutuskan untuk menikah meski baru saling mengenal selama beberapa minggu, bahkan hari,  juga merupakan contoh tindakan impulsif. Karena merasa sudah benar-benar cinta, mereka nekat menikah dan nggak sedikit yang akhirnya bercerai walau pemikahannya baru seumur jagung!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/03/jangan-impulsif-donk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ditaksir Klien</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/01/ditaksir-klien/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/01/ditaksir-klien/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 04:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=519</guid>
		<description><![CDATA[kalau salah satu klien getol banget ngajakin ketemuan terus, sih, jadinya nggak asyik juga. Kalau nolak, takut tender batal. Buntutnya, kita yang kena semprot atasan. Tapi mendiamkan sikap klien yang intens banget ngejar kita, kok, nggak nyaman juga, ya.... Biar nggak makin jengah, coba trik ini]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_520" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/05/berenang-yuk/"><img class="size-full wp-image-520" title="ketemu klien" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/01/people-meeting.jpg" alt="people meeting" width="230" height="315" /></a><p class="wp-caption-text">ketemu klien</p></div>
<p>Bertemu klien berbeda setiap hari pasti seru. Kita bisa dapat teman baru plus <a title="cara sederhana melebarkan jalinan persahabatan" href="http://carahidupkita.blogspot.com/2009/12/cara-cara-sederhana-melebarkan-jalinan.html" target="_blank">memperluas jejaring</a>. Tapi kalau salah satu klien getol banget ngajakin ketemuan terus, sih, jadinya nggak asyik juga.</p>
<p>Kalau nolak, takut tender batal. Buntutnya, kita yang kena semprot atasan. Tapi mendiamkan sikap klien yang intens banget ngejar kita, kok, nggak nyaman juga, ya&#8230;. Biar nggak makin jengah, coba trik ini.</p>
<h2>Bukan CDMA</h2>
<p>Pertemuan pertama dengan klien pasti nggak absen dengan tukar nomor kontak. Sebaiknya hanya berikan nomor telepon dan alamat e-mail kantor, karena tujuannya membahas masalah kerja.</p>
<p>Jika klien minta nomor ponsel, berikan nomor GSM kita yang sudah tersebar. Nggak perlu berikan nomor CDMA yang kita pakai untuk keperluan pribadi. Klien bisa tergoda terus-terus menelepon kita &#8211; pulsa CDMA, kan, murmer.</p>
<p><span id="more-519"></span>Setiap kali menulis e-mail untuk klien, pastikan subjeknya jelas. Maksudnya, sih, agar klien yakin kita hanya membicarakan pekerjaan. Nggak perlu menambah emoticon seperti <img src='http://pelangiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  atau <img src='http://pelangiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , meski menanggapi e-mail yang lucu. Dengan begitu, kesannya kita nggak mudah tergoda!</p>
<p>Biasanya rapat dengan klien dilanjutkan makan siang. Tapi tolak saja kalau klien mengajak kita rapat berdua saja saat weekend. Katakan atasan nggak mengizinkan kita bekerja di luar jam kerja. Kalau kita mengiyakan, bukan nggak mungkin klien mengajak lagi.</p>
<h2>Mak Comblang Dadakan</h2>
<div id="attachment_521" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://trytostayhealthy.blogspot.com/2010/01/bad-dental-hygiene-effects.html"><img class="size-full wp-image-521" title="mak comblang" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/01/mak-comblang.jpg" alt="mak comblang" width="230" height="153" /></a><p class="wp-caption-text">mak comblang</p></div>
<p>Jika klien sebenarnya baik &#8211; tapi kita nggak tertarik &#8211; boleh, tuh, jodohkan dengan teman kita. Caranya, ajak teman ikut makan siang bareng kita dan klien. Kalau mereka cepat akrab, kita juga yang aman, dong.</p>
<h2>Cincin Manis</h2>
<p>Klien biasanya cenderung jadi super ganjen kalau dia tahu kita jomblo. Makanya sebelum bertemu klien, pakai cincin di jari manis kita. Biar saja dia mengira kita sudah bertunangan atau menikah. Kalau nggak mempan, coba, deh, pura-pura menerima telepon dari pacar saat di depan klien. Ucapkan kata-kata mesra agar nyali klien ciut.</p>
<h2>Bos, Mau Curhat &#8230;</h2>
<p>Susah-payah secara halus kita menolak klien, dia masih semangat mengganggu kita, bahkan mengancam tidak meluluskan tender jika kita enggan lunch date dengannya. Kita bisa, kok, mengadu ke atasan.</p>
<p>Ceritakan apa yang sudah dilakukan klien plus tunjukkan buktinya, misalnya SMS-nya yang kecentilan. Paling nggak, atasan kita bisa melaporkan klien ke atasannya langsung untuk menegur klien.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/01/ditaksir-klien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Balikin Donk!</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/12/balikin-donk/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/12/balikin-donk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 13:50:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[Punya utang memang nggak enak. Tapi kadang, diutangin lebih nggak enak. Apalagi kalau yang berutang adalah teman sendiri - sulit nagihnya!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_495" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/03/bahaya-di-balik-laptop/"><img class="size-full wp-image-495" title="nagih utang" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/12/nagih-utang.jpg" alt="nagih utang" width="230" height="216" /></a><p class="wp-caption-text">nagih utang</p></div>
<p>Punya utang memang nggak enak. Tapi kadang, diutangin lebih nggak enak. Apalagi kalau yang berutang adalah teman sendiri &#8211; sulit nagihnya! Ada rasa segan, nggak enak, atau malah gengsi buat nagih karena kesannya kayak debt collector. Betenya lagi, nggak semua orang punya kesadaran untuk membayar &#8211; padahal mereka sudah pegang duit. Biar harta kita segera kembali.</p>
<h2>Orang Ketiga</h2>
<p>Minta bantuan orang ketiga (teman lain) buat akting bareng kita. Di depan si pengutang, kita mau pinjam uang ke teman lain. Nah, siapa tahu dia jadi ingat kalau punya utang pada kita.</p>
<h2>Gantian Donk &#8230;</h2>
<p>Pura-pura saja pinjam uang sama yang bersangkutan. Syukur-syukur, dia langsung ingat dan bayar utangnya. Kalaupun nggak ingat, saat kita mengembalikan uangnya, langsung potong saja! Jangan lupa bilang kalau uangnya kita potong utangnya dulu.</p>
<p><span id="more-494"></span></p>
<h2>Message Delivered</h2>
<p>Kalau nggak pede ngomong langsung, kirim saja SMS. Usahain bikin kalimat yang langsung dan tegas. Biarpun nggak ngomong Langsung, dia tetap merasa kita serius menagih.</p>
<h2>To The Point</h2>
<p>Paling enak, sih, memang menagih langsung. Cari sikon yang pas biar dia nggak tersinggung. Bilang saja kalau kita sedang bokek (sebokek-bokeknya!) dan butuh pituang Kalau memang saat itu dia nggak bisa, beri tenggat waktu yang disepakati bersama.</p>
<h2>Satu Tenggat Waktu</h2>
<p>Yang paling aman, sih, sebelum memberikan utang, kita bikin kesepakatan kapan utang itu harus dilunasi. Nah, kalau sudah lewat dari tenggat waktu, dia harus siap kita tagih. Jadinya kita juga lebih enak nagihnya, nggak perlu sungkan.</p>
<h2>Write The Wall</h2>
<p>Kalau tetap nggak mempan, boleh banget kita coba cara yang lebih ekstrem, misalnya menulis tentang utangnya di wall Facebook-nya, hi hi hi. Kalau &#8217;seluruh dunia&#8217; tahu, kan, dia malu sendiri, tuh. Tapi, gunakan cara ini hanya kalau utangnya cukup besar dan dia selalu cari alasan, ya.</p>
<h2>Sok Pelit</h2>
<p>Bukan maksud hati pelit, tapi kalau ada teman terkenal suka &#8216;lupa&#8217; bayar utang, mendingan pikir dua kali, deh, untuk meminjamkan, apalagi kalau kebutuhannya nggak terlalu mendesak. Buat mengelak, bilang kalau kita sedang bokek, atau uangnya baru terpakai untuk beli buku teks yang mahal banget. Uang kita aman, hubungan pertemanan tetap jalan.</p>
<p>Ada usulan lain barangkali ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/12/balikin-donk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cemas Melulu, Sih &#8230;</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/11/cemas-melulu-sih/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/11/cemas-melulu-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 16:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[cemas]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Insecure merupakan rasa nggak aman dengan alasan logis, meski kita belum pernah mengalaminya. Misalnya kita diajak ke pesta sama teman baru, kita sudah takut duluan nggak bakal diajak ngobrol orang lain]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_462" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/04/tanda-tanda-cowok-lagi-bokek/"><img class="size-full wp-image-462" title="berasa cemas" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/insecure08.jpg" alt="berasa cemas" width="230" height="283" /></a><p class="wp-caption-text">berasa cemas</p></div>
<p>Melihat ramainya kejahatan yang terjadi belakangan ini, rasanya wajar saja kalau kita kadang-kadang merasa nggak aman. Nggak memakai perhiasan berlebihan, nggak menelepon saat berada di kendaraan umum, sampai meninggalkan kartu kredit di rumah dan membawa uang ngepas ke kantor atau kuliah.</p>
<p>Anehnya, nih, perasaan nggak aman ini nggak hanya kita rasakan saat di tempat umum. Pas divisi kita kedatangan anak baru lulusan luar negeri, kita juga merasa &#8216;terancam&#8217;. Jangan-jangan dia bakal merebut posisi kita, nih! Waktu kenalan dengan teman cewek si dia, kita jadi jatuh pede. Ah, cewek ini bisa banget mengambil pacar kita!</p>
<h2>Panik, Panik, Panik!</h2>
<p>Sering mengalami hal-hal seperti di atas? Perasaan tidak aman yang biasa kita alami ini biasanya disebut <em>insecure</em>, berbeda dengan paranoid.</p>
<p><em><img title="More..." src="http://localhost/wordpress27/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-461"></span>Insecure</em> merupakan rasa nggak aman dengan alasan logis, meski kita belum pernah mengalaminya. Misalnya kita diajak ke pesta sama teman baru, kita sudah takut duluan nggak bakal diajak ngobrol orang lain. Kalau paranoid biasanya nggak ada alasannya, asal takut saja.</p>
<p>Biasanya penyebab <em>insecure</em> ini karena kita nggak pede dan ragu-ragu sehingga akhirnya jadi nggak nyaman dengan diri sendiri. Hal ini bakal semakin buruk jika kita pernah melihat atau mendengar pengalaman orang lain yang kurang menyenangkan. Kita pun jadi membayangkan akan mengalami hal sama.</p>
<p>Misalnya, kita diceritakan rekan kerja kalau posisinya di kantor pernah disalip anak baru. Begitu kita berkenalan dengan rekan kerja baru, bukannya membimbing, kita malah panik sendiri dengan keberadaannya. Padahal kalau kita pede, mungkin semuanya baik-baik saja.</p>
<h2>Tambah Stress</h2>
<div id="attachment_463" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://mimbarjumat.com/archives/310"><img class="size-full wp-image-463" title="makin stress" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/insecure10.jpg" alt="makin stress" width="230" height="197" /></a><p class="wp-caption-text">makin stress</p></div>
<p>Terbiasa &#8216;memanjakan&#8217; perasaan nggak aman ini, sudah pasti kita rugi: jadi tertekan dan murung. Contohnya saat bekerja di kantor, gara-gara selalu takut dimarahi atasan karena melanggar tenggat waktu, kita memilih mengerjakan semua serba cepat. lya, sih, tenggat waktu terpenuhi, tetapi banyak kesalahan juga karena kita asal selesai!</p>
<p>Pikirkan orang lain setiap kali kita merasa nggak aman. Hasil kerja tim kerja kita di kantor kacau karena sikap kita yang terburu-buru dan ketakutan terus. Orang lain jadi terpengaruh, kan? Mereka bisa ikut-ikutan nggak pede karena kita. Kalau sikap lebih tenang, kerja juga lebih fokus.</p>
<p>Efek buruk lain yang mungkin terjadi ketika kita terus-terusan merasa tidak aman adalah stres berat dan tidak tahu cara mengendalikannya. Akibatnya, daya tahan tubuh bisa menurun dan kita cenderung mengulangi kebiasaan buruk karena dianggap sebagai jalan pintas.</p>
<p>Begitu <a title="macam-macam solusi stress" href="http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/" target="_blank">stres</a>, kita jadi nggak bisa nahan nafsu makan. Tubuh pun makin gendut dan mudah sakit. Atau kita yang tadinya berhenti <a title="merokok, sengsara dibalik nikmat" href="http://mediasehat.com/serba04.php" target="_blank">merokok</a> jadi merokok lagi &#8211; merusak tubuh, deh.</p>
<h2>Bisa Jadi Positif</h2>
<p>Sebenarnya, nih, jika kita mampu menyikapinya dengan benar, rasa <em>insecure</em> ini bisa berdampak positif. Kita jadi lebih waspada dan mampu meningkatkan kemampuan diri kita.</p>
<p>Bila selama ini kita takut disaingi anak baru, kerja kita seharusnya bisa lebih cermat dan memuaskan. <em>Insecure</em> juga menyiapkan kita menghadapi keadaan kurang baik.</p>
<p>Jika kita takut dimarahi atasan karena merasa kerjaan kita salah, tentu kita bakal menyiapkan alasannya. Nggak shocked lagi, deh, jika atasan benar-benar marah.</p>
<p>Pacu diri kita dengan <em>insecure</em> yang kita rasakan. Kalau dulu kita malas bertemu orang baru karena takut penampilan kita buruk, sekarang tambah pengetahuan kita agar orang lain nggak hanya menilai kita lewat penampilan tapi juga kecerdasan. Nggak perlu malu karena kita dianggap beda oleh orang lain.</p>
<div id="attachment_464" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://miacantik.com/2009/10/29/iga-penyet-atau-iga-bakar-bumbu-rujak/"><img class="size-full wp-image-464" title="berusaha biar makin menarik" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/insecure05.jpg" alt="berusaha biar makin menarik" width="230" height="175" /></a><p class="wp-caption-text">berusaha biar makin menarik</p></div>
<p>Takut si dia diambil cewek lain? Coba, deh, lihat tipe cewek yang disukai si dia. Mungkin saja selama ini si dia nggak betah dekat kita karena kita yang judes dan nggak mau tahu perasaannya. Kalau kita mau menerimanya menjadi pacar kita, harusnya kita pun mempercayainya. Tempatkan diri kita di posisinya. Nggak nyaman, kan, kalau dicurigai terus?</p>
<p>Coba lihat orang-orang di sekitar kita yang pede dengan dirinya sendiri. Kalau mereka bisa kita pasti bisa, kok. <em>Insecure</em> boleh tapi jangan sampai menutup kesempatan kita untuk lebih baik.</p>
<h2>Curhat Aja Lagi</h2>
<p>Jika kita sulit banget menghilangkan rasa insecure berlebihan dalam diri kita, banyak-banyak, deh, konsultasi dengan orang yang kita percaya seperti pacar atau sahabat. Sikap terbuka dan mau mendengarkan orang lain akan menimbulkan rasa aman dalam diri kita. Paling nggak, saran dan masukan mereka akan menenangkan kita.</p>
<p>Selain itu, penting banget menanamkan rasa percaya pada orang lain agar kita nggak cepat cemas. Dijamin, deh, hidup akan lebih nyaman.</p>
<p><em>Insecure</em> hanya bisa dihilangkan jika ada kemauan berubah dari kita. Salah satu caranya dengan curhat. Mungkin saja teman curhat kita punya pengalaman menarik yang bisa jadi pelajaran. Makanya jangan ragu untuk punya banyak teman. Makin banyak teman tentu kita bakal makin merasa aman, karena memiliki orang-orang yang memperhatikan kita.</p>
<p>Sebaliknya, bila teman kita yang susah banget menghilangkan rasa <em>insecure</em>-nya, kita kudu mengingatkannya. Sebaiknya, sih, ingatkan dengan baik dan jangan judge langsung. Soalnya, nih, kritik yang disampaikan secara kasar justru nggak bakal didengar. Nggak mau, kan, teman kita balik marah dan memusuhi kita&#8230;.</p>
<p>Jika ingin mengubah sikap seseorang, beri contoh kelakuan yang sudah dilakukannya, jelaskan kronologisnya, jangan langsung memarahi. Perlakuan yang baik tentu akan menghasilkan perubahan yang baik juga.</p>
<h2>Senang = Tenang</h2>
<div id="attachment_465" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/06/bernapas-tak-bebas/"><img class="size-full wp-image-465" title="kita memang oke" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/memangoke.jpg" alt="kita memang oke" width="230" height="231" /></a><p class="wp-caption-text">kita memang oke</p></div>
<p>Banyak cara yang bisa kita lakukan biar makin pede:</p>
<p><strong>Kita memang oke!<br />
</strong>Pacar punya sejumlah teman cewek keren abis? Nggak usah takut, buktinya si dia tetap menggandeng kita erat-erat saat ketemu mereka dan memperkenalkan kita sebagai pacar tersayangnya.</p>
<p><strong>Terus kembangkan potensi diri<br />
</strong>Stop iri pada rekan kerja yang kita curigai bakal menggantikan posisi kita. Kalau dia jago Bahasa Inggris, ya kita juga harus mau upgrade kemampuan Bahasa Inggris kita juga, dong!</p>
<p><strong>Utamakan positif<br />
</strong>Apalagi saat berada di tempat yang baru. Jika kita sudah keburu merasa nggak aman dan menutup diri, secara nggak langsung orang lain akan merasakan &#8216;penolakan&#8217; kita. Kemungkinan untuk memperluas jejaring jadi buntu, deh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/11/cemas-melulu-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diet si Dompet</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/10/diet-si-dompet/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/10/diet-si-dompet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 17:10:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Gaji naik, punya pekerjaan sampingan, tapi penghasilan kita rasanya masih kurang mencukupi, deh. Boro-boro menabung, pertengahan bulan aja kondisi keuangan sudah di ujung tanduk! Malah nggak jarang kita ngutang ke rekan kerja saat makan siang....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_427" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://mimbarjumat.com/archives/683"><img class="size-full wp-image-427" title="belanja heboh" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/10/shopping08.jpg" alt="belanja heboh" width="230" height="316" /></a><p class="wp-caption-text">belanja heboh</p></div>
<p>Gaji naik, punya pekerjaan sampingan, tapi penghasilan kita rasanya masih kurang mencukupi, deh. Boro-boro menabung, pertengahan bulan aja kondisi keuangan sudah di ujung tanduk! Malah nggak jarang kita ngutang ke rekan kerja saat makan siang&#8230;.</p>
<p>Kalau sudah begini, biasanya kita menyalahkan gaji minim sebagai sumber masalah. Kenyataannya, gaji bukan satu-satunya penyebab &#8216;kemiskinan&#8217; kita. Gaji hingga delapan digit pun nggak bakal cukup kalau kita nggak bisa mengontrol gaya hidup.</p>
<p>Daripada mengeluh tanpa membuahkan hasil, lakukan usaha supaya kita nggak terus kehabisan uang. Segera, deh, &#8216;berdiet&#8217; uang. Ssst&#8230; hal-hal yang terkesan sepele ternyata justru dapat menyelamatkan keuangan kita, tuh!</p>
<h2>Tapal Batas Kartu</h2>
<p>Tawaran kartu kredit dari berbagai bank memang menggiurkan. Potongan harga untuk berbelanja di merchant tertentu, gratis satu tiket tiap beli tiket bioskop, hingga bebas biaya tahunan, adalah beberapa contoh fasilitas kartu kredit yang sulit ditolak.</p>
<p>Tapi, bukan berarti kita boleh kalap menerima seluruh tawaran kartu kredit. Sebagai cewek yang baru merintis karier, cukup miliki satu kartu kredit yang fasilitasnya sesuai kebutuhan kita. Pertimbangkan, deh, besarnya bunga yang harus dibayar jika kita terlambat melunasi tagihan. Ogah, kan, menambah pengeluaran sia-sia&#8230;.<br />
<span id="more-426"></span></p>
<h2>Tendang Utang</h2>
<div id="attachment_428" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><a href="http://pelangiku.com/2009/03/arsip-forum-yang-super-konyol/"><img class="size-full wp-image-428" title="terima kartu kredit" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/10/kartukredit.jpg" alt="terima kartu kredit" width="210" height="280" /></a><p class="wp-caption-text">terima kartu kredit</p></div>
<p>Telanjur memiliki beberapa kartu kredit dan pusing melihat tagihannya? Jangan panik &#8211; berpikirlah jernih. Kita mungkin nggak bisa membayar langsung seluruh utang, tapi setidaknya, nih, kita mampu membayar jumlah minimum dari masing-masing kartu.</p>
<p>Dahulukanlah membayar kartu kredit dengan bunga terbesar. Dengan begitu, kita terhindar dari membayar bunga &#8211; yang jika ditotal bisa digunakan membeli beberapa pasang sepatu baru! Hingga utang kita benar-benar lunas, usahakan nggak berbelanja dulu menggunakan kartu kredit.</p>
<h2>Teliti Lagi</h2>
<p>Jangan pernah lupa mengecek rekening tagihan kartu kredit. Ada kalanya perusahaan kartu kredit (nggak sengaja) melakukan hal-hal yang dapat membuat jumlah tagihan membengkak. Misalnya, nih, mencetak dua tagihan untul benda yang sama atau menagih bayaran suatu program yang nggak kita ikuti. Nggak cuma itu kelalaian kita seperti lupa bayar tagihan juga bakal merugikan &#8211; utang jadi menumpuk gara-gara bunga, deh!</p>
<h2>&#8216;Bakar Kalori&#8217;</h2>
<p>Sama seperti <a title="nutrisi yang bikin kamu cantik" href="http://pelangiku.com/2009/02/nutrisi-yang-bikin-kamu-cantik/" target="_blank">diet makanan</a>, kita kudu memperhatikan jumlah &#8216;kalori&#8217; yang menghabiskan uang kita. Kumpulin, deh, rekening tagihan barang-barang belanjaan kita tiga bulan terakhir. Bandingkan harga asli belajaan dengan harga yang harus kita bayarkan bila melalui kartu kredit plus bunganya. Perbedaannya pasti cukup besar!</p>
<p>Lebih nyesekin lagi jika baju maupun sepatu yang harganya supermahal itu ternyata jarang kita gunakan. Daripada disia-siakan, mendingan buka garage sale di kantor. Selain bisa balik sebagian modal, lemari pakaian jadi lebih lega&#8230;.</p>
<h2>Hang Out Murmer</h2>
<p>Cewek muda seperti kita memang sedang doyan-doyannya ngumpul bareng teman di mall. Hal ini sebenarnya sah-sah aja, asal nggak keseringan. Sadar nggak, sih, kalau kita bisa menghabiskan uang hingga lebih dari Rp 100 ribu sekali hang out? Makan di kafe maupun nonton bioskop, kan, butuh biaya nggak sedikit &#8211; belum lagi uang bensinnya.</p>
<p>Jadi kurangi, deh, intensitas kita bersantai di mall. Jika tadinya tiap minggu kita ngumpul, mendingan kurangi jadi dua minggu atau sebulan sekali. Kalau tetap pengen ngumpul tiap minggu, jadikan rumah kita atau <a title="gantengnya sahabatku" href="http://pelangiku.com/2009/05/gantengnya-sahabatku/" target="_blank">sahabat</a> sebagai tempat pertemuan. Nonton DVD atau olahraga bareng nggak kalah seru, kok!</p>
<h2>Berburu Diskon</h2>
<p>Salah satu godaan terbesar dalam hidup kita adalah belan-ja. Ngaku, deh, kita pasti ingin menjadikan baju dan aksesori di mall sebagai koleksi. Kalau nggak berpikir menggunakan logika, sih, kita bakal menuruti nafsu tanpa mempersoalkan risiko kehabisan uang di pertengahan bulan.</p>
<p>Tapi nggak mau, dong, mengalami masa suram seperti itu&#8230;. Coba, deh, mengerem kebiasaan belanja dan menundanya hingga butik favorit mengadakan potongan harga besar-besaran. Nggak ada salahnya juga, tuh, membeli baju di garage sale. Walaupun bekas, biasanya kualitas baju yang dijual masih bagus dan tentunya harganya miring.</p>
<h2>Ojek Kenangan</h2>
<div id="attachment_429" class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><a href="http://pelangiku.com/2009/05/banting-setir-saja/"><img class="size-full wp-image-429" title="ojek" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/10/ojek.jpg" alt="ojek" width="220" height="162" /></a><p class="wp-caption-text">ojek</p></div>
<p>Tinggalkan sifat manja dan pemalas dalam kehidupan sehari-hari. Kalau biasanya pergi dari tempat kos ke kantor memanfaatkan ojek, mulai sekarang kita kudu rajin menggunakan kedua kaki alias berjalan kaki. Jadikan jumlah uang transport yang kita hemat sebagai motivator!</p>
<p>Hal ini juga berlaku dalam makanan. Supaya irit, manfaatkan menu makanan gratis di kantin kantor. Boleh juga, tuh, kita membawa bekal dari rumah &#8211; bisa tetap makan siang bersama rekan lain tanpa perlu keluar uang, hi hi hi&#8230;.</p>
<h2>Berani Investasi</h2>
<p>Masih sulit juga menjalankan diet uang walau sudah berusaha mati-matian? Artinya kita kudu berinvestasi! Saat ini jenis investasi yang ditawarkan beragam, baik oleh bank maupun oleh perusahaan asuransi. Yang penting, nih, kita kudu rela menyingkirkan setidaknya 10% dari penghasilan kita untuk investasi.</p>
<p>Rajin-rajin cari informasi ke bank, perusahaan asuransi, maupun teman yang berpengalaman untuk menentukan jenis investasi yang cocok untuk kita. Hasilnya memang belum bisa kita rasakan sekarang, tapi beberapa tahun mendatang kita bakal menikmatinya, tuh!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/10/diet-si-dompet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cantik Bukan Cuma Fisik</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/09/cantik-bukan-cuma-fisik/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/09/cantik-bukan-cuma-fisik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 18:39:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[cewe]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowo]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=384</guid>
		<description><![CDATA[Nggak selamanya cowok tertarik pada fisik kita saja. Ada banyak faktor lain yang juga mereka perhatikan. Pastikan kita punya lima modal ini!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_385" class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><a href="http://mediasehat.com/konten1no101"><img class="size-full wp-image-385" title="cantik bukan cuma fisik" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/cantik01.jpg" alt="cantik bukan cuma fisik" width="220" height="331" /></a><p class="wp-caption-text">cantik bukan cuma fisik</p></div>
<p>Nggak selamanya cowok tertarik pada fisik kita saja. Ada banyak faktor lain yang juga mereka perhatikan. Pastikan kita punya lima modal ini!</p>
<h2>1. Mandiri + Pede</h2>
<p>Kepercayaan diri kita adalah magnet dahsyat buat cowok. Melihat cewek pede bikin mereka penasaran untuk mendekati karena, umumnya, cewek pede terlihat lebih seru dan lebih terbuka.</p>
<h2>2. Menikmati Hidup</h2>
<p>Cewek yang bisa menikmati hidupnya, tampak <a title="ceria selalu = awet muda" href="http://pelangiku.com/2009/08/ceria-selalu-awet-muda/" target="_blank">ceria</a>, nggak terlalu banyak aturan, nggak sibuk diet ini-itu, dipastikan bikin cowok langsung melirik. Melihat kita yang selalu semangat mencoba hal-hal baru, termasuk <a title="kategori makanan" href="http://pelangiku.com/category/makanan/" target="_blank">makanan</a>, bikin mereka pengen diajak jadi bagian hidup kita itu.</p>
<h2>3. Sehat + Bugar</h2>
<p><a title="nutrisi yang bikin kamu cantik" href="http://pelangiku.com/2009/02/nutrisi-yang-bikin-kamu-cantik/" target="_blank">Cantik</a>, sih, relatif. Tapi cewek yang segar, enak dilihat karena bersih, dan terawat selalu bisa bikin cowok memandang kagum. Daripada melihat cewek cantik tapi selalu khawatir akan penampilan dan sibuk memoles diri sana-sini, cowok lebih memilih cewek yang bangga dan nyaman sama tubuhnya sendiri.</p>
<h2>4. Bahasa Tubuh Oke</h2>
<p>Ternyata, cara kita berjalan, tertawa, atau bersikap bisa menjadi daya tarik buat cowok. Bahasa tubuh kita merupakan tanda bagi dia untuk maju mendekati atau mundur menjauh. Jadi, jangan ragu memamerkan senyum atau lirikan maut kita, he he he&#8230;.</p>
<h2>5. Unik</h2>
<p>Tanda lahir atau tanda fisik, seperti gigi gingsul, gigi kelinci, tahi lalat, bahkan <em>freckles</em> &#8211; bintik-bintik cokelat di wajah &#8211; ternyata nggak selamanya jadi nilai minus. Bagi beberapa orang, tanda-tanda tersebut justru dianggap pemanis &#8211; ehm&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/09/cantik-bukan-cuma-fisik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Dosa Wanita Kantoran</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/09/5-dosa-wanita-kantoran/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/09/5-dosa-wanita-kantoran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 05:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[cewe]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[masih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang seringkali terlewat tapi berpotensi besar merusak penampilan saat kerja. Lihat masalahnya dan temukan solusinya berikut ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_377" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://mediasehat.com/konten1no65"><img class="size-full wp-image-377" title="wanita kantor" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady09.jpg" alt="wanita kantor" width="230" height="173" /></a><p class="wp-caption-text">wanita kantor</p></div>
<p>Setiap hari kita mungkin tak pernah meleset melakukan ritual kecantikan di rumah, menggunakan pelembab yang dilengkapi SPF di pagi hari dan membersihkan wajah plus mengaplikasikan krim malam ketika hendak tidur.</p>
<p>Juga tak pernah lupa berolahraga agar fisik selalu bugar. Dengan begitu, kita tampil prima saat bekerja. Semua itu sudah oke. Masalahnya, masih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang seringkali terlewat tapi berpotensi besar merusak penampilan saat kerja. Lihat masalahnya dan temukan solusinya berikut ini.</p>
<h2>1. Terlalu Lama Terpapar AC</h2>
<p>Rasanya, kini hampir tak mungkin gedung perkantoran tidak menggunakan AC. Artinya, area kerja kita hampir bisa dijamin full AC. Umumnya, gedung perkantoran menggunakan jenis AC sentral alias pengaturan suhunya terpusat. Dengan demikian, sulit bagi kita untuk mengendalikan temperatur atau kadar kelembabannya. Padahal, terlalu lama terpapar AC berpotensi membuat kulit kering. Meminta AC dimatikan? Wah bisa-bisa, didemo karyawan lain.</p>
<p>Penggunaan AC membuat kadar kelembaban di dalam ruangan rendah. Kadar kelembaban yang rendah ini mengakibatkan kulit kehilangan air dan minyak. Akibat selanjutnya mudah ditebak, yaitu kulit menjadi kering. Kulit yang kering memiliki kadar kelenjar minyak yang rendah dan membuatnya menjadi lebih sensitif, sehingga mudah mengelupas dan merekah.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Paling mudah dan cepat adalah sering-sering <a title="MERAWAT KECANTIKAN ALAMI - Artikel utama - Mediasehat" href="http://mediasehat.com/konten1no101" target="_blank">mengaplikasikan pelembab badan</a>. Langkah ini bermanfaat mencegah kadar air yang hilang dan membuat kulit lembut kembali. Ada beberapa jenis pelembab, yaitu krim dan lotion. Tingkat perlindungan krim memang lebih tinggi daripada lotion. Kita perlu rajin-rajin mengoleskan lotion untuk mengurangi kekeringan di kulit.</p>
<p><span id="more-374"></span>Jangan lupakan perlindungan dari dalam. Sudah tahu kulit bakalan menjadi kering karena AC, ya banyak-banyaklah <a title="sibening yang menyehatkan" href="http://pelangiku.com/2009/04/si-bening-menyehatkan/" target="_blank">mengonsumsi air putih</a>. Ini membantu agar kulit tetap terjaga kelembabannya.</p>
<p>Di sisi lain, sebaiknya <a title="engga ngopi dulu ah ..." href="http://pelangiku.com/2009/05/nggak-ngopi-dulu-ahhh/" target="_blank">hindari konsumsi minuman berkafein</a>. Kandungan ini memiliki efek diuretik (ingin buang air kecil), sehingga membuat tubuh dan sel-sel kulit kehilangan cairan dan mineral penting. <a title="nutrisi yang bikin kamu cantik" href="http://pelangiku.com/2009/02/nutrisi-yang-bikin-kamu-cantik/" target="_blank">Perhatikan pula pola makan Anda</a>. Perbanyak porsi sayuran dan buah serta seimbangkan asupan protein dan lemak takjenuh, untuk melindungi kulit Anda.</p>
<h2>2. Salah Postur Tubuh</h2>
<div id="attachment_378" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/03/bodyguard-tulang/"><img class="size-full wp-image-378" title="santai dulu" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady11.jpg" alt="santai dulu" width="200" height="244" /></a><p class="wp-caption-text">santai dulu</p></div>
<p>Meski Anda pekerja kantoran yang bekerja di belakang meja, tidak berarti 100% terbebas dari risiko pekerjaan fisik lho. Nyeri punggung dan sakit pinggang juga mengancam pekerja kantoran.</p>
<p>Duduk atau berdiri dalam waktu lama dapat menyebabkan nyeri punggung dan pinggang. Hal ini sering dialami oleh pekerja kantoran yang harus duduk dari pagi hingga sore untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Bila gangguan ini berat maka dapat menyebabkan nyeri hebat akibat penjepitan pada syaraf yang ada di tulang belakang.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Sebelum nyeri keburu datang atau bertambah parah, ayo kita cegah. Posisi duduk terbaik saat di meja kerja adalah posisi punggung dan leher sebisanya berada pada satu garis lurus, tidak membungkuk, dan tidak berlendot malas.</p>
<p>Gunakan kursi dengan penyangga punggung yang pas. Saat mengangkat barang, jangan dilakukan sambil membungkuk. Lebih baik berjongkok atau rendahkan posisi tubuh hingga kurang lebih sejajar dengan barang tersebut, baru diangkat.</p>
<p>Kalau harus berdiri atau duduk dalam waktu lama, usahakan posisi tubuh kita tegap. Hal ini membantu berat badan terdistribusi secara merata sehingga tidak akan memberi tekanan berlebihan pada salah satu bagian tubuh.</p>
<h2>3. Stress Berkepanjangan</h2>
<div id="attachment_379" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/02/jangan-benci-bahan-pengawet/"><img class="size-full wp-image-379" title="stress bekerja" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/stress02.jpg" alt="stress bekerja" width="200" height="267" /></a><p class="wp-caption-text">stress bekerja</p></div>
<p><a title="macam-macam solusi stress" href="http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/" target="_blank">Stres</a> membuat kulit mudah bermasalah. Saat sedang stres, kadar homon kortisol (yang sering disebut hormon stres) meningkat. Hal ini membuat produksi minyak dalam kulit ikut meningkat, lebih tinggi dari biasanya. Akibatnya, kulit menjadi lebih berminyak dan mudah timbul masalah kulit. Nah, ketika pembuangan minyak berjalan tidak sempurna dan menyumbat pori-pori, saat itulah jerawat muncul.</p>
<p>Stres juga dapat berdampak ke rambut. Dalam kondisi stres, rambut masuk ke dalam fase kerontokan yang disebut telogen. Telogen effluvium, adalah masalah kerontokan rambut yang muncul tiga bulan setelah seseorang mengalami stres berat, entah fisik atau emosional. Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi. Biasanya, rambut akan tumbuh dengan sendirinya dalam waktu enam hingga sembilan bulan.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Jangan tambah stres saat mendapati wajah kita tiba-tiba penuh kilap atau <a title="Jerawat Batu dan Flek Bekas Jerawat - Konsultasi kesehatan" href="http://mediasehat.com/tanyajawab327" target="_blank">jerawat</a> bermunculan. Manusia kan tak bisa terhindar dari stres. Kalau ingin kulit dan rambut tetap terlihat sehat dan cantik dalam situasi kerja seperti apa pun, kita harus mampu mengendalikan stres. Berolahragalah.</p>
<p>Olahraga membantu melepaskan hormon endorphin yang dapat mengurangi stres. Bisa juga dengan meditasi, latihan pernapasan, dan jangan kurangtidur. Prakteknya mungkin sulit. Apalagi bila sedang banyak proyek yang membuat kita harus lembur berhari-hari. Tapi coba usahakan.</p>
<p>Tidur cukup dapat menyeimbangkan kadar hormon kortisol. Bila jerawat keburu keluar, cari produk yang dapat membantu mengatasinya. Ada jerawat artinya ada peradangan.  Disarankan untuk memilih produk yang mengandung asam salisilat, timun, chamomile, atau zat besi yang berfungsi sebagai anti-peradangan.</p>
<h2>4. Sering Bersepatu Hak Tinggi</h2>
<div id="attachment_380" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/02/nutrisi-yang-bikin-kamu-cantik/"><img class="size-full wp-image-380" title="bersepatu hak tinggi" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady05.jpg" alt="bersepatu hak tinggi" width="200" height="336" /></a><p class="wp-caption-text">bersepatu hak tinggi</p></div>
<p>Apakah kita sudah seperti Carrie Bradshaw di Sex and The City yang menganggap &#8216;high heels is my passion?&#8217; Memang sih, <a title="melangkah anggun dengan high heels" href="http://pelangiku.com/2009/04/melangkah-anggun-dengan-high-heels/" target="_blank">sepatu hak tinggi</a> bisa seketika menyulap penampilan kita menjadi keren atau terkesan profesional. Namun di sisi lain, sepatu hak tinggi adalah faktor terbesar penyebab masalah kaki pada wanita.</p>
<p>Kaki yang dipaksa muat pada bagian depan sepatu hak tinggi yang biasanya sempit (atau runcing), membuatnya menjadi tertekuk dalam posisi yang tidak alami. Ini yang disebut hammertoe yaitu jari kaki menekuk dan menekan bagian dalam sepatu. Sakit? Pastinya.</p>
<p>Memakai sepatu hak tinggi terus menerus berarti mengurangi waktu pertemuan antara tulang tumit dan tanah. Hal ini membuat tendon Achilles (penghubung antara otot betis dan tulang tumit) tidak dapat meregang dengan baik, sampai pada titik saat kita tak lagi nyaman mengenakan sepatu hak datar.</p>
<p>Sepatu hak tinggi juga membuat distribusi berat badan tidak merata karena tumpuan dibebankan ke bagian depan kaki. Timbul tekanan dan nyeri. Kondisi macam ini 10 kali lebih umum terjadi pada wanita daripada pria. Nah lho!</p>
<p>Sepatu hak tinggi yang lebar memang lebih nyaman daripada stiletto (hak runcing). Sehingga rasanya oke saja dipakai sepanjang hari. Padahal, sepatu jenis ini lebih besar berpotensi meningkatkan risiko osteoarthritis di lutut. Ini karena, apapun jenis hak tinggi kita, semuanya memberikan tekanan yang tidak normal pada lutut.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Lalu, haruskah stiletto tercinta dibiarkan teronggok saja di rak? Tidak juga. Secara mengejutkan, sepatu hak datar juga tidak terlalu ideal untuk kesehatan kaki. Menurut studi tersebut, paling baik adalah sepatu hak rendah sekitar 2-4 cm dengan bagian depan persegi atau minimal tidak runcing.</p>
<p>Disarankan untuk mengenakan sepatu hak tinggi hanya pada acara khusus. Misalnya saat hendak presentasi atau pesta di malam hari. Di acara keluarga, cukup kenakan sepatu hak rendah.</p>
<p>Kalaupun kita dituntut untuk mengenakannya sepanjang hari, coba curi-curi waktu sejenak untuk mengistirahatkan kaki, seperti ketika kita berada di belakang meja dan kaki tersembunyi dari pandangan orang lain. Sepatu hak tinggi memang mampu mempercantik penampilan. Tapi kalau akibatnya membuat kaki merana dan memperburuk kesehatan, ya tak mau kan?</p>
<h2>5. Gara-gara Komputer</h2>
<div id="attachment_381" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/03/coklat-cinta-pada-gigitan-pertama/"><img class="size-full wp-image-381" title="menggunakan laptop" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady04.jpg" alt="menggunakan laptop" width="200" height="233" /></a><p class="wp-caption-text">menggunakan laptop</p></div>
<p>Hari gini, siapa sih karyawan kantor yang tidak <a title="bahaya dibalik laptop" href="http://pelangiku.com/2009/03/bahaya-di-balik-laptop/" target="_blank">bekerja pakai komputer</a>? Penggunaan komputer atau mouse secara rutin ternyata memicu carpal tunnel syndrome (CTS). CTS adalah kondisi yang disebabkan adanya tekanan pada suatu jenis saraf di pergelangan tangan.</p>
<p>Gejala yang dialami dapat meningkat secara bertahap. Pertama dimulai dengan adanya rasa nyeri, lemah, atau mati rasa. Bisa di jari, telapak, pergelangan tangan, dan lengan. Setelah itu, dapat meningkat dengan berkurangnya daya genggam. Hal ini mengakibatkan Anda mengalami kesulitan melakuan aktivitas tangan yang sebetulnya sederhana, dari mengepal hingga memegang obyek kecil.</p>
<p>Bila menimpa ibu jari, yang terkena terutama ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Katanya, gejala akan lebih terasa pada malam hari atau saat berada di ruang ber-AC. Mereka yang sering menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang, terutama dengan gerakan yang mengulang, berisiko terkena keluhan ini. Pada pekerja kantoran, ini bisa terjadi bila terlalu lama menggunakan keyboard atau mouse dengan posisi yang salah.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Tak perlu khawatir, keluhan ini dapat sembuh total asal cepat ditangani. Bila masih ringan, bisa ditangani dengan obat pereda sakit atau fisioterapi. Namun, yang paling penting, kita mesti memperbaiki posisi saat menggunakan komputer atau mouse.</p>
<p>Tangan, misalnya, harus diletakkan di bagian tengah keyboard. Siku membentuk posisi 90 derajat, demikian pula lutut. Siku dan lutut harus sejajar dengan lantai. Paling baik, cari kursi yang memiliki penyangga tangan.</p>
<p>Kalau merasa sudah terlalu lama bekerja dengan komputer atau mouse, istirahatlah sembari lakukan peregangan. Ini membantu otot pergelangan tangan tetap relaks.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/09/5-dosa-wanita-kantoran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pastikan Liburan Kita Seru</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/09/pastikan-liburan-kita-seru/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/09/pastikan-liburan-kita-seru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 14:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Asyiknya ... liburan lagi! Siapa teman seperjalanan kita kali ini? Atau mungkin kita lebih senang menikmati libur sendirian? Kemana pun perginya, tentunya menginginkan liburan sukses dan berkesan. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_367" class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><a href="http://mediasehat.com/konten11no35"><img class="size-full wp-image-367" title="my gank" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/mygank.jpg" alt="my gank" width="220" height="177" /></a><p class="wp-caption-text">my gank</p></div>
<p>Bukan hanya lokasi dan budget yang perlu kita pikirkan agar liburan benar-benar bermakna, siapa pun partner kita.</p>
<p>Asyiknya &#8230; liburan lagi! Siapa teman seperjalanan kita kali ini? Atau mungkin kita lebih senang menikmati libur sendirian? Kemana pun perginya, tentunya menginginkan liburan sukses dan berkesan. Memang, insiden kecil-kecil seringkali muncul tiba-tiba, sulit dicegah. Tetapi, itu tidak akan ada artinya dibandingkan kenangan manis yang kita peroleh.</p>
<p>Jadi, ingin berlibur sendirian, bersama pasangan atau dengan teman se-gank. Baca di sini panduannya:</p>
<h2>Jalan bareng se-gank, nggak ada matinya</h2>
<p>Ada pendapat yang mengatakan, sifat asli seseorang &#8211; baik atau buruk &#8211; baru akan kelihatan, kalau kita berlibur selama beberapa hari bersamanya. Anggap saja itu sebagai tantangan yang makin mengakrabkan persahabatan se-gank. Lebih baik fokus pada tujuan bersama, yaitu bersenang-senang <a title="macam-macam solusi stress" href="http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/" target="_blank">melepas stress</a>.</p>
<p><strong>Sebelum pergi :</strong></p>
<ul>
<li>Ajak semua teman yang akan pergi bersama untuk membuat perencanaan. Bicarakan semuanya: budget, makan di mana, menginap di hotel berbintang atau guest house, dan sebagainya. Ini untuk menghindarkan terjadinya konflik.</li>
<li>Tunjuk seorang anggota rombongan untuk menjadi bendahara yang mengurus biaya akomodasi dan transportasi. Jadi, untuk hal-hal tersebut pengeluaran rombongan hanya berasal dari satu sumber. Lebih praktis.</li>
<li>Bawa buku atau MP3 player yang bisa menemani saat menunggu teman.</li>
<li>Bawa selalu makanan kecil di dalam tas. Jangan sampai rasa lapar membuat kita gelisah dan mengomel terus. Bisa-bisa ini merusak acara rombongan kita.</li>
</ul>
<p><span id="more-365"></span><strong>Hari-hari H :</strong></p>
<ul>
<li> Jadwal perjalanan memang dibuat untuk dipatuhi bersama. Tetapi, Anda tetap bisa fleksibel. Kalau ada hal-hal yang menarik bagi kita, sementara teman-teman tidak sependapat, boleh saja kita menyempal dari rombongan. Namun, jangan lupa komunikasikan dengan jelas tujuan kita.</li>
<li>Secara bergantian setiap hari, masing-masing bertindak memimpin rombongan. Dengan begitu, semua orang merasakan bagaimana repotnya menjadi kepala rombongan.</li>
</ul>
<p><strong>Aktivitas Asyik :</strong></p>
<ul>
<li><strong>Menginap di resort</strong>.<br />
Pilihlah villa/bungalow yang bisa kita pakai beramai-ramai. Ini bisa menghemat biaya, lho.</li>
<li><strong>Camping</strong>.<br />
Bersama-sama mandi di sungai, memasak, atau bernyanyi di depan api unggun, sungguh pengalaman yang tak terlupakan.</li>
<li><strong>Mengunjungi pasar tradisional.</strong><br />
Ini akan selalu mengasyikkan. Hanya dalam waktu singkat kita sudah bisa mengetahui adat masyarakat setempat. Selain memperoleh barang-barang menarik tentunya.</li>
<li><strong>Bermain-main di amusement park atau ocean world.<br />
</strong>Kembali menjadi anak-anak, tak ada salahnya. Tanpa kita sadari, kegiatan ini bisa menghalau stres.</li>
<li><strong>Coba aktivitas yang memacu adrenalin.<br />
</strong>Arung jeram, atau selancar. Seru dilakukan beramai-ramai.</li>
</ul>
<h2>Sendirian Juga Seru</h2>
<div id="attachment_368" class="wp-caption alignright" style="width: 230px"><a href="http://mediasehat.com/konten4no49"><img class="size-full wp-image-368" title="backpacker" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/backpacker.jpg" alt="backpacker" width="220" height="165" /></a><p class="wp-caption-text">backpacker</p></div>
<p>Coba, deh, sekali waktu pergi sendirian. Dijamin kita akan menemukan pengalaman baru yang seru. Asyik, kan? Kalau punya nyali, ini tipnya:</p>
<p><strong>Sebelum pergi :</strong></p>
<ul>
<li>Buat rencana matang Cari informasi selengkapnya tentang tempat tersebut: kebudayaan, kebiasaan, tempat menginap, hal-hal yang harus hindari, dan lain-lain. Perlu diperhatikan, ada beberapa tempat/ negara yang sebaiknya tidak dikunjungi sendirian oleh wanita.</li>
<li>Buat reservasi hotel jauh hari sebelum keberangkatan. Selain yang tarifnya sesuai dompet, cari hotel yang letaknya di daerah ramai, dekat dengan restoran, sarana transportasi, dan tempat-tempat yang menarik. Untuk ini, kita bisa menanyakannya ke travel agent yang reputasinya naik.</li>
<li>Buat jadwal perjalanan. Berikan daftar ini pada tiga orang yang sangat anda percaya. Berikan juga salinan paspor serta informasi penerbangan dan tiket kita.</li>
<li>Bawa barang-barang yang paling dibutuhkan secukupnya. Kita pergi sendirian, lho. Semakin ringkas bawaan semakin baik. Tinggalkan barang-barang berharga (perhiasan, kartu kredit yang tidak diperlukan) di rumah.</li>
<li>Upayakan tiba di tempat tujuan pada siang hari, sehingga bisa menemukan tempat menginap dengan mudah dan sempat memperhatikan sekeliling.</li>
</ul>
<p><strong>Hari-hari -H:</strong></p>
<ul>
<li>Selalu lakukan aktivitas pada pagi hingga sore hari. Usahakan tiba di hotel sebelum malam.</li>
<li>Jangan lupa untuk secara berkala menghubungi orang-orang terdekat kita, sehingga mereka selalu mengetahui keberadaan kita.</li>
<li>Kalau ingin makan, carilah restoran atau kafe yang berada di tempat ramai, seperti di mal atau pasar.</li>
<li>Percayailah selalu insting. Kalau kita merasa ngeri atau tidak yakin pada sesuatu, seseorang, atau suatu tempat, jauhi saja.</li>
<li>Jangan tunjukkan kebingungan. Bersikaplah seolah-olah kita sudah mengenal daerah tersebut.</li>
<li>Jangan membaca peta di tempat umum. Pelajarilah rute yang akan  ditempuh sebelum pergi. Atau belilah peta seukuran dompet.</li>
<li>Kalau tersesat, jangan ragu untuk minta pertolongan. Orang yang paling aman untuk ditanya adalah sebuah keluarga atau wanita yang memiliki anak.</li>
</ul>
<p><strong>Aktivitas Asyik:</strong></p>
<ul>
<li><strong>Ke musium atau pasar tradisional.<br />
</strong>Kita bisa lebih fokus memperhatikan barang-barang unik yang ada di musium/pasar tersebut.</li>
<li><strong>Backpacking.<br />
</strong>Kalau kita seorang petualang sejati, aktivitas yang satu ini pasti akan sangat mengasyikkan</li>
<li><strong>Bersepeda.<br />
</strong>Di beberapa tempat, seperti Jogja, Vietnam, Belanda, Prancis, Cina, bersepeda merupakan alat transportasi pilihan. Bahkan, di Cina, Prancis, dan Belanda ada jalur khusus untuk itu. Seru dan menyehatkan pastinya.</li>
<li><strong>Relaksasi di spa.<br />
</strong>Betapa nikmatnya menjalani treatment hampir seharian di spa. Kita bisa benar-benar relaks.</li>
<li><strong>Yoga retreat.<br />
</strong>Kita bisa mengikutinya seperti yang banyak dilakukan di Bali atau di India. Beryoga, mengonsumsi makanan vegetarian, melakukan berbagai akitivitas spiritual akan membuat kita lebih mengenal diri sendiri.</li>
</ul>
<h2>Saatnya Bulan Madu Kedua</h2>
<div id="attachment_369" class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><a href="http://www.dbc-network.com/index.php?id=kadekanie&amp;page=2"><img class="size-full wp-image-369" title="berdua" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/berdua.jpg" alt="berdua" width="220" height="155" /></a><p class="wp-caption-text">berdua</p></div>
<p>Mungkin ini saatnya berlibur berdua. Suasana relaks, jauh dari hiruk-pikuk membuat pasangan berdua bisa lebih memperhatikan satu sama lain, bisa mengekspresikan cinta yang masih dimiliki. Jadikan acara liburan berdua menjadi unforgettable moment yang manis.</p>
<p><strong>Sebelum pergi:</strong></p>
<ul>
<li>Rencanakan bersama acara liburan kita. Jangan sampai salah seorang merasa terpaksa.</li>
<li>Rencanakan juga tujuan/aktivitas yang ingin kita dan pasangan kita lakukan bersama. Siapkan rencana ekstra. Usahakan segala rencana nantinya bisa benar-benar dinikmati berdua.</li>
<li>Jangan lupa membawa cemilan. Mungkin saja kita dan pasangan kita punya jam lapar yang berbeda. Daripada bingung mencari makanan di perjalanan, lebih baik menyiapkannya sebelum berangkatkan?</li>
<li>Jangan seorang saja yang selalu membuat keputusan. Lebih baik bergantian. Saat berada di tempat atau kota baru atau melakukan perjalanan seharian, biarkan suami yang memimpin.</li>
<li>Rasa humor harus selalu menyertai liburan berdua. Sedikit kendala tak perlu dihadapi dengan tegang. Bisa mengacaukan kehangatan acara.</li>
</ul>
<p><strong>Aktivitas Asyik:</strong></p>
<ul>
<li><strong>Coba sesuatu yang jarang dilakukan.</strong><br />
Tak harus ke luar kota atau luar negeri berhari-hari. Makan malam berdua di restoran romantis, dancing di klub, relaksasi di spa, juga oke, kok.</li>
<li><strong>Camping.</strong><br />
Berduaan di alam terbuka akan menimbulkan kedekatan di antara kita dan pasangan.</li>
<li><strong>Hiking asyik juga, lho.</strong><br />
Apalagi kalau kita dan pasangan kita punya hobi petualangan yang sama.</li>
<li><strong>Berlibur dengan kapal pesiar.<br />
</strong>Itu kalau kita punya dana lebih, lho. Menatap laut lepas sambil menikmati minuman dingin di atas dek&#8230; cihuy&#8230;!</li>
</ul>
<h2>Liburan Keluarga Selalu Dinanti</h2>
<p>Kumpul bersama keluarga adalah saat-saat yang indah. Tetapi, jujur saja, kesempatan tersebut semakin sulit diperoleh. Capek kerja seharian, sampai di rumah ingin rasanya segera merebahkan badan di tempat tidur. Waktu bersantai bersama anak-anak dan suami pun jadi berkurang. Sebelum berlarut-larut menjadi kejenuhan, coba susun rencana untuk berlibur bersama.</p>
<p><strong>Sebelum pergi:</strong></p>
<ul>
<li>Libatkan seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak, untuk menentukan tempat yang akan dituju dan aktivitas yang akan dilakukan. Inikan, acara keluarga.</li>
<li>Perjalanan panjang seringkali membuat anak-anak merasa bosan dan rewel. Karena itu, bawakan mainan atau buku yang mengasyikkan. Siapkan saja backpack kecil untuk mereka dan isilah dengan krayon, buku mewarnai, atau mainan-mainan yang ringan dan tidak mahal. Minta mereka untuk memanggul sendiri backpack tersebut untuk memberikan tanggung jawab pada mereka.</li>
<li>Jangan lupa siapkan tanda pengenal untuk seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak.</li>
<li>Kalau kita bepergian bersama anak-anak kecil, bagilah jadwal perjalanan menjadi beberapa jarak pendek. Artinya, kita sekeluarga selalu punya waktu untuk break. Ini agar anak-anak tidak rewel.</li>
</ul>
<p><strong>Hari-hari &#8211; H:</strong></p>
<ul>
<li>Selalu bawa dan simpan dengan baik tanda pengenal seluruh anggota keluarga.</li>
<li>Jangan pernah berada jauh dari anak-anak.</li>
<li>Sisipkan waktu untuk bercanda dan bermain dengan seluruh anggota keluarga, terutama bila Anda membawa anak-anak kecil. Misalnya, relaks di taman kota atau bermain di pantai, Jadi, jangan hanya berjalan terus.</li>
</ul>
<p><strong>Aktivitas Asyik:</strong></p>
<ul>
<li><strong>Menginap di resort</strong>.<br />
Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di resort, seperti lari-lari di rumput atau berenang.</li>
<li><strong>Ke pantai</strong>.<br />
Bermain-main di pantai sepanjang hari sangat mengasyikkan bagi anak-anak. Berlari-larian, bermain frisbee, naik banana boat, berenang. Sederhana tetapi merelakskan.</li>
<li><strong>Camping selalu mengasyikkan bagi keluarga</strong>.<br />
Di Indonesia sudah banyak perusahaan wisata yang menawarkan camping modern yang fasilitasnya cukup lengkap, aman dan memadai.</li>
<li><strong>Ke kebun binatang, taman hiburan anak</strong>.<br />
Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan. Dari naik delman, main bom bom car, hingga flying fox. Dijamin anak-anak tidak akan merasa bosan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/09/pastikan-liburan-kita-seru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

