<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelangi Di Seberang Mentari &#187; kerja</title>
	<atom:link href="http://pelangiku.com/category/kerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pelangiku.com</link>
	<description>Untaian warna-warni menghiasi bentangan kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 11:12:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kerja Tim</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/05/kerja-tim/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/05/kerja-tim/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 06:37:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kerja tim]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=626</guid>
		<description><![CDATA[Budaya kerja tim dalam perusahaan memang sudah nggak asing lagi. Tapi agar kerja tim - bukan memanfaatkan rekan kerja - bisa berjalan lancar, kudu pakai aturan, dong!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_627" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><img class="size-full wp-image-627" title="kerja tim" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/05/kerjatim1.jpg" alt="kerja tim" width="230" height="209" /><p class="wp-caption-text">kerja tim</p></div>
<p>Saat berhalangan masuk, ada rekan yang back up pekerjaan kita. Berbagai cara kita coba, tapi klien nggak juga takluk, rekan kitalah yang membantu mengambil alih.</p>
<p>Budaya kerja tim dalam perusahaan memang sudah nggak asing lagi. Tapi agar kerja tim &#8211; bukan memanfaatkan rekan kerja &#8211; bisa berjalan lancar, kudu pakai aturan, dong!</p>
<h2>Kudu Kompak</h2>
<p>Hampir semua pekerjaan butuh kerja tim. Sebut saja dalam bidang jurnalistik. Seandainya kita harus menentukan ide, menulis, mengedit sampai lay out satu artikel sendirian, hasilnya pasti nggak maksimal dan butuh waktu lama, deh! Tapi dengan kerja tim, artikel bisa cepat selesai dan kemungkinan salahnya pun bisa diminimalkan.</p>
<p><span id="more-626"></span>Nah, keberhasilan kerja tim sangat ditentukan kekompakan anggotanya. Tim bisa kompak kalau semua anggota paham tujuan yang ingin dicapai bersama. Misalnya, nih, perusahaan baru meluncurkan satu produk. Tim pemasaran diberi target penjualan. Berarti tim pemasaran harus bahu-membahu mencapai tujuan tersebut. Nggak masalah seandainya pun terjadi persaingan banyak-banyakan menjual. Tujuannya, kan, tetap menjual&#8230;.</p>
<h2>Berat Sebelah = Gawat!</h2>
<p>Perlakuan tidak adil adalah cikal-bakal perpecahan dalam kelompok. Makanya dalam tim harus diterapkan peraturan, pembagian dan mekanisme kerja yang jelas. Jangan sampai ada yang merasa beban kerjanya lebih berat dari yang lain.</p>
<p>Karena itu idealnya anggota tim berjumlah sekitar lima orang. Jumlah anggota tim tergantung pada apa yang dikerjakan. Jika pekerjaannya banyak, tim dapat dipecah-pecah menjadi beberapa tim kecil supaya mudah dikoordinasi.</p>
<p>Jangan lupa mengadakan evaluasi hasil kerja secara periodik, selain untuk dapat memantau sejauh mana pencapaian tim, berguna juga untuk memompa semangat kerja mencapai tujuan berikutnya.</p>
<h2>It&#8217;s Complicated</h2>
<div id="attachment_628" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><img class="size-full wp-image-628" title="complicated" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/05/complicated.jpg" alt="complicated" width="230" height="191" /><p class="wp-caption-text">complicated</p></div>
<p>Biasanya banyak kepala banyak konflik, hal ini terjadi juga dalam kerja tim. Namanya juga menyatukan aneka ragam karakter dan talenta, pasti ada saja bentroknya. Namun ibarat bhinneka tunggal ika, berbeda-beda tapi tetap satu, dong&#8230; he he he! Lagipula, ternyata, nih, keberagaman membuat kita lebih kreatif.</p>
<p>Kita dilatih untuk lebih fleksibel dengan segala hal. Juga makin terpacu untuk lebih kreatif dan inovatif. Pekerjaan juga jadi lebih mudah dan cepat selesai karena dibagikan kepada masing-masing anggota sesuai kemampuannya. Jadi, kalau lagi gondok berat dengan rekan kerja, ingat saja sisi baiknya &#8211; dia membantu pekerjaan kita juga.</p>
<h2>Atasi Konflik</h2>
<p>Sejak awal, konflik dalam kerja tim seharusnya bisa diminimalkan dengan pembagian tanggung jawab yang jelas. Bedakan porsi tanggung jawab berdasarkan kompetensi masing-masing anggota. Tapi kalau memang tingkatan atau bobot tanggung jawab dalam tim sama, boleh saja membagi rata tanggung jawab tersebut</p>
<p>Sekali lagi, hal tersebut adalah tanggung pimpinan tim. Pemimpin jugalah yang harus piawai menyatukan semua pribadi dalam tim agar tetap kompak. Namun, memang karena perbedaan budaya dan cara kerja masing-masing orang, semuanya membutuhkan waktu dan keterampilan pengorganisasian yang baik.</p>
<h2>Kenali Penjahatnya</h2>
<p>Rekan setim ingin tampil melulu? Jangan dibiarkan. Sikapnya itu bisa merugikan kita dan rekan lain dalam tim. Memang bakal selalu ada orang yang ingin memonopoli.</p>
<p>Nggak semua orang bisa dengan mudah patuh dan menghargai kesepakatan yang sudah ditetapkan, baik itu mengenai tugas maupun wewenang kerja. Untuk menghindarinya, pemimpin tim harus selalu memantau dinamika kerja anggotanya. Juga kita harus tegas dengan aturan-aturan yang sudah disepakati di awal.</p>
<p>Selain tipe pemonopoli atau dominan, ada individu yang nggak bisa beradaptasi dengan budaya kerja tim. Ciri-cirinya: maunya kerja sendiri melulu, nggak mau terima masukan dan kritik, atau sulit masuk dengan rekan setim lainnya (dengan berbagai alasan). Tipe rekan seperti ini juga menghambat kerja tim.</p>
<p>Supaya pekerjaan nggak terhambat, pastikan bahwa orang itu punya tujuan yang sama dengan anggota tim lain. Namun jangan menjauhinya. Soalnya, bisa jadi orang tersebut memang kurang mengerti dengan porsi tugasnya. Untuk mengatasinya, perlu diberi pelatihan atau konseling. Kalau tidak berubah juga, terapkan hukuman yang tegas sesuai aturan tim secara bertahap.</p>
<p>Nggak mempan juga? Pertimbangkan, deh, apakah keberadaan orang tersebut dalam tim masih relevan atau tidak.</p>
<h2>Usir Rasa Malas</h2>
<p>Saat lagi &#8216;perang ide&#8217;, kita diam seribu bahasa. Giliran kerja juga lambaaat banget. Boro-boro mengambil inisiatif buat bantuin rekan yang lain, pekerjaan sendiri saja nggak kelar-kelar.</p>
<p>Sifat malas dan egois bisa membuat anggota tim yang lain segan bekerja sama dengan kita. Apalagi jika kita nggak mau tunduk pada peraturan, kesannya seperti nggak menghargai kerja keras rekan yang lain. Makanya kita harus terus memacu diri dan merasa bertanggung jawab pada hasil kerja tim.</p>
<p>Sadari juga kelemahan kita. Misalnya, nih, kita tipe yang blak-blakan kalau ngomong. Lihat-lihat dulu, deh, apakah rekan setim bisa menerima sifat kita tersebut. Kalau ternyata menyinggung rekan kerja yang lain, ada baiknya kita yang mengambil inisiatif untuk berubah. Atau, cari pendekatan berbeda. Itu baru namanya kerja tim!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/05/kerja-tim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Impulsif Donk &#8230;</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/03/jangan-impulsif-donk/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/03/jangan-impulsif-donk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 00:15:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[impulsif]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[Seperti anak-anak tidak bisa mengendalikan diri dan ngambek jika keinginannya tidak terpenuhi, begitu pula si impulsif. Makanya, kalau sudah mengaku dewasa jangan impulsif lagi dong!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_541" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/daftar-isi/"><img class="size-full wp-image-541" title="impulsif" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/03/impulsif.jpg" alt="impulsif" width="230" height="175" /></a><p class="wp-caption-text">impulsif</p></div>
<p>Siapa, sih, yang nggak senang kalau semua kemauannya terpenuhi? Sayang, di dunia ini nggak bisa begitu. Ada kalanya, agar nggak menyesal belakangan, kita harus mikir berkali-kali sebelum bertindak.</p>
<p>Dalam situasi tertentu, memang dibutuhkan spontanitas. Tapi jangan keterusan bertindak menuruti emosi tanpa pertimbangan, bisa-bisa rugi sendiri!</p>
<h2>Mudah diprovokasi</h2>
<p>Tanpa alasan si dia mutusin kita. Bukan cuma kesal dan sedih, kita juga jadi sensitif dan mudah tersinggung. Akibatnya terbawa-bawa sampai ke kantor. Rekan kerja salah sedikit saja, langsung kita omelin sampai puas. Atasan nggak meloloskan permohonan cuti kita, kita langsung nangis heboh. Kenapa, sih, nggak ada orang yang ngerti perasaan kita?</p>
<p><span id="more-542"></span>Seseorang yang impulsif ingin kemauannya segera terpenuhi. Dia nggak berpikir panjang saat bertindak, yang penting puas dulu. Ujung-ujungnya baru, deh, menyesal.</p>
<p><img title="More..." src="http://localhost/wordpress27/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />Seseorang jadi impulsif didorong sifat temperamental yang dimilikinya. Umumnya si impulsif mudah terpancing emosinya. Mereka juga tidak bisa mengendalikan diri saat menghadapi tekanan.</p>
<p>Ketika dalam tekanan, si impulsif merasa terancam dan menganggap orang lain sebagai musuh, sehingga cenderung melakukan tindakan negatif. Bahkan, mereka bisa memutuskan untuk bunuh diri saja!</p>
<h2>Dari sananya, sih</h2>
<div id="attachment_543" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://ceritainspirasimuslim.blogspot.com/2010/03/panglima-perang-termuda.html"><img class="size-full wp-image-543" title="anak marah" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/03/anakmarah.jpg" alt="anak marah" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">anak marah</p></div>
<p>Penyebab seseorang berpribadi impulsif ada dua. Penyebab pertama karena bawaan genetik. Selebihnya, karena pengaruh lingkungan.</p>
<p>Meski nggak sedikit orang yang dilahirkan dengan bibit impulsif, umumnya, sih, proses pembelajaran sejak kecilah yang lebih banyak menjadi penyebabnya.</p>
<p>Jika seseorang terbiasa melihat orang-orang terdekatnya bereaksi emosional terhadap hal-hal yang mengganggunya, dia pun akan meniru sikap tersebut.</p>
<p>Seorang anak akan mempelajari reaksi orangtuanya dalam menghadapi situasi. Jika dia melihat sang ayah membanting piring saat kesal, maka dia akan mencontohnya.</p>
<p>Jika nggak dikontrol, sifat impulsif dalam diri seseorang akan mendarah daging. Sayang, banyak orangtua yang membiarkan anaknya bersikap semaunya dan menuruti dorongan hatinya. Padahal seharusnya mereka memberikan teguran terhadap tindakan impulsif sang anak.</p>
<h2>Rugi sendiri</h2>
<p>Salah satu kerugian memiliki sifat impulsif adalah terganggunya kehidupan sosial kita. Sifat ini melekat kuat di diri kita sehingga mewarnai semua aspek kehidupan dari karier hingga kehidupan pribadi. Ujung-ujungnya akan bikin susah diri sendiri.</p>
<p>Sifat impulsif dapat menghambat karier kita. Saat atasan memberikan kritik, misalnya, seseorang yang impulsif langsung jadi defensif. Dia nggak mau terima kritik tersebut dan malah balik menyerang atasannya. Tindakan impulsif juga bisa mempermalukan diri kita sendiri.</p>
<p>Contohnya, saking nggak bisa menahan emosir tanpa sadar kita memberi tontonan gratis di tempat-tempat umum, seperti bertengkar dengan pasangan sampai tampar-tamparan di jalanan (* males&#8230; *)!</p>
<h2>Dikekang Donk &#8230;</h2>
<p>Sifat impulsif ini tentu saja bukan harga mati untuk seseorang. Asal ada kemauan, kita bisa mengubah sifat ini, kok. Yang penting, nih, kita menyadari dulu kalau kita adalah orang yang impulsif dan emosional.</p>
<p>Selanjutnya kita kudu memiliki kemauan untuk mengontrol diri.<br />
Renungkan, deh, untung-rugi bersikap impulsif. Apakah selama ini kita lebih banyak mendapatkan hal positif atau sebaliknya? Kalau perlu, bikin daftar &#8216;kerugian&#8217; yang sudah kita peroleh selama ini.</p>
<p>Jangan lupa minta masukan dari orang terdekat juga. Biasanya mereka lebih sering kena getahnya, tuh! Saat merasa tertekan sebaiknya kita menjauhi hal-hal yang bisa membuat kita bertindak impulsif. Mendingan menyendiri sejenak, deh, kalau sepertinya kita akan meledak.</p>
<p>Selalu berpikir positif dengan melihat sisi baik dari setiap masalah, bahkan saat kita menerima kritik. Banyak, kok, kritik yang membangun, asal kita mau berbesar hati.</p>
<p>Biasa melihat keponakan yang masih balita nangis meraung-raung karena nggak dibelikan es krim? Nah, seperti itulah si impulsif. Seperti anak-anak tidak bisa mengendalikan diri dan ngambek jika keinginannya tidak terpenuhi, begitu pula si impulsif. Makanya, kalau sudah mengaku dewasa jangan impulsif lagi dong!</p>
<h2>Bentuk Lain</h2>
<div id="attachment_544" class="wp-caption alignleft" style="width: 220px"><a href="http://carahidupkita.blogspot.com/2010/02/pertanyaan-pertanyaan-refleksi-diri.html"><img class="size-full wp-image-544" title="pasangan impulsif" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/03/pasangan20.jpg" alt="pasangan impulsif" width="210" height="169" /></a><p class="wp-caption-text">pasangan impulsif</p></div>
<p>Orang yang impulsif memang emosional, tapi emosional nggak selalu identik dengan marah-marah. Ngasal mengambil keputusan juga merupakan contob bentuk emosional. Misalnya, nih, secara spontan seseorang membelanjakan uang yang ada di dompetnya untuk keperluan yang tidak terlalu mendesak.</p>
<p>Seseorang yang langsung memutuskan untuk menikah meski baru saling mengenal selama beberapa minggu, bahkan hari,  juga merupakan contoh tindakan impulsif. Karena merasa sudah benar-benar cinta, mereka nekat menikah dan nggak sedikit yang akhirnya bercerai walau pemikahannya baru seumur jagung!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/03/jangan-impulsif-donk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Recharge Your Weekend!</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/02/recharge-your-weekend/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/02/recharge-your-weekend/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 16:57:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[recharge]]></category>
		<category><![CDATA[refreshing]]></category>
		<category><![CDATA[weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Buat karyawan supersibuk seperti kita, akhir pekan (plus tanggal merah) merupakan berkah tersendiri. Soalnya, nih, kita bisa bersantai dan bersenang-senang - kecuali mungkin mereka yang bekerja di bidang jasa dan hiburan, ya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_535" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://masalahkesehatanwanita.blogspot.com/2010/01/obesitas.html"><img class="size-full wp-image-535" title="weekend" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/02/weekend.jpg" alt="weekend" width="230" height="189" /></a><p class="wp-caption-text">weekend</p></div>
<p>Setelah lima hari kerja, kita butul weekend bual &#8216;isi ulang&#8217; ter dan pikiran, dong!</p>
<p>Buat karyawan supersibuk seperti kita, akhir pekan (plus tanggal merah) merupakan berkah tersendiri. Soalnya, nih, kita bisa bersantai dan bersenang-senang &#8211; kecuali mungkin mereka yang bekerja di bidang jasa dan hiburan, ya.</p>
<p>Kalau memang waktu istirahat kita dari urusan kantor setiap minggu terbatas, manfaatkan aja weekend untuk recharge tenaga dan pikiran. Jadi, nggak ada alasan I don&#8217;t like Monday lagi, dong&#8230;.</p>
<p>Yakin, deh, semua karyawan selalu menantikan akhir pekan &#8211; meski hari Senin baru aja dimulai, he he. setiap orang perlu break dari rutinitas. Karena itu, week-end penting untuk mengisi ulang tenaga dan pikiran.</p>
<p><span id="more-534"></span>Bekerja dari Senin hingga Jumat biasanya menguras tenaga dan pikiran. Seperti mesin, otak dan fisik manusia juga butuh waktu istirahat. Makanya weekend seharusnya diisi kegiatan menyenangkan</p>
<p>Saat kita melakukan sesuatu yang menyenangkan, dijamin tubuh dan pikiran juga bakal lebih rileks. Nggak perlu muluk-muluk dulu pergi ke luar kota setiap akhir pekan.</p>
<p>Bangun agak siang dibandingkan hari kerja biasanya atau sekadar nonton tayangan infotainment (nonstop!) aja bisa bikin kita happy, kok.</p>
<p>Semua kegiatan yang dipilih kembali ke pribadi masing-masing. Mau pergi bersama keluarga, atau hang out bareng teman-teman, terserah aja. Intinya, lakukan kegiatan untuk benar-benar refreshing.</p>
<h2>Atur strategi</h2>
<div id="attachment_536" class="wp-caption alignright" style="width: 241px"><a href="http://amazingrainbow.blogspot.com/2010/01/wrong-reasons-to-spend-money.html"><img class="size-full wp-image-536" title="refreshing" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/02/refreshing.jpg" alt="refreshing" width="231" height="333" /></a><p class="wp-caption-text">refreshing</p></div>
<p>Sebaiknya kita memilih kegiatan yang nggak menguras tenaga dan pikiran saat akhir pekan. Kalau tetap nekat maksain diri, kita juga yang nantinya rugi sendiri.</p>
<p>Jangan pernah lupa menyisakan slot waktu untuk istirahat sebelum kembali ke kantor. Ini juga berlaku buat mereka yang suka dengan kegiatan yang melelahkan.</p>
<p>Misalnya, nih, kita hobi banget bertualang ke alam terbuka sebagai pelarian rutinitas. Mendingan lakukan kegiatan tersebut pada hari Sabtu, sehingga di hari Minggu kita punya cukup waktu untuk mengembalikan kebugaran.</p>
<p>Kalau Sabtu sudah refreshing pikiran, maka Minggu tinggal mengistirahatkan tubuh. Minimal, sih, fisik tetap beristirahat pada Minggu sore atau malam sebelum ngantor.</p>
<p>Biarpun cuma tersisa 6 jam, pastikan tubuh kita beristirahat di akhir pekan daripada sakit dan menyiksa diri sendiri. Cerdas mengatur jadwal bikin waktu istirahat yang minimal jadi bermanfaat maksimaldan kerja pun lebih semangat &#8211; percaya, deh!</p>
<h2>Mendingan Cuti!</h2>
<p>Kita sebaiknya mengambil cuti tahunan kalau akhir pekan dan tanggal merah sudah nggak mampu mengatrol semangat kerja. Biasanya, sih, hal ini diakibatkan kejenuhan yang sudah bertumpuk, baik terhadap pekerjaan maupun rutinitas harian.</p>
<p>Solusinya adalah berlibur dalam waktu agak panjang &#8211; misalnya seminggu &#8211; untuk menyegarkan pikiran dan tenaga. Usahakan melihat dan merasakan kehidupan berbeda dari apa yang kita hadapi selama ini supaya dapat pencerahan lagi.</p>
<h2>3 Ide Isi Ulang Saat Weekend</h2>
<div id="attachment_537" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/06/tidur-membuat-awet-muda-lho/"><img class="size-full wp-image-537" title="kendaraan umum" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/02/kendaraan-umum.jpg" alt="kendaraan umum" width="230" height="173" /></a><p class="wp-caption-text">kendaraan umum</p></div>
<p>Kegiatan yang menyenangkan nggak melulu harus menghabiskan uang. Banyak kegiatan yang bisa kita pilih sesuai kemampuan fisik dan budget, di antaranya:</p>
<p><strong>1. Main ke Toko Buku yang Tenang</strong></p>
<p>Ini termasuk salah satu cara ampuh buat mengistirahat-kan pikiran. Hindari dulu rak buku-buku &#8216;berat&#8217; kalau nggak pengen tambah pusing. Sebagai gantinya, kita bisa mampir ke bagian majalah atau komik, kan. Malas melihat deretan huruf? Cek aja bagian ATK yang nggak kalah menghibur, (cuci mata nggak harus beli, kok).</p>
<p><strong>2. Janjian Ketemuan Bareng Rekan Kerja Diluar Jam Kantor</strong></p>
<p>Kalau selama ini hubungan kita dengan rekan kerja bagai air dan minyak, mungkin juga disebabkan oleh situasi kantor yang selalu tegang. Sesekali, kenapa nggak hang ouf bareng mereka supaya lebih akrab, misalnya seru-seruan berkaraoke. Kalau tambah kenal &#8216;luar-dalam&#8217;, bukan mustahil hubungan kerja pun jadi harmonis. Bonusnya, kita memupuk teamworkyang lebih solid, deh&#8230;.</p>
<p><strong>3. Mencoba Transportasi Umum Keliling Kota</strong></p>
<p>Memilih kendaraan umum untuk sarana transportasi pulang-pergi ngantor, sih, biasa. Makanya, coba naiki angkot, bus, atau kereta yang kita tumpangi setiap hari tadi saat weekend. Pasti terasa beda karena kita nggak diburu waktu dan jalanan pun relatif sepi. Ikuti terus sampai rute terakhirnya, siapa tahu ada tempat seru yang belum pernah kita datangi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/02/recharge-your-weekend/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ditaksir Klien</title>
		<link>http://pelangiku.com/2010/01/ditaksir-klien/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2010/01/ditaksir-klien/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 04:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=519</guid>
		<description><![CDATA[kalau salah satu klien getol banget ngajakin ketemuan terus, sih, jadinya nggak asyik juga. Kalau nolak, takut tender batal. Buntutnya, kita yang kena semprot atasan. Tapi mendiamkan sikap klien yang intens banget ngejar kita, kok, nggak nyaman juga, ya.... Biar nggak makin jengah, coba trik ini]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_520" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/05/berenang-yuk/"><img class="size-full wp-image-520" title="ketemu klien" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/01/people-meeting.jpg" alt="people meeting" width="230" height="315" /></a><p class="wp-caption-text">ketemu klien</p></div>
<p>Bertemu klien berbeda setiap hari pasti seru. Kita bisa dapat teman baru plus <a title="cara sederhana melebarkan jalinan persahabatan" href="http://carahidupkita.blogspot.com/2009/12/cara-cara-sederhana-melebarkan-jalinan.html" target="_blank">memperluas jejaring</a>. Tapi kalau salah satu klien getol banget ngajakin ketemuan terus, sih, jadinya nggak asyik juga.</p>
<p>Kalau nolak, takut tender batal. Buntutnya, kita yang kena semprot atasan. Tapi mendiamkan sikap klien yang intens banget ngejar kita, kok, nggak nyaman juga, ya&#8230;. Biar nggak makin jengah, coba trik ini.</p>
<h2>Bukan CDMA</h2>
<p>Pertemuan pertama dengan klien pasti nggak absen dengan tukar nomor kontak. Sebaiknya hanya berikan nomor telepon dan alamat e-mail kantor, karena tujuannya membahas masalah kerja.</p>
<p>Jika klien minta nomor ponsel, berikan nomor GSM kita yang sudah tersebar. Nggak perlu berikan nomor CDMA yang kita pakai untuk keperluan pribadi. Klien bisa tergoda terus-terus menelepon kita &#8211; pulsa CDMA, kan, murmer.</p>
<p><span id="more-519"></span>Setiap kali menulis e-mail untuk klien, pastikan subjeknya jelas. Maksudnya, sih, agar klien yakin kita hanya membicarakan pekerjaan. Nggak perlu menambah emoticon seperti <img src='http://pelangiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  atau <img src='http://pelangiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , meski menanggapi e-mail yang lucu. Dengan begitu, kesannya kita nggak mudah tergoda!</p>
<p>Biasanya rapat dengan klien dilanjutkan makan siang. Tapi tolak saja kalau klien mengajak kita rapat berdua saja saat weekend. Katakan atasan nggak mengizinkan kita bekerja di luar jam kerja. Kalau kita mengiyakan, bukan nggak mungkin klien mengajak lagi.</p>
<h2>Mak Comblang Dadakan</h2>
<div id="attachment_521" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://trytostayhealthy.blogspot.com/2010/01/bad-dental-hygiene-effects.html"><img class="size-full wp-image-521" title="mak comblang" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2010/01/mak-comblang.jpg" alt="mak comblang" width="230" height="153" /></a><p class="wp-caption-text">mak comblang</p></div>
<p>Jika klien sebenarnya baik &#8211; tapi kita nggak tertarik &#8211; boleh, tuh, jodohkan dengan teman kita. Caranya, ajak teman ikut makan siang bareng kita dan klien. Kalau mereka cepat akrab, kita juga yang aman, dong.</p>
<h2>Cincin Manis</h2>
<p>Klien biasanya cenderung jadi super ganjen kalau dia tahu kita jomblo. Makanya sebelum bertemu klien, pakai cincin di jari manis kita. Biar saja dia mengira kita sudah bertunangan atau menikah. Kalau nggak mempan, coba, deh, pura-pura menerima telepon dari pacar saat di depan klien. Ucapkan kata-kata mesra agar nyali klien ciut.</p>
<h2>Bos, Mau Curhat &#8230;</h2>
<p>Susah-payah secara halus kita menolak klien, dia masih semangat mengganggu kita, bahkan mengancam tidak meluluskan tender jika kita enggan lunch date dengannya. Kita bisa, kok, mengadu ke atasan.</p>
<p>Ceritakan apa yang sudah dilakukan klien plus tunjukkan buktinya, misalnya SMS-nya yang kecentilan. Paling nggak, atasan kita bisa melaporkan klien ke atasannya langsung untuk menegur klien.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2010/01/ditaksir-klien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cemas Melulu, Sih &#8230;</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/11/cemas-melulu-sih/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/11/cemas-melulu-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 16:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[cemas]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Insecure merupakan rasa nggak aman dengan alasan logis, meski kita belum pernah mengalaminya. Misalnya kita diajak ke pesta sama teman baru, kita sudah takut duluan nggak bakal diajak ngobrol orang lain]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_462" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/04/tanda-tanda-cowok-lagi-bokek/"><img class="size-full wp-image-462" title="berasa cemas" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/insecure08.jpg" alt="berasa cemas" width="230" height="283" /></a><p class="wp-caption-text">berasa cemas</p></div>
<p>Melihat ramainya kejahatan yang terjadi belakangan ini, rasanya wajar saja kalau kita kadang-kadang merasa nggak aman. Nggak memakai perhiasan berlebihan, nggak menelepon saat berada di kendaraan umum, sampai meninggalkan kartu kredit di rumah dan membawa uang ngepas ke kantor atau kuliah.</p>
<p>Anehnya, nih, perasaan nggak aman ini nggak hanya kita rasakan saat di tempat umum. Pas divisi kita kedatangan anak baru lulusan luar negeri, kita juga merasa &#8216;terancam&#8217;. Jangan-jangan dia bakal merebut posisi kita, nih! Waktu kenalan dengan teman cewek si dia, kita jadi jatuh pede. Ah, cewek ini bisa banget mengambil pacar kita!</p>
<h2>Panik, Panik, Panik!</h2>
<p>Sering mengalami hal-hal seperti di atas? Perasaan tidak aman yang biasa kita alami ini biasanya disebut <em>insecure</em>, berbeda dengan paranoid.</p>
<p><em><img title="More..." src="http://localhost/wordpress27/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-461"></span>Insecure</em> merupakan rasa nggak aman dengan alasan logis, meski kita belum pernah mengalaminya. Misalnya kita diajak ke pesta sama teman baru, kita sudah takut duluan nggak bakal diajak ngobrol orang lain. Kalau paranoid biasanya nggak ada alasannya, asal takut saja.</p>
<p>Biasanya penyebab <em>insecure</em> ini karena kita nggak pede dan ragu-ragu sehingga akhirnya jadi nggak nyaman dengan diri sendiri. Hal ini bakal semakin buruk jika kita pernah melihat atau mendengar pengalaman orang lain yang kurang menyenangkan. Kita pun jadi membayangkan akan mengalami hal sama.</p>
<p>Misalnya, kita diceritakan rekan kerja kalau posisinya di kantor pernah disalip anak baru. Begitu kita berkenalan dengan rekan kerja baru, bukannya membimbing, kita malah panik sendiri dengan keberadaannya. Padahal kalau kita pede, mungkin semuanya baik-baik saja.</p>
<h2>Tambah Stress</h2>
<div id="attachment_463" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://mimbarjumat.com/archives/310"><img class="size-full wp-image-463" title="makin stress" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/insecure10.jpg" alt="makin stress" width="230" height="197" /></a><p class="wp-caption-text">makin stress</p></div>
<p>Terbiasa &#8216;memanjakan&#8217; perasaan nggak aman ini, sudah pasti kita rugi: jadi tertekan dan murung. Contohnya saat bekerja di kantor, gara-gara selalu takut dimarahi atasan karena melanggar tenggat waktu, kita memilih mengerjakan semua serba cepat. lya, sih, tenggat waktu terpenuhi, tetapi banyak kesalahan juga karena kita asal selesai!</p>
<p>Pikirkan orang lain setiap kali kita merasa nggak aman. Hasil kerja tim kerja kita di kantor kacau karena sikap kita yang terburu-buru dan ketakutan terus. Orang lain jadi terpengaruh, kan? Mereka bisa ikut-ikutan nggak pede karena kita. Kalau sikap lebih tenang, kerja juga lebih fokus.</p>
<p>Efek buruk lain yang mungkin terjadi ketika kita terus-terusan merasa tidak aman adalah stres berat dan tidak tahu cara mengendalikannya. Akibatnya, daya tahan tubuh bisa menurun dan kita cenderung mengulangi kebiasaan buruk karena dianggap sebagai jalan pintas.</p>
<p>Begitu <a title="macam-macam solusi stress" href="http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/" target="_blank">stres</a>, kita jadi nggak bisa nahan nafsu makan. Tubuh pun makin gendut dan mudah sakit. Atau kita yang tadinya berhenti <a title="merokok, sengsara dibalik nikmat" href="http://mediasehat.com/serba04.php" target="_blank">merokok</a> jadi merokok lagi &#8211; merusak tubuh, deh.</p>
<h2>Bisa Jadi Positif</h2>
<p>Sebenarnya, nih, jika kita mampu menyikapinya dengan benar, rasa <em>insecure</em> ini bisa berdampak positif. Kita jadi lebih waspada dan mampu meningkatkan kemampuan diri kita.</p>
<p>Bila selama ini kita takut disaingi anak baru, kerja kita seharusnya bisa lebih cermat dan memuaskan. <em>Insecure</em> juga menyiapkan kita menghadapi keadaan kurang baik.</p>
<p>Jika kita takut dimarahi atasan karena merasa kerjaan kita salah, tentu kita bakal menyiapkan alasannya. Nggak shocked lagi, deh, jika atasan benar-benar marah.</p>
<p>Pacu diri kita dengan <em>insecure</em> yang kita rasakan. Kalau dulu kita malas bertemu orang baru karena takut penampilan kita buruk, sekarang tambah pengetahuan kita agar orang lain nggak hanya menilai kita lewat penampilan tapi juga kecerdasan. Nggak perlu malu karena kita dianggap beda oleh orang lain.</p>
<div id="attachment_464" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://miacantik.com/2009/10/29/iga-penyet-atau-iga-bakar-bumbu-rujak/"><img class="size-full wp-image-464" title="berusaha biar makin menarik" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/insecure05.jpg" alt="berusaha biar makin menarik" width="230" height="175" /></a><p class="wp-caption-text">berusaha biar makin menarik</p></div>
<p>Takut si dia diambil cewek lain? Coba, deh, lihat tipe cewek yang disukai si dia. Mungkin saja selama ini si dia nggak betah dekat kita karena kita yang judes dan nggak mau tahu perasaannya. Kalau kita mau menerimanya menjadi pacar kita, harusnya kita pun mempercayainya. Tempatkan diri kita di posisinya. Nggak nyaman, kan, kalau dicurigai terus?</p>
<p>Coba lihat orang-orang di sekitar kita yang pede dengan dirinya sendiri. Kalau mereka bisa kita pasti bisa, kok. <em>Insecure</em> boleh tapi jangan sampai menutup kesempatan kita untuk lebih baik.</p>
<h2>Curhat Aja Lagi</h2>
<p>Jika kita sulit banget menghilangkan rasa insecure berlebihan dalam diri kita, banyak-banyak, deh, konsultasi dengan orang yang kita percaya seperti pacar atau sahabat. Sikap terbuka dan mau mendengarkan orang lain akan menimbulkan rasa aman dalam diri kita. Paling nggak, saran dan masukan mereka akan menenangkan kita.</p>
<p>Selain itu, penting banget menanamkan rasa percaya pada orang lain agar kita nggak cepat cemas. Dijamin, deh, hidup akan lebih nyaman.</p>
<p><em>Insecure</em> hanya bisa dihilangkan jika ada kemauan berubah dari kita. Salah satu caranya dengan curhat. Mungkin saja teman curhat kita punya pengalaman menarik yang bisa jadi pelajaran. Makanya jangan ragu untuk punya banyak teman. Makin banyak teman tentu kita bakal makin merasa aman, karena memiliki orang-orang yang memperhatikan kita.</p>
<p>Sebaliknya, bila teman kita yang susah banget menghilangkan rasa <em>insecure</em>-nya, kita kudu mengingatkannya. Sebaiknya, sih, ingatkan dengan baik dan jangan judge langsung. Soalnya, nih, kritik yang disampaikan secara kasar justru nggak bakal didengar. Nggak mau, kan, teman kita balik marah dan memusuhi kita&#8230;.</p>
<p>Jika ingin mengubah sikap seseorang, beri contoh kelakuan yang sudah dilakukannya, jelaskan kronologisnya, jangan langsung memarahi. Perlakuan yang baik tentu akan menghasilkan perubahan yang baik juga.</p>
<h2>Senang = Tenang</h2>
<div id="attachment_465" class="wp-caption alignright" style="width: 240px"><a href="http://pelangiku.com/2009/06/bernapas-tak-bebas/"><img class="size-full wp-image-465" title="kita memang oke" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/11/memangoke.jpg" alt="kita memang oke" width="230" height="231" /></a><p class="wp-caption-text">kita memang oke</p></div>
<p>Banyak cara yang bisa kita lakukan biar makin pede:</p>
<p><strong>Kita memang oke!<br />
</strong>Pacar punya sejumlah teman cewek keren abis? Nggak usah takut, buktinya si dia tetap menggandeng kita erat-erat saat ketemu mereka dan memperkenalkan kita sebagai pacar tersayangnya.</p>
<p><strong>Terus kembangkan potensi diri<br />
</strong>Stop iri pada rekan kerja yang kita curigai bakal menggantikan posisi kita. Kalau dia jago Bahasa Inggris, ya kita juga harus mau upgrade kemampuan Bahasa Inggris kita juga, dong!</p>
<p><strong>Utamakan positif<br />
</strong>Apalagi saat berada di tempat yang baru. Jika kita sudah keburu merasa nggak aman dan menutup diri, secara nggak langsung orang lain akan merasakan &#8216;penolakan&#8217; kita. Kemungkinan untuk memperluas jejaring jadi buntu, deh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/11/cemas-melulu-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diet si Dompet</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/10/diet-si-dompet/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/10/diet-si-dompet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 17:10:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Gaji naik, punya pekerjaan sampingan, tapi penghasilan kita rasanya masih kurang mencukupi, deh. Boro-boro menabung, pertengahan bulan aja kondisi keuangan sudah di ujung tanduk! Malah nggak jarang kita ngutang ke rekan kerja saat makan siang....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_427" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://mimbarjumat.com/archives/683"><img class="size-full wp-image-427" title="belanja heboh" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/10/shopping08.jpg" alt="belanja heboh" width="230" height="316" /></a><p class="wp-caption-text">belanja heboh</p></div>
<p>Gaji naik, punya pekerjaan sampingan, tapi penghasilan kita rasanya masih kurang mencukupi, deh. Boro-boro menabung, pertengahan bulan aja kondisi keuangan sudah di ujung tanduk! Malah nggak jarang kita ngutang ke rekan kerja saat makan siang&#8230;.</p>
<p>Kalau sudah begini, biasanya kita menyalahkan gaji minim sebagai sumber masalah. Kenyataannya, gaji bukan satu-satunya penyebab &#8216;kemiskinan&#8217; kita. Gaji hingga delapan digit pun nggak bakal cukup kalau kita nggak bisa mengontrol gaya hidup.</p>
<p>Daripada mengeluh tanpa membuahkan hasil, lakukan usaha supaya kita nggak terus kehabisan uang. Segera, deh, &#8216;berdiet&#8217; uang. Ssst&#8230; hal-hal yang terkesan sepele ternyata justru dapat menyelamatkan keuangan kita, tuh!</p>
<h2>Tapal Batas Kartu</h2>
<p>Tawaran kartu kredit dari berbagai bank memang menggiurkan. Potongan harga untuk berbelanja di merchant tertentu, gratis satu tiket tiap beli tiket bioskop, hingga bebas biaya tahunan, adalah beberapa contoh fasilitas kartu kredit yang sulit ditolak.</p>
<p>Tapi, bukan berarti kita boleh kalap menerima seluruh tawaran kartu kredit. Sebagai cewek yang baru merintis karier, cukup miliki satu kartu kredit yang fasilitasnya sesuai kebutuhan kita. Pertimbangkan, deh, besarnya bunga yang harus dibayar jika kita terlambat melunasi tagihan. Ogah, kan, menambah pengeluaran sia-sia&#8230;.<br />
<span id="more-426"></span></p>
<h2>Tendang Utang</h2>
<div id="attachment_428" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><a href="http://pelangiku.com/2009/03/arsip-forum-yang-super-konyol/"><img class="size-full wp-image-428" title="terima kartu kredit" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/10/kartukredit.jpg" alt="terima kartu kredit" width="210" height="280" /></a><p class="wp-caption-text">terima kartu kredit</p></div>
<p>Telanjur memiliki beberapa kartu kredit dan pusing melihat tagihannya? Jangan panik &#8211; berpikirlah jernih. Kita mungkin nggak bisa membayar langsung seluruh utang, tapi setidaknya, nih, kita mampu membayar jumlah minimum dari masing-masing kartu.</p>
<p>Dahulukanlah membayar kartu kredit dengan bunga terbesar. Dengan begitu, kita terhindar dari membayar bunga &#8211; yang jika ditotal bisa digunakan membeli beberapa pasang sepatu baru! Hingga utang kita benar-benar lunas, usahakan nggak berbelanja dulu menggunakan kartu kredit.</p>
<h2>Teliti Lagi</h2>
<p>Jangan pernah lupa mengecek rekening tagihan kartu kredit. Ada kalanya perusahaan kartu kredit (nggak sengaja) melakukan hal-hal yang dapat membuat jumlah tagihan membengkak. Misalnya, nih, mencetak dua tagihan untul benda yang sama atau menagih bayaran suatu program yang nggak kita ikuti. Nggak cuma itu kelalaian kita seperti lupa bayar tagihan juga bakal merugikan &#8211; utang jadi menumpuk gara-gara bunga, deh!</p>
<h2>&#8216;Bakar Kalori&#8217;</h2>
<p>Sama seperti <a title="nutrisi yang bikin kamu cantik" href="http://pelangiku.com/2009/02/nutrisi-yang-bikin-kamu-cantik/" target="_blank">diet makanan</a>, kita kudu memperhatikan jumlah &#8216;kalori&#8217; yang menghabiskan uang kita. Kumpulin, deh, rekening tagihan barang-barang belanjaan kita tiga bulan terakhir. Bandingkan harga asli belajaan dengan harga yang harus kita bayarkan bila melalui kartu kredit plus bunganya. Perbedaannya pasti cukup besar!</p>
<p>Lebih nyesekin lagi jika baju maupun sepatu yang harganya supermahal itu ternyata jarang kita gunakan. Daripada disia-siakan, mendingan buka garage sale di kantor. Selain bisa balik sebagian modal, lemari pakaian jadi lebih lega&#8230;.</p>
<h2>Hang Out Murmer</h2>
<p>Cewek muda seperti kita memang sedang doyan-doyannya ngumpul bareng teman di mall. Hal ini sebenarnya sah-sah aja, asal nggak keseringan. Sadar nggak, sih, kalau kita bisa menghabiskan uang hingga lebih dari Rp 100 ribu sekali hang out? Makan di kafe maupun nonton bioskop, kan, butuh biaya nggak sedikit &#8211; belum lagi uang bensinnya.</p>
<p>Jadi kurangi, deh, intensitas kita bersantai di mall. Jika tadinya tiap minggu kita ngumpul, mendingan kurangi jadi dua minggu atau sebulan sekali. Kalau tetap pengen ngumpul tiap minggu, jadikan rumah kita atau <a title="gantengnya sahabatku" href="http://pelangiku.com/2009/05/gantengnya-sahabatku/" target="_blank">sahabat</a> sebagai tempat pertemuan. Nonton DVD atau olahraga bareng nggak kalah seru, kok!</p>
<h2>Berburu Diskon</h2>
<p>Salah satu godaan terbesar dalam hidup kita adalah belan-ja. Ngaku, deh, kita pasti ingin menjadikan baju dan aksesori di mall sebagai koleksi. Kalau nggak berpikir menggunakan logika, sih, kita bakal menuruti nafsu tanpa mempersoalkan risiko kehabisan uang di pertengahan bulan.</p>
<p>Tapi nggak mau, dong, mengalami masa suram seperti itu&#8230;. Coba, deh, mengerem kebiasaan belanja dan menundanya hingga butik favorit mengadakan potongan harga besar-besaran. Nggak ada salahnya juga, tuh, membeli baju di garage sale. Walaupun bekas, biasanya kualitas baju yang dijual masih bagus dan tentunya harganya miring.</p>
<h2>Ojek Kenangan</h2>
<div id="attachment_429" class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><a href="http://pelangiku.com/2009/05/banting-setir-saja/"><img class="size-full wp-image-429" title="ojek" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/10/ojek.jpg" alt="ojek" width="220" height="162" /></a><p class="wp-caption-text">ojek</p></div>
<p>Tinggalkan sifat manja dan pemalas dalam kehidupan sehari-hari. Kalau biasanya pergi dari tempat kos ke kantor memanfaatkan ojek, mulai sekarang kita kudu rajin menggunakan kedua kaki alias berjalan kaki. Jadikan jumlah uang transport yang kita hemat sebagai motivator!</p>
<p>Hal ini juga berlaku dalam makanan. Supaya irit, manfaatkan menu makanan gratis di kantin kantor. Boleh juga, tuh, kita membawa bekal dari rumah &#8211; bisa tetap makan siang bersama rekan lain tanpa perlu keluar uang, hi hi hi&#8230;.</p>
<h2>Berani Investasi</h2>
<p>Masih sulit juga menjalankan diet uang walau sudah berusaha mati-matian? Artinya kita kudu berinvestasi! Saat ini jenis investasi yang ditawarkan beragam, baik oleh bank maupun oleh perusahaan asuransi. Yang penting, nih, kita kudu rela menyingkirkan setidaknya 10% dari penghasilan kita untuk investasi.</p>
<p>Rajin-rajin cari informasi ke bank, perusahaan asuransi, maupun teman yang berpengalaman untuk menentukan jenis investasi yang cocok untuk kita. Hasilnya memang belum bisa kita rasakan sekarang, tapi beberapa tahun mendatang kita bakal menikmatinya, tuh!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/10/diet-si-dompet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Dosa Wanita Kantoran</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/09/5-dosa-wanita-kantoran/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/09/5-dosa-wanita-kantoran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 05:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[cewe]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[masih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang seringkali terlewat tapi berpotensi besar merusak penampilan saat kerja. Lihat masalahnya dan temukan solusinya berikut ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_377" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://mediasehat.com/konten1no65"><img class="size-full wp-image-377" title="wanita kantor" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady09.jpg" alt="wanita kantor" width="230" height="173" /></a><p class="wp-caption-text">wanita kantor</p></div>
<p>Setiap hari kita mungkin tak pernah meleset melakukan ritual kecantikan di rumah, menggunakan pelembab yang dilengkapi SPF di pagi hari dan membersihkan wajah plus mengaplikasikan krim malam ketika hendak tidur.</p>
<p>Juga tak pernah lupa berolahraga agar fisik selalu bugar. Dengan begitu, kita tampil prima saat bekerja. Semua itu sudah oke. Masalahnya, masih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang seringkali terlewat tapi berpotensi besar merusak penampilan saat kerja. Lihat masalahnya dan temukan solusinya berikut ini.</p>
<h2>1. Terlalu Lama Terpapar AC</h2>
<p>Rasanya, kini hampir tak mungkin gedung perkantoran tidak menggunakan AC. Artinya, area kerja kita hampir bisa dijamin full AC. Umumnya, gedung perkantoran menggunakan jenis AC sentral alias pengaturan suhunya terpusat. Dengan demikian, sulit bagi kita untuk mengendalikan temperatur atau kadar kelembabannya. Padahal, terlalu lama terpapar AC berpotensi membuat kulit kering. Meminta AC dimatikan? Wah bisa-bisa, didemo karyawan lain.</p>
<p>Penggunaan AC membuat kadar kelembaban di dalam ruangan rendah. Kadar kelembaban yang rendah ini mengakibatkan kulit kehilangan air dan minyak. Akibat selanjutnya mudah ditebak, yaitu kulit menjadi kering. Kulit yang kering memiliki kadar kelenjar minyak yang rendah dan membuatnya menjadi lebih sensitif, sehingga mudah mengelupas dan merekah.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Paling mudah dan cepat adalah sering-sering <a title="MERAWAT KECANTIKAN ALAMI - Artikel utama - Mediasehat" href="http://mediasehat.com/konten1no101" target="_blank">mengaplikasikan pelembab badan</a>. Langkah ini bermanfaat mencegah kadar air yang hilang dan membuat kulit lembut kembali. Ada beberapa jenis pelembab, yaitu krim dan lotion. Tingkat perlindungan krim memang lebih tinggi daripada lotion. Kita perlu rajin-rajin mengoleskan lotion untuk mengurangi kekeringan di kulit.</p>
<p><span id="more-374"></span>Jangan lupakan perlindungan dari dalam. Sudah tahu kulit bakalan menjadi kering karena AC, ya banyak-banyaklah <a title="sibening yang menyehatkan" href="http://pelangiku.com/2009/04/si-bening-menyehatkan/" target="_blank">mengonsumsi air putih</a>. Ini membantu agar kulit tetap terjaga kelembabannya.</p>
<p>Di sisi lain, sebaiknya <a title="engga ngopi dulu ah ..." href="http://pelangiku.com/2009/05/nggak-ngopi-dulu-ahhh/" target="_blank">hindari konsumsi minuman berkafein</a>. Kandungan ini memiliki efek diuretik (ingin buang air kecil), sehingga membuat tubuh dan sel-sel kulit kehilangan cairan dan mineral penting. <a title="nutrisi yang bikin kamu cantik" href="http://pelangiku.com/2009/02/nutrisi-yang-bikin-kamu-cantik/" target="_blank">Perhatikan pula pola makan Anda</a>. Perbanyak porsi sayuran dan buah serta seimbangkan asupan protein dan lemak takjenuh, untuk melindungi kulit Anda.</p>
<h2>2. Salah Postur Tubuh</h2>
<div id="attachment_378" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/03/bodyguard-tulang/"><img class="size-full wp-image-378" title="santai dulu" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady11.jpg" alt="santai dulu" width="200" height="244" /></a><p class="wp-caption-text">santai dulu</p></div>
<p>Meski Anda pekerja kantoran yang bekerja di belakang meja, tidak berarti 100% terbebas dari risiko pekerjaan fisik lho. Nyeri punggung dan sakit pinggang juga mengancam pekerja kantoran.</p>
<p>Duduk atau berdiri dalam waktu lama dapat menyebabkan nyeri punggung dan pinggang. Hal ini sering dialami oleh pekerja kantoran yang harus duduk dari pagi hingga sore untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Bila gangguan ini berat maka dapat menyebabkan nyeri hebat akibat penjepitan pada syaraf yang ada di tulang belakang.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Sebelum nyeri keburu datang atau bertambah parah, ayo kita cegah. Posisi duduk terbaik saat di meja kerja adalah posisi punggung dan leher sebisanya berada pada satu garis lurus, tidak membungkuk, dan tidak berlendot malas.</p>
<p>Gunakan kursi dengan penyangga punggung yang pas. Saat mengangkat barang, jangan dilakukan sambil membungkuk. Lebih baik berjongkok atau rendahkan posisi tubuh hingga kurang lebih sejajar dengan barang tersebut, baru diangkat.</p>
<p>Kalau harus berdiri atau duduk dalam waktu lama, usahakan posisi tubuh kita tegap. Hal ini membantu berat badan terdistribusi secara merata sehingga tidak akan memberi tekanan berlebihan pada salah satu bagian tubuh.</p>
<h2>3. Stress Berkepanjangan</h2>
<div id="attachment_379" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/02/jangan-benci-bahan-pengawet/"><img class="size-full wp-image-379" title="stress bekerja" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/stress02.jpg" alt="stress bekerja" width="200" height="267" /></a><p class="wp-caption-text">stress bekerja</p></div>
<p><a title="macam-macam solusi stress" href="http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/" target="_blank">Stres</a> membuat kulit mudah bermasalah. Saat sedang stres, kadar homon kortisol (yang sering disebut hormon stres) meningkat. Hal ini membuat produksi minyak dalam kulit ikut meningkat, lebih tinggi dari biasanya. Akibatnya, kulit menjadi lebih berminyak dan mudah timbul masalah kulit. Nah, ketika pembuangan minyak berjalan tidak sempurna dan menyumbat pori-pori, saat itulah jerawat muncul.</p>
<p>Stres juga dapat berdampak ke rambut. Dalam kondisi stres, rambut masuk ke dalam fase kerontokan yang disebut telogen. Telogen effluvium, adalah masalah kerontokan rambut yang muncul tiga bulan setelah seseorang mengalami stres berat, entah fisik atau emosional. Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi. Biasanya, rambut akan tumbuh dengan sendirinya dalam waktu enam hingga sembilan bulan.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Jangan tambah stres saat mendapati wajah kita tiba-tiba penuh kilap atau <a title="Jerawat Batu dan Flek Bekas Jerawat - Konsultasi kesehatan" href="http://mediasehat.com/tanyajawab327" target="_blank">jerawat</a> bermunculan. Manusia kan tak bisa terhindar dari stres. Kalau ingin kulit dan rambut tetap terlihat sehat dan cantik dalam situasi kerja seperti apa pun, kita harus mampu mengendalikan stres. Berolahragalah.</p>
<p>Olahraga membantu melepaskan hormon endorphin yang dapat mengurangi stres. Bisa juga dengan meditasi, latihan pernapasan, dan jangan kurangtidur. Prakteknya mungkin sulit. Apalagi bila sedang banyak proyek yang membuat kita harus lembur berhari-hari. Tapi coba usahakan.</p>
<p>Tidur cukup dapat menyeimbangkan kadar hormon kortisol. Bila jerawat keburu keluar, cari produk yang dapat membantu mengatasinya. Ada jerawat artinya ada peradangan.  Disarankan untuk memilih produk yang mengandung asam salisilat, timun, chamomile, atau zat besi yang berfungsi sebagai anti-peradangan.</p>
<h2>4. Sering Bersepatu Hak Tinggi</h2>
<div id="attachment_380" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/02/nutrisi-yang-bikin-kamu-cantik/"><img class="size-full wp-image-380" title="bersepatu hak tinggi" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady05.jpg" alt="bersepatu hak tinggi" width="200" height="336" /></a><p class="wp-caption-text">bersepatu hak tinggi</p></div>
<p>Apakah kita sudah seperti Carrie Bradshaw di Sex and The City yang menganggap &#8216;high heels is my passion?&#8217; Memang sih, <a title="melangkah anggun dengan high heels" href="http://pelangiku.com/2009/04/melangkah-anggun-dengan-high-heels/" target="_blank">sepatu hak tinggi</a> bisa seketika menyulap penampilan kita menjadi keren atau terkesan profesional. Namun di sisi lain, sepatu hak tinggi adalah faktor terbesar penyebab masalah kaki pada wanita.</p>
<p>Kaki yang dipaksa muat pada bagian depan sepatu hak tinggi yang biasanya sempit (atau runcing), membuatnya menjadi tertekuk dalam posisi yang tidak alami. Ini yang disebut hammertoe yaitu jari kaki menekuk dan menekan bagian dalam sepatu. Sakit? Pastinya.</p>
<p>Memakai sepatu hak tinggi terus menerus berarti mengurangi waktu pertemuan antara tulang tumit dan tanah. Hal ini membuat tendon Achilles (penghubung antara otot betis dan tulang tumit) tidak dapat meregang dengan baik, sampai pada titik saat kita tak lagi nyaman mengenakan sepatu hak datar.</p>
<p>Sepatu hak tinggi juga membuat distribusi berat badan tidak merata karena tumpuan dibebankan ke bagian depan kaki. Timbul tekanan dan nyeri. Kondisi macam ini 10 kali lebih umum terjadi pada wanita daripada pria. Nah lho!</p>
<p>Sepatu hak tinggi yang lebar memang lebih nyaman daripada stiletto (hak runcing). Sehingga rasanya oke saja dipakai sepanjang hari. Padahal, sepatu jenis ini lebih besar berpotensi meningkatkan risiko osteoarthritis di lutut. Ini karena, apapun jenis hak tinggi kita, semuanya memberikan tekanan yang tidak normal pada lutut.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Lalu, haruskah stiletto tercinta dibiarkan teronggok saja di rak? Tidak juga. Secara mengejutkan, sepatu hak datar juga tidak terlalu ideal untuk kesehatan kaki. Menurut studi tersebut, paling baik adalah sepatu hak rendah sekitar 2-4 cm dengan bagian depan persegi atau minimal tidak runcing.</p>
<p>Disarankan untuk mengenakan sepatu hak tinggi hanya pada acara khusus. Misalnya saat hendak presentasi atau pesta di malam hari. Di acara keluarga, cukup kenakan sepatu hak rendah.</p>
<p>Kalaupun kita dituntut untuk mengenakannya sepanjang hari, coba curi-curi waktu sejenak untuk mengistirahatkan kaki, seperti ketika kita berada di belakang meja dan kaki tersembunyi dari pandangan orang lain. Sepatu hak tinggi memang mampu mempercantik penampilan. Tapi kalau akibatnya membuat kaki merana dan memperburuk kesehatan, ya tak mau kan?</p>
<h2>5. Gara-gara Komputer</h2>
<div id="attachment_381" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://pelangiku.com/2009/03/coklat-cinta-pada-gigitan-pertama/"><img class="size-full wp-image-381" title="menggunakan laptop" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/09/officelady04.jpg" alt="menggunakan laptop" width="200" height="233" /></a><p class="wp-caption-text">menggunakan laptop</p></div>
<p>Hari gini, siapa sih karyawan kantor yang tidak <a title="bahaya dibalik laptop" href="http://pelangiku.com/2009/03/bahaya-di-balik-laptop/" target="_blank">bekerja pakai komputer</a>? Penggunaan komputer atau mouse secara rutin ternyata memicu carpal tunnel syndrome (CTS). CTS adalah kondisi yang disebabkan adanya tekanan pada suatu jenis saraf di pergelangan tangan.</p>
<p>Gejala yang dialami dapat meningkat secara bertahap. Pertama dimulai dengan adanya rasa nyeri, lemah, atau mati rasa. Bisa di jari, telapak, pergelangan tangan, dan lengan. Setelah itu, dapat meningkat dengan berkurangnya daya genggam. Hal ini mengakibatkan Anda mengalami kesulitan melakuan aktivitas tangan yang sebetulnya sederhana, dari mengepal hingga memegang obyek kecil.</p>
<p>Bila menimpa ibu jari, yang terkena terutama ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Katanya, gejala akan lebih terasa pada malam hari atau saat berada di ruang ber-AC. Mereka yang sering menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang, terutama dengan gerakan yang mengulang, berisiko terkena keluhan ini. Pada pekerja kantoran, ini bisa terjadi bila terlalu lama menggunakan keyboard atau mouse dengan posisi yang salah.</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Tak perlu khawatir, keluhan ini dapat sembuh total asal cepat ditangani. Bila masih ringan, bisa ditangani dengan obat pereda sakit atau fisioterapi. Namun, yang paling penting, kita mesti memperbaiki posisi saat menggunakan komputer atau mouse.</p>
<p>Tangan, misalnya, harus diletakkan di bagian tengah keyboard. Siku membentuk posisi 90 derajat, demikian pula lutut. Siku dan lutut harus sejajar dengan lantai. Paling baik, cari kursi yang memiliki penyangga tangan.</p>
<p>Kalau merasa sudah terlalu lama bekerja dengan komputer atau mouse, istirahatlah sembari lakukan peregangan. Ini membantu otot pergelangan tangan tetap relaks.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/09/5-dosa-wanita-kantoran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalau Hobi Jadi Profesi</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/08/kalau-hobi-jadi-profesi/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/08/kalau-hobi-jadi-profesi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 01:01:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[hobi]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Dibayar untuk mengerjakan apa yang kita suka? Mau banget! Some peoples have all the luck. Kuliah di jurusan pilihan, di kampus favorit pula. Begitu lulus langsung kerja di bidang yang diinginkan. Sebenarnya kita juga bisa jadi orang yang beruntung seperti itu. Jadikan hobi sebagai profesi!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_342" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://miacantik.com/bisnis-cerdas-rumahan-a-la-dbc-network/"><img class="size-full wp-image-342" title="kerja di rumah" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/08/work-at-home.jpg" alt="kerja di rumah" width="230" height="163" /></a><p class="wp-caption-text">kerja di rumah</p></div>
<p>Dibayar untuk mengerjakan apa yang kita suka? Mau banget! <em>Some peoples have all the luck</em>. Kuliah di jurusan pilihan, di kampus favorit pula. Begitu lulus langsung kerja di bidang yang diinginkan. Sebenarnya kita juga bisa jadi orang yang beruntung seperti itu. Jadikan hobi sebagai profesi!</p>
<h2>Komersial, Nih</h2>
<p>Bukan mustahil, kok, menjadikan hobi sebagai sumber penghasilan kita, seperti jadi penyanyi pro karena senang menyanyi atau punya show kuliner sendiri karena senang masak. Tetapi itu memang nggak gampang. Ada beberapa hal yang perlu kita pahami sebelum melaksanakan niat ini.</p>
<p>Hal pertama adalah melihat peluang komersial dari hobi kita. Nggak semua hobi dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai jual. Hobi yang bisa dijadikan profesi adalah hobi yang bisa jadi sumber bisnis. Contohnya fotografi atau kerajinan tangan yang menghasilkan produk seperti hiasan rambut, kotak serbaguna, dan masih banyak lagi.</p>
<h2>Mau Mulai?</h2>
<p>Biasanya nih, kendala terbesar kita adalah cara memulainya. Mendengar banyak orang jadi tajir karena hobi, sih, sering. Tapi untuk mengaplikasikan contoh tersebut pada diri sendiri rasanya susah banget. Kita bisa mulai dari teman-teman dekat. Contohnya, hobi kita membuat kartu ucapan.</p>
<p>Mula-mula, kita bisa menawarkannya pada teman nongkrong atau saudara. Jika laris manis, itu berarti hobi kita punya peluang bisnis. Mulai, deh, titipin karya kita ke tempat yang lebih umum seperti toko atau bikin website untuk jualan secara online.</p>
<p><span id="more-340"></span>Bergabung dalam komunitas yang memiliki kesamaan hobi akan sangat membantu. Manfaatkan milis-milis hobi, dong! Bukan hanya memperluas pangsa pasar, di sini kita juga bisa sharing mengenai peluang bisnis dari hobi kita itu. Peluang mendapat rekan bisnis pun terbuka lebar. Semakin banyak komunitas, semakin baik.</p>
<h2>Patut Dilirik</h2>
<p>Di zaman sekarang, kemajuan teknologi benar-benar membawa berkah<br />
buat yang jeli melihat peluang bisnis. Kita bisa mencoba memasarkan<br />
barang-barang hasil produksi hobi kita di dunia maya. Saat ini, nggak sedikit orang yang &#8216;jualan&#8217; di website atau blog pribadi. Proses transaksi yang nggak ribet dan bisa dilakukan sambil kerja atau sambil santai di rumah.</p>
<h2>Kerja Kantoran Jadi Pilihan.</h2>
<p>Penting diingat bahwa dalam bisnis pasti ada saja kendalanya. Nggak sedikit hobi yang masih terlalu berisiko untuk langsung dijadikan profesi utama. Apalagi kalau hobi kita itu sangat spesifik seperti membuat pergamano, paper tole atau art clay. Biar sukses memasarkannya, lagi-lagi diperlukan jaringan yang luas.</p>
<p>Jika kita nggak beruntung menjadikan hobi sebagai bisnis, carilah pekerjaan yang bisa menyalurkan hobi kita. Misalnya, kita suka banget menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan di blog atau buku harian. Kenapa nggak melamar jadi reporter di majalah? Apalagi jadi penulis nggak perlu pendidikan khusus. Yang penting memang suka dan tulisannya enak dibaca!</p>
<p>Demikian juga halnya dengan hobi desain, kita bisa bergabung dengan tim kreatif di perusahaan advertising atau majalah. Hobi mengutak-atik komputer juga bisa kita salurkan dengan gabung di divisi Teknologi Informasi. Selain hobi tersalurkan, kita mendapatkan bayaran untuk hasil kerja kita. Asyik!</p>
<h2>Harus Punya Juga</h2>
<p>Menjadikan hobi sebagai profesi juga harus didukung oleh hal-hal berikut:</p>
<ul>
<li><strong>Tekun dan rajin mengasah</strong><br />
Senang saja nggak cukup untuk jadi alasan memulai bisnis dari hobi. Kita harus menjadi ahli agar mampu bersaing dan bertahan. Makanya perlu banget, tuh, terus-menerus mengasah kemampuan. Mengorbankan waktu, dana, ikut pelatihan, rajin mencari informasi di berbagai media adalah beberapa cara untuk mengoptimalkan hobi kita.</li>
<li><strong>Cerdas kelola emosi</strong><br />
Keunggulan menjalani hobi sebagai bisnis, kita memiliki &#8216;jiwa&#8217; pada pekerjaan itu. Tetapi menjalani hobi sebagai kesenangan tekanannya akan berbeda begitu dijadikan sumber penghasilan. Kalau semangat dan antusiasme tidak kita kelola terus-menerus, semangat bisa kendor ketika menghadapi masalah. Dibutuhkan komitmen kuat agar kita juga konsisten menjalani profesi ini.</li>
<li><strong>Perluas ilmu</strong><br />
Agar bisnis berjalan lancar, nggak ada salahnya mempelajari ilmu<br />
lain yang mendukung, seperti ilmu manajemen dan marketing. Dengan mempelajari keduanya, kita punya pegangan untuk menjalankan bisnis dengan baik. lalas sekolah lagi? Banyak membaca, ikut pelatihan, atau bertanya kepada teman dengan latar belakang pendidikan tersebut cukup membantu, kok!</li>
</ul>
<h2>Ramai-ramai Jadi Entrepreneur</h2>
<p>Kalau memang kita nggak suka bekerja dengan aturan dan waktu tetap seperti yang diterapkan pada perusahaan-perusahaan, bisa saja memilih untuk memulai bisnis sendiri. Sebelum mulai usaha sendiri pastikan dulu kita punya:</p>
<ul>
<li><strong>Modal</strong><br />
Pertama sih, modal uang. Kita perlu manganalisis seberapa besar modal yang kita butuhkan sebelum memulai bisnis. Pastikan kita tahu keadaan pasar dan gambaran kasar pengeluaran kita.</li>
<li><strong>Peluang</strong><br />
Perlu diperhatikan juga besarnya peluang untuk memasarkan produk. Karena itu, kita juga perlu melihat daya beli masyarakat akan produk kita. Jangan pakai bahan dasar yang terlalu mahal untuk menekan biaya produksi, sehingga produk kita bisa dijual dengan harga terjangkau.</li>
<li><strong>Keberuntungan</strong><br />
Faktor terakhir, tidak dapat dipungkiri, adalah faktor yang bisa mengubah seluruh keadaan. Kalau belum rezeki, tabah, ya&#8230;.</li>
</ul>
<h2>Anti Gagal</h2>
<p>Namanya juga usaha. Menemui jalan buntu atau kegagalan adalah hal lumrah, tapi nggak lantas kita melulu terpuruk, dong. Praktekkan cara ini ketika kita menemui kegagalan!</p>
<ul>
<li><strong>Evaluasi Ulang</strong><br />
Coba ingat-ingat dan diurutkan bagaimana cara kita menjalankan bisnis itu. Cari tahu kelemahan dan kesalahan kita ada di mana, agar jadi pelajaran dan nggak kita ulangi lagi.</li>
<li><strong>Jangan Diduain</strong><br />
Kalau memang niat serius di usaha sendiri (entrepreneui) sebaiknya jangan menjalani dua pekerjaan sekaligus kerja kantoran dan toko. Mengatur produksi, pemasaran, dan penjualan nggak akan beres kalau pikiran kita terbagi dua, beda kalau kita punya partner terpercaya.</li>
<li><strong>Lebih Giat Lagi</strong><br />
Nggak hanya giat memproduksi barang-barang baru, tetapi juga cara memasarkannya! Sebatas mengandalkan saudara atau teman dekat sebagai pelanggan kita bikin usaha kita berjalan lambat. Berani ikutan bazar (jangan lupa bikin kartu nama yang keren dan eyecatching!) atau pameran lainnya. Kalau harga sewa stan terlalu mahal, cari pengusaha kecil lain (yang bidang jualannya beda) buat patungan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/08/kalau-hobi-jadi-profesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Macam-macam Solusi Stress</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 02:37:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana jika stres sudah menganggu aktivitas sehari-hari? Misalnya akibat stres berkepanjangan, Kita sulit tidur bermalam-malam, rambut rontok, kehilangan nafsu makan, percaya diri anjlok, jerawatan, dan sebagainya. Wah..wah..wah, itu sih tanda-tanda bahwa tubuh kita sudah kepenuhan stres. Ayo, atasi. Banyak cara untuk mengurangi stres.  Tinggal pilih yang sesuai untuk kita. Mau?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_311" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><a href="http://mimbarjumat.com"><img class="size-full wp-image-311" title="stress" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/07/stress.jpg" alt="stress" width="230" height="182" /></a><p class="wp-caption-text">stress</p></div>
<p>Lagi stres nih! Tenang, Kita tidak sendiri, setiap orang pernah mengalaminya kok. Bahkan stres diperlukan agar seseorang termotivasi untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Itu kalau stresnya ringan dan masih bisa diatasi.</p>
<p>Bagaimana jika stres sudah menganggu aktivitas sehari-hari? Misalnya akibat stres berkepanjangan, Kita sulit tidur bermalam-malam, rambut rontok, kehilangan nafsu makan, percaya diri anjlok, jerawatan, dan sebagainya. Wah..wah..wah, itu sih tanda-tanda bahwa tubuh kita sudah kepenuhan stres. Ayo, atasi. Banyak cara untuk mengurangi stres.  Tinggal pilih yang sesuai untuk kita. Mau?</p>
<h2>Aromaterapi</h2>
<p>Suka wangi-wangian dan kebetulan sedang stres? Pilih aromaterapi. Essential oil yang digunakan saat aromaterapi sudah sejak lama digunakan untuk menyembuhkan penyakit ringan yang disebabkan oleh stres, masalah pernafasan, hingga alergi. Uap essential oil saat dihirup, akan masuk ke tubuh, terbawa melalui aliran darah ke sistem saraf dan bagian otak yang mengontrol pelepasan hormon dan emosi. Coba wangi lavender, lemon, dan jasmine untuk mencairkan stres kita.</p>
<h2>Binatang peliharaan</h2>
<p>Teman curhat tak harus dalam wujud manusia. Stres bisa ber-kurang atau langsung hilang saat mata si Bleky kesayangan menatap dengan pandangan tanpa dosa atau ketika bulu halus si Pussy menyentuh lembut kulit Anda. Kelebihan teman curhat ini, mereka tak punya &#8216;kesibukan lain&#8217; yang membuat mereka tidak ada saat dibutuhkan, tidak pernah membocorkan curhatan Anda, dan selalu mencintai Anda tanpa pamrih.<br />
<span id="more-308"></span></p>
<h2>Catat</h2>
<p>tugas-tugas ini ternyata &#8216;nggak gila-gila amat&#8217; banyaknya. Orang yang kegiatannya terorganisasi dengan baik, hidupnya akan lebih terkontrol sehingga stres pun berkurang.</p>
<h2>Diary/Blog</h2>
<p>Masih sering menulis diary/blog? Curhat ke buku harian, ampuh meredakan stres dan menyembuhkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan stres lho. Tulis kejadian-kejadian yang membuat Anda stres dan bagaimana perasaan Anda saat mengalaminya. Dengan membacanya kembali Anda akan mengenal sumber stres, sekaligus menemukan solusinya. Keuntungan lain, Anda bisa melatih ketrampilan menulis.</p>
<h2>Ekspresikan</h2>
<p>Ekspresikan (bukan lampiaskan, lho) perasaan atau pikiran Anda bila Anda tidak suka pada perbuatan pasangan, staf kantor, atasan, teman atau anggota keluarga lain. Bicarakan baik-baik. Jangan pendam sendiri hingga stres Anda justru berkepanjangan. Berdiskusi dengan teman, keluarga, atau bila perlu dengan psikolog bisa mengurangi stres.</p>
<h2>Fitness</h2>
<div id="attachment_312" class="wp-caption alignright" style="width: 170px"><a href="http://mediasehat.com"><img class="size-full wp-image-312" title="fitness" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/07/fitness.jpg" alt="fitness" width="160" height="212" /></a><p class="wp-caption-text">fitness</p></div>
<p>Kalau tak pernah olahraga sama sekali, Anda tak akan tahu nikmatnya berlatih dan berada dalam kondisi fit, bugar. Semakin fit tubuh Anda, maka potensi sehat secara fisik dan mentaljuga semakin besar. Nggak percaya? Hasilnya terlihat setelah melakukan latihan, apapun itu, tiga atau empat kali seminggu. Selain akan merasa lebih baik secara fisik dan mental, otak pun bisa bekerja lebih efisien.</p>
<h2>Gembira</h2>
<p>Suasana hati mempengaruhi otak dalam berpikir. Pernah dengar kata-kata bijak: &#8220;hati yang gembira adalah obat&#8221; ? Benar, lho. Mulai sekarang, daripada buang-buang enerji memikirkan hal-hal negatif yang menambah stres, lebih baik pikirkan hal-hal menggembirakan. Lakukan setiap hari, maka kita akan lebih sering tersenyum dan terhindar dari stres.</p>
<h2>Humor</h2>
<p>Tertawa terbahak-bahak membuat tubuh kita menghasilkan <em>endorphin </em>yang bisa membunuh rasa sakit, membuat kita merasa lebih baik dan mengurangi stres. Jadi kalau kita tak punya kebiasaan menyimak hal-hal lucu, mulailah dari sekarang. Membaca, menonton, dan mendengarkan cerita atau obrolan ringan dan lucu, adalah obat stres yang ampuh.</p>
<h2>Imajinasi</h2>
<p>Gunakan imajinasi untuk mengatasi stres. Caranya dengan teknik visualisasi. Latihannya, bayangkan hal-hal menyenangkan dan menenangkan perasaan Anda. Misalnya, bayangkan Anda berada dalam pelukan pasangan tercinta, atau menikmati pemandangan alam yang indah. Langkah ini akan membantu Anda relaks, memperbarui enerji, melawan hipertensi dan sesak nafas. Ahli hipnotherapi bisa membantu Anda mempelajari teknik visualisasi macam ini.</p>
<h2>Jelita</h2>
<div id="attachment_315" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://miacantik.com"><img class="size-full wp-image-315" title="bersolek" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/07/bersolek.jpg" alt="bersolek" width="180" height="156" /></a><p class="wp-caption-text">bersolek</p></div>
<p>Kapan terakhir kali kita facial, creambath, luluran, atau merawat dan mempercantik diri? Tanpa disadari, kondisi kulit dan rambut yang mulai kusam dan tidak sehat, bisa menjadi salah satu penyebab stres. Mengapa tidak mulai mempercantik diri, sehingga kita bisa merasa lebih percaya diri. Merawat diri, merasa cantik, dan melihat diri sendiri yang lebih kinclong di depan cermin akan memberi perasaan lebih bahagia, sehingga rasa stres pun berkurang.</p>
<h2>Liburan</h2>
<p>Pelepas stres yang paling populer dan sering dilakukan adalah liburan. Berhenti dari kesibukan dan rutinitas sejenak sangat penting agar tubuh dan jiwa kembali memperoleh enerji baru. Setelah liburan diharapkan kita kembali bersemangat. Libur pendek atau panjang asal dilakukan dengan &#8217;serius&#8217; akan memberi manfaat yang sama. Pastikan kita mengambil jatah liburan minimal sekali dalam setahun.</p>
<h2>Musik</h2>
<p>Saat kita mendengarkan musik, maka iramanya akan merasuki <em>parasympathetic nervous system</em> (PNS) pada otak kita. PNS ini akan memerintahkan tubuh dan pikiran untuk relaks. Aspek terkuat dari musik adalah irama. Musik berirama cepat akan membuat kita bersemangat, dan yang berirama pelan akan menenangkan kita.</p>
<h2>Nafas teratur</h2>
<p>Saat kita gugup atau stres coba cara ini: tarik nafas perlahan dan dalam hingga dada terasa penuh, kemudian lepaskan hingga dada terasa kosong. Salah satu manfaat menarik nafas dalam adalah meringankan stres. Saat stres, denyut jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Nah, dengan menarik nafas panjang dan dalam, tubuh dapat memperlambat detak jantung. Tak cuma itu, tarikan nafas panjang, dalam, dan teratur sebelum tidur, sanggup membuat kita tidur lebih pulas.</p>
<h2>Pijat</h2>
<div id="attachment_316" class="wp-caption alignright" style="width: 180px"><a href="http://www.bonuspulsa.com/?ref=8634"><img class="size-full wp-image-316" title="pijat" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/07/pijat.jpg" alt="pijat" width="170" height="201" /></a><p class="wp-caption-text">pijat</p></div>
<p>Karena pikiran dan otot saling berhubungan, maka pijattidak hanya membuat otot relaks, tapi juga bisa menenangkan mood dan pikiran kita. Pijatan juga dapat menurunkan kadar hormon stres <em>cortisol</em>. Terapi pijat juga memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi depresi.</p>
<h2>Refleksologi</h2>
<p>Refleksologi adalah metode menstimulasi ujung saraf di daerah kaki, tangan, atau telinga, yang berhubungan dengan seluruh bagian tubuh. Stimulasi yang benar dapat mengurangi stres, melancarkan peredaran darah, dan membuat seluruh tubuh, dari ujung kepala ke ujung kaki, menjadi relaks. Tubuh yang relaks menyebabkan stres berkurang.</p>
<h2>Ubah kebiasaan</h2>
<p>Punya kebiasaan tidak sehat, seperti merokok, minum alkohol, malas berolahraga, dan pola makan tidak sehat? Kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut tidak hanya merusak tubuh, namun juga mental dan emosi Anda. Nikotin dapat meningkatkan kadar stres. Memang perlu waktu dan kemauan keras untuk mengubah kebiasaan buruk. Tapi daripada terlambat, usaha sedikit lah&#8230;</p>
<h2>Vitamin B</h2>
<p>Kelompok vitamin B yang dapat ditemukan pada roti gandum, sayuran hijau, dan sereal sarapan pagi, sangat penting untuk menangkal stres. Vitamin B memiliki efek yang bermanfaat bagi sistem saraf. Dan itu berarti vitamin ini sangat penting untuk mengatasi stres.</p>
<h2>Xtra Relaksasi</h2>
<p>Kapan terakhir kali kita benar-benar bersantai? Tidak ada salahnya meluangkan waktu ekstra untuk diri sendiri. Pergi ke spa, berbaring sambil mendengarkan musik, sanggup mengurangi tingkat stres kita. Cobalah menyisihkan minimal satu jam dalam seminggu untuk melakukan hal-hal yang sifatnya &#8216;Me Time&#8217;, yang bisa membuat kita santai tanpa gangguan orang lain.</p>
<h2>Yoga</h2>
<div id="attachment_317" class="wp-caption alignleft" style="width: 180px"><a href="http://transaksipulsa.com/"><img class="size-full wp-image-317" title="yoga" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/07/yoga03.jpg" alt="yoga" width="170" height="197" /></a><p class="wp-caption-text">yoga</p></div>
<p>Inilah obat stres yang cukup manjur dan paling alami yang bisa kitalakukan. Gerakan-gerakan yoga akan meningkatkan dan memperbaiki sirkulasi darah di seluruh organ tubuh. Gerakan yoga sanggup menurunkan kadar <em>cortisol</em>, hormon yang berhubungan dengan stres.</p>
<h2>Zat Tryptophan</h2>
<p>Makan bisa membuat relaks? Bisa saja, jika makanan yang kita makan mengandung zat yang dinamakan <em>tryptophan</em>. Cubuh menggunakan <em>tryptophan</em> untuk memproduksi serotonin, zat dalam otak yang berhubungan dengan rasa gembira. Makanan yang nengandung kadar <em>tryptophan</em> tinggi antara lain susu, telur, kacang-acangan, keju, ikan, dan daging.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/07/macam-macam-solusi-stress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsen donk &#8230;</title>
		<link>http://pelangiku.com/2009/06/konsen-donk/</link>
		<comments>http://pelangiku.com/2009/06/konsen-donk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 13:27:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kelly</dc:creator>
				<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pelangiku.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Fisik kita, sih, berada di depan komputer di kantor. Tapi pikiran kita melayang dan bercabang ke segala arah: mulai dari uang kos yang belum dibayar, sampai janjian pergi dengan pacar di akhir minggu.
Sulit berkonsentrasi adalah masalah yang paling sering dihadapi karyawan. Nggak jarang, tuh, pekerjaan yang seharusnya bisa selesai dalam beberapa jam jadi molor karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_306" class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><img class="size-full wp-image-306" title="konsentrasi" src="http://pelangiku.com/wp-content/uploads/2009/06/konsentrasi01.jpg" alt="konsentrasi" width="220" height="146" /><p class="wp-caption-text">konsentrasi</p></div>
<p>Fisik kita, sih, berada di depan komputer di kantor. Tapi pikiran kita melayang dan bercabang ke segala arah: mulai dari uang kos yang belum dibayar, sampai janjian pergi dengan pacar di akhir minggu.</p>
<p>Sulit berkonsentrasi adalah masalah yang paling sering dihadapi karyawan. Nggak jarang, tuh, pekerjaan yang seharusnya bisa selesai dalam beberapa jam jadi molor karena kita nggak bisa konsentrasi.</p>
<h2>Nggak terlatih</h2>
<p>Dari rumah kita sudah bertekad menyelesaikan beberapa tugas dalam satu hari. Prakteknya, hanya satu dari sekian target yang bisa selesai. Hal ini terjadi karena kita kurang terlatih memilah dan memilih hal-hal yang kudu kita perhatikan dalam jangka waktu tertentu.</p>
<p>Konsentrasi adalah pemusatan kesadaran terhadap suatu hal dalam situasi tertentu. Karena nggak membiasakan diri fokus ke satu hal, kita jadi sulit berkonsentrasi. Penyebab buyarnya konsentrasi bermacam-macam, baik dari diri sendiri maupun faktor luar.</p>
<p>Tingkat konsentrasi yang dibutuhkan seseorang untuk menyelesaikan pekerjaan beragam, tergantung jenis tugasnya. Tapi kita bisa, kok, meningkatkan daya konsentrasi saat bekerja. Yang penting, nih, kita punya tekad kuat dan mau berusaha!</p>
<p><span id="more-303"></span>Perhatian yang terpusat tentu memberikan hasil yang lebih baik dari segi kualitas dan kecepatan kerja kita. Efeknya, jumlah pekerjaan yang dihasilkan pun lebih banyak.</p>
<h2>Siapkan dulu &#8230;</h2>
<p>Sebelum mengerjakan satu tugas, lakukan sejumlah persiapan ini biar konsentrasi kerja kita makin maksimal!</p>
<ol>
<li>Susun dan tentukan deadline semua tugas.</li>
<li>Bikin daftar itu berdasarkan prioritas, baik dari segi kepentingannya hingga batas waktu penyelesaiannya.</li>
<li>Kenali kebiasaan kita dalam bekerja. Jika kita lebih semangat bekerja di pagi hari, sebaiknya datang ke kantor sepagi mungkin sehingga bisa bekerja lebih awal. Merasa lebih efektif bekerja setelah makan siang? Siap-siap menanggung risiko pulang lebih sore, tuh!</li>
<li>Kondisi fisik tetap harus diperhatikan. Pastikan kita sarapan sebelum berangkat bekerja.</li>
<li>Atur tempat kerja kita. Rapikan kertas-kertas menumpuk sehingga meja terlihat rapi. Dijamin, deh, meja rapi akan bikin kita makin semangat mengerjakan tugas.</li>
<li>Bereskan &#8216;tugas-tugas&#8217; luar kantor (seperti membayar kartu kredit atau membeli hadiah untuk keponakan) di luar jam kantor.</li>
</ol>
<h2>Fokus, yuk!</h2>
<p>Jika sudah melakukan persiapan, kita tinggal mengerjakan tugas yang sudah kita tetapkan. Intip cara-cara mengatasinya.</p>
<ul>
<li>
<h2>Bla &#8230; bla &#8230; bla &#8230;</h2>
<p>Di kantor pasti ada suara-suara yang bisa membuyarkan konsentrasi kita, seperti atasan yang berteriak menagih hasil laporan hingga rekan kerja yang bergosip.<br />
<strong>Tip : </strong>wajar kalau ada gangguan suara di kantor. Jika suara-suara sangat mengganggu konsentrasi, siasati dengan memasang musik (tentunya gunakan earphone, dong!). Putar musik yang bisa membangkitkan semangat kerja kita. Lebih asyik, sih, musik yang upbeat</li>
<li>
<h2>Brrr &#8230; brrr &#8230;</h2>
<p>Hampir semua kantor sudah menggunakan fasilitas pendingin ruangan.  Sebalnya, nih, suhu ruangan kantor kita dingin ba-nget sehingga malah bikin kita meringis kedinginan dan nggak bekerja.<br />
<strong>Tip :</strong> cukup banyak orang yang nggak bisa berkonsentrasi karena suhu yang terlalu dingin atau panas. Aturlah suhu ruangan sehingga nggak bikin kita kedinginan atau kepanasan. Jika tidak memung-kinkan, gunakan pakaian yang sesuai suhu ruangan.</li>
<li>
<h2>Kring &#8230; kring &#8230;</h2>
<p>Hampir 10 menit sekali ponsel kita berbunyi. Masalahnya orang yang menelepon kita nggak ada hubungannya dengan kantor, melainkan teman-teman kita. Hasilnya kita lebih banyak curhat daripada bekerja, bagaimana bisa konsentrasi kerja?<br />
<strong>Tip :</strong> nyalakan fitur &#8216;Silent&#8217; di ponsel saat bekerja. Heningkan ponsel saat sedang menyusun draft pertama laporan. Saat draft kasar sudah jadi dan kita tinggal merapikannya, aktifkan kembali, nada dering ponsel kita. Yang penting, kita sudah melewati tahap pembuatan konsep awal yang perlu daya konsetrasi tinggi.</li>
<li>
<h2>Kriuk !</h2>
<p>Sudah sarapan tapi perut masih berteriak kelaparan menjelang siang. Bukannya memikirkan hasil laporan, di otak kita malah terbayang makanan-makanan enak. Aduh, lapaaar&#8230;.<br />
<strong>Tip</strong> : kalau harus konsentrasi bekerja, bukan berarti kita nggak boleh istirahat sejenak. Kalau perut sudah benar-benar harus menerima asupanan makanan, rehat lima menit, deh, untuk ngemil pengganjal hingga makan siang. Kalau sudah kenyang, kita akan lebih mudah fokus lagi ke pekerjaan.</li>
<li>
<h2>Bosaaaaaaan &#8230; !</h2>
<p>Tiba-tiba kita merasa bosan setengah mati — sepertinya tiap hari melakukan pekerjaan yang sama. Kita jadi malas dan nggak fokus mengerjakannya&#8230;.<br />
<strong>Tip : </strong>salah satu cara menumbuhkan semangat bekerja kembali adalah dengan menemukan motivasi kita. Ingat-ingat, deh, target kita tahun ini, seperti berjalan-jalan ke luar negeri (* mungkin gak ya ? *). Demi mendapatkan uang (syukur-syukur plus promosi) buat bersenang-senang merupakan motivasi ampuh biar kita lebih mudah konsentrasi bekerja!</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pelangiku.com/2009/06/konsen-donk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
