Melihat ramainya kejahatan yang terjadi belakangan ini, rasanya wajar saja kalau kita kadang-kadang merasa nggak aman. Nggak memakai perhiasan berlebihan, nggak menelepon saat berada di kendaraan umum, sampai meninggalkan kartu kredit di rumah dan membawa uang ngepas ke kantor atau kuliah.
Anehnya, nih, perasaan nggak aman ini nggak hanya kita rasakan saat di tempat umum. Pas divisi kita kedatangan anak baru lulusan luar negeri, kita juga merasa ‘terancam’. Jangan-jangan dia bakal merebut posisi kita, nih! Waktu kenalan dengan teman cewek si dia, kita jadi jatuh pede. Ah, cewek ini bisa banget mengambil pacar kita!
Panik, Panik, Panik!
Sering mengalami hal-hal seperti di atas? Perasaan tidak aman yang biasa kita alami ini biasanya disebut insecure, berbeda dengan paranoid.
Insecure merupakan rasa nggak aman dengan alasan logis, meski kita belum pernah mengalaminya. Misalnya kita diajak ke pesta sama teman baru, kita sudah takut duluan nggak bakal diajak ngobrol orang lain. Kalau paranoid biasanya nggak ada alasannya, asal takut saja.
Biasanya penyebab insecure ini karena kita nggak pede dan ragu-ragu sehingga akhirnya jadi nggak nyaman dengan diri sendiri. Hal ini bakal semakin buruk jika kita pernah melihat atau mendengar pengalaman orang lain yang kurang menyenangkan. Kita pun jadi membayangkan akan mengalami hal sama.
Misalnya, kita diceritakan rekan kerja kalau posisinya di kantor pernah disalip anak baru. Begitu kita berkenalan dengan rekan kerja baru, bukannya membimbing, kita malah panik sendiri dengan keberadaannya. Padahal kalau kita pede, mungkin semuanya baik-baik saja.
Tambah Stress
Terbiasa ‘memanjakan’ perasaan nggak aman ini, sudah pasti kita rugi: jadi tertekan dan murung. Contohnya saat bekerja di kantor, gara-gara selalu takut dimarahi atasan karena melanggar tenggat waktu, kita memilih mengerjakan semua serba cepat. lya, sih, tenggat waktu terpenuhi, tetapi banyak kesalahan juga karena kita asal selesai!
Pikirkan orang lain setiap kali kita merasa nggak aman. Hasil kerja tim kerja kita di kantor kacau karena sikap kita yang terburu-buru dan ketakutan terus. Orang lain jadi terpengaruh, kan? Mereka bisa ikut-ikutan nggak pede karena kita. Kalau sikap lebih tenang, kerja juga lebih fokus.
Efek buruk lain yang mungkin terjadi ketika kita terus-terusan merasa tidak aman adalah stres berat dan tidak tahu cara mengendalikannya. Akibatnya, daya tahan tubuh bisa menurun dan kita cenderung mengulangi kebiasaan buruk karena dianggap sebagai jalan pintas.
Begitu stres, kita jadi nggak bisa nahan nafsu makan. Tubuh pun makin gendut dan mudah sakit. Atau kita yang tadinya berhenti merokok jadi merokok lagi – merusak tubuh, deh.
Bisa Jadi Positif
Sebenarnya, nih, jika kita mampu menyikapinya dengan benar, rasa insecure ini bisa berdampak positif. Kita jadi lebih waspada dan mampu meningkatkan kemampuan diri kita.
Bila selama ini kita takut disaingi anak baru, kerja kita seharusnya bisa lebih cermat dan memuaskan. Insecure juga menyiapkan kita menghadapi keadaan kurang baik.
Jika kita takut dimarahi atasan karena merasa kerjaan kita salah, tentu kita bakal menyiapkan alasannya. Nggak shocked lagi, deh, jika atasan benar-benar marah.
Pacu diri kita dengan insecure yang kita rasakan. Kalau dulu kita malas bertemu orang baru karena takut penampilan kita buruk, sekarang tambah pengetahuan kita agar orang lain nggak hanya menilai kita lewat penampilan tapi juga kecerdasan. Nggak perlu malu karena kita dianggap beda oleh orang lain.
Takut si dia diambil cewek lain? Coba, deh, lihat tipe cewek yang disukai si dia. Mungkin saja selama ini si dia nggak betah dekat kita karena kita yang judes dan nggak mau tahu perasaannya. Kalau kita mau menerimanya menjadi pacar kita, harusnya kita pun mempercayainya. Tempatkan diri kita di posisinya. Nggak nyaman, kan, kalau dicurigai terus?
Coba lihat orang-orang di sekitar kita yang pede dengan dirinya sendiri. Kalau mereka bisa kita pasti bisa, kok. Insecure boleh tapi jangan sampai menutup kesempatan kita untuk lebih baik.
Curhat Aja Lagi
Jika kita sulit banget menghilangkan rasa insecure berlebihan dalam diri kita, banyak-banyak, deh, konsultasi dengan orang yang kita percaya seperti pacar atau sahabat. Sikap terbuka dan mau mendengarkan orang lain akan menimbulkan rasa aman dalam diri kita. Paling nggak, saran dan masukan mereka akan menenangkan kita.
Selain itu, penting banget menanamkan rasa percaya pada orang lain agar kita nggak cepat cemas. Dijamin, deh, hidup akan lebih nyaman.
Insecure hanya bisa dihilangkan jika ada kemauan berubah dari kita. Salah satu caranya dengan curhat. Mungkin saja teman curhat kita punya pengalaman menarik yang bisa jadi pelajaran. Makanya jangan ragu untuk punya banyak teman. Makin banyak teman tentu kita bakal makin merasa aman, karena memiliki orang-orang yang memperhatikan kita.
Sebaliknya, bila teman kita yang susah banget menghilangkan rasa insecure-nya, kita kudu mengingatkannya. Sebaiknya, sih, ingatkan dengan baik dan jangan judge langsung. Soalnya, nih, kritik yang disampaikan secara kasar justru nggak bakal didengar. Nggak mau, kan, teman kita balik marah dan memusuhi kita….
Jika ingin mengubah sikap seseorang, beri contoh kelakuan yang sudah dilakukannya, jelaskan kronologisnya, jangan langsung memarahi. Perlakuan yang baik tentu akan menghasilkan perubahan yang baik juga.
Senang = Tenang
Banyak cara yang bisa kita lakukan biar makin pede:
Kita memang oke!
Pacar punya sejumlah teman cewek keren abis? Nggak usah takut, buktinya si dia tetap menggandeng kita erat-erat saat ketemu mereka dan memperkenalkan kita sebagai pacar tersayangnya.
Terus kembangkan potensi diri
Stop iri pada rekan kerja yang kita curigai bakal menggantikan posisi kita. Kalau dia jago Bahasa Inggris, ya kita juga harus mau upgrade kemampuan Bahasa Inggris kita juga, dong!
Utamakan positif
Apalagi saat berada di tempat yang baru. Jika kita sudah keburu merasa nggak aman dan menutup diri, secara nggak langsung orang lain akan merasakan ‘penolakan’ kita. Kemungkinan untuk memperluas jejaring jadi buntu, deh….






poto yang di bilyard sexy banget heheheheheh.
salam kenal
perasaan insecure sering banget terjadi apalagi sebagai perempuan
tapi alihkan saja dengan berdoa
salam kenal sista
iya sis, udah resiko jadi perempuan kali yak!
btw salam kenal juga.
nice 2 know u sista.
Izin mengamankan PERTAMAX
engga pertamax tu pak
Yup….fotonya mantab euy…
*kabuuuur*
Ternyata, tulisanku dibaca sampai akhir
yang terkadang susah baut saya adalah membaut pikiran ini untuk terus bisa berpikir positif ….. semoga aja kelak mampu setidaknya mendekati
Intinya ngerubah halangan jadi tantangan ya…
Yup, betul sekali pak zico
krn saya backgroundnya penyanyi kafe, cara saya ngatasin rasa cemas atau insecure cuma ini: when i’m on stage, this stage is mine. terserah orang mau komentar apa.. gitu sih
Pas tak klik continue reading… ko error, coba di benahi lagi read morenya…
Salam kenal
iya, akhir-akhir ini servernya suka bermasalah
udah bolak-balik komplen neh
tiap abis komplen seh oke lagi
tau neh sampe kapan suka begitu lagi
kadang terjadi sih….tapi klo aku c mencoba mencari kesenangan diantara ketidaksenangan
bagus tuh, berarti haciiiiiiii orang yang pandai bersyukur
biasanya kalo lagi insecure gini keinginan untuk balik ngerokok kuat banget, tapi untungnya selalu berhasil terkalahkan sama Starbucks
alhamdulillah bisa mengalahkan rokok
meski harga starbucknya lebih mahal daripada rokok
setidaknya masih lebih sehat
(* pertanda lebih tajir juga *)
dari sudut pandang cewek y, klo cowok gmana yah…
mas rizal dunk nulis dari sudut pandang cowok
entar kelly kasih komen deh
waaah.. artikelnya kereeen, thanks banget.. akhir-akhir ini aku sering mengalami kejadian mirip-mirip gitu.. takut kehilangan dia.. hiks..
wow …, so sweeettt.
romantis euy!
semoga cintanya bisa langgeng sampe jadi aki-aki sama nini-nini
hi..salam kenal
artikelnya menarik..
kebetulan aku juga suka cemas gitu..
hehe
paranoid…
bukan ya?
itu poto meja bilyardnya bagus banget….
perlu terapi ketawa tuh mbak hehehe
kayanya engga perlu sampe segitunya deh.
btw, foto yang paling bawah cantik juga ya, hehehehe
saya kalo cemas juga selalu berusaha berfikiran positif. Artikelnya menarik, makasih buat pencerahannya. salam berkawan..!!
bagus sekali kalo bisa selalu berpikir positif
emang begitu yang musti kita usahain setiap waktu
salam berkawan juga buat mba febe
masih di jogja mba ?
[...] Cemas Melulu, Sih … [...]
[...] in: lingkungan. Tagged: keselamatan · lingkungan Related ArticlesDitaksir KlienBalikin Donk!Cemas Melulu, Sih …Diet si DompetCantik Bukan Cuma FisikKonsen donk …Bernapas (tak) BebasBanting Setir Saja!Ko [...]