Pelangi Di Seberang Mentari Rotating Header Image
sambil masak, dandan, dan ngurus anak

Nggak Ngopi Dulu Ahhh …

secangkir kopi

secangkir kopi

Yakin, selama ini hanya kopi yang bisa membantu Anda ‘bangun’ di pagi hari atau terjaga semalaman? Sudah coba yang ini? Sama ampuhnya dan ada nilai lebihnya.

Secangkir kopi untuk membuka hari, menemani saat jeda di sore hari, dan sekian cangkir lagi saat lembur. Hmmm… bagi Anda pecandu kopi, alangkah nikmatnya. Tanpa keharuman aroma kopi,  cemplanglah hidup seharian (* kopi indonesia memang dahsyat *).

Tetapi, betulkah Anda sungguh-sungguh membutuhkannya? Soalnya, terlalu bergantung pada manfaat kopi untuk membangun semangat, tidak selamanya menguntungkan, lho. Memang, dalam takaran yang pas, kopi bisa membuat pikiran lebih awas.

Tetapi, beberapa studi menunjukkan, para pecandu kopi cenderung memiliki keluhan tekanan darah tinggi. Tampaknya membatasi konsumsi kopi merupakan pilihan aman.

Mengisi waktu dengan latihan ringan, seperti jalan kaki, atau banyak tertawa lepas merupakan pembangkit semangat yang sehat. Pola makan sehat dan teratur serta manajemen waktu yang baik umumnya juga akan membuat cadangan enerji Anda cukup untuk aktivitas seharian. Tetapi, bila suatu saat memerlukan doping yang relatif lebih ‘lunak’ dari kopi, mungkin kita perlu coba ini:

Cokelat

Salah satu bekal para pendaki gunung atau pecinta alam saat menjelajahi alam adalah cokelat. Selain mengisi perut dengan cara mudah, coklat bisa langsung mensuplai tenaga bagi mereka. Ini pun berlaku bila Anda perlu tambahan enerji di sela-sela kesibukan.

Sejak dulu cokelat dipercaya menenangkan hati, membantu pencernaan, dan membuat orang bahagia dan kuat, bahkan dianggap bisa menguatkan jantung. Hal itu pun kini terbukti secara ilmiah. Coklat memang merupakan penyedia enerji, kalori, dan lemak (tak jenuh tunggal 35% dan lemak jenuh 60%).

Cokelat juga mengandung kalium yang berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, dan membantu mengatur tekanan darah. Karena kandungannya tersebut, kita tak perlu khawatir jantung bakal terpacu berlebihan.

Meski cukup bermanfaat, konsumsilah cokelat dalam jumlah wajar (* lagian kalo kebanyakan mahal kaleee *). Terutama karena kini banyak cokelat yang beredar di pasaran yang sekadar tinggi kadar gula, lemak jenuh, dan kadang perasa buatan.

Karena itu, sebaiknya kita memilih dark chocolate (cokelat pekat) dengan kandungan cocoa alami yang masih tinggi daripada cokelat manis atau sekadar permen cokelat. Cokelat susu atau cokelat dengan kacang-kacangan sebagai penambah enerji masih oke, selama tak berlebihan.

Teh

teh herbal

teh herbal

Secangkir teh bagi sebagian orang sama pentingnya dengan secangkir kopi. Menjadi syarat penting untuk memulai hari atau penyeling di saat bosan. Teh juga mengandung kafein yang cukup membuat kita tergugah, tetapi tak cukup banyak untuk membuat jantung dag-dig-dug.

Kandungan kafein dalam kopi rata-rata 1,5-2,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan kafein dalam teh. Lebih baik lagi, teh kaya antioksidan yang baik untuk melindungi sel-sel tubuh, termasuk membuat kulit dan jantung lebih sehat.

Minum teh hangat sekitar 3 cangkir sehari akan memberi manfaat bagi tubuh. Sebaliknya, minum terlalu banyak, lebih dari 8 cangkir sehari, dikhawatirkan menimbulkan dehidrasi dan anemia akibat kekurangan zat besi. Untuk mereka yang sering merasa cemas, teh hijau lebih dianjurkan, karena kandungan theanine-nya bisa membantu menenangkan sekaligus menjernihkan pikiran. Kalau soal teh, kita punya begitu banyak pilihan bukan?

Cabe

cabe

cabe

Memang, cabe bukan sesuatu yang bisa kita santap begitu saja tanpa ‘pengiring’. Bagi sebagian besar masyarakat kita, cabe bahkan merupakan teman makan yang cukup akrab. Makanan bisa kurang greget tanpa cabe (dalam berbagai bentuk).

Minyak capsaicin dalam cabe dianggap berkhasiat sebagai stimulan, meningkatkan pengeluaran keringat, dan melegakan perut. Tentunya dalam jumlah yang tak berlebihan. Makanan pedas memang bisa membuat kita bekerjap-kerjap menahan panas. Lalu, setelah sensasi rasa pedas itu hilang, muncullah rasa segar. Membuat kita ‘melek’. Kalau perlu doping lembur, konsumsi snack sore bersama cabe/sambal secukup dan sesanggup lidah serta perut kita. Kalau berlebihan, yaa… tahu sendiri akibatnya :D

Jahe

Ramuan jahe secara tradisional telah umum digunakan untuk menyegarkan tubuh yang lelah atau menghangatkan tubuh dan menghilangkan pegal. Klaim yang tak terlalu mengada-ada, mengingat jahe memang memiliki kandungan gingerol yang berfungsi memperlancar peredaran darah. Zat aktif dalam jahe juga mampu membantu mengurangi rasa sakit kepala atau pusing.  Minyak atsiri dalam jahe bisa meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh.

Rebus irisan jahe atau jahe yang dimemarkan sampai mendidih. Untuk meredam rasa pedasnya yang bagi sebagian orang terlalu menggigit, bisa dicampur dengan sedikit gula merah. Atau manfaatkan jahe instan yang kini banyak beredar di pasaran.

Namun, tidak dianjurkan mengonsumsinya terlalu banyak karena kandungan gulanya yang cukup tinggi. Bila tubuh sudah kembali segar, kita tak perlu minum jahe instan lagi. Hati-hati pula, bila memiliki tekanan darah rendah, karena jahe bersifat mengencerkan darah.

Energy Bar, Oatmeal, Sereal

Makanan macam ini lebih lazim dijadikan sarapan, karena mengandung karbohidrat dan vitamin B kompleks yang dibutuhkan dalam suplai enerji. Dengan makanan ini, tubuh akan siap beraktivitas. Tambahan lagi, oatmeal, sereal, dan beberapa energy bar mengandung cukup serat, sehingga membuat kita kenyang lebih lama.

Tetapi, bila kita membutuhkan suntikan enerji di sore hari, tak ada salahnya mengonsumsi kembali jenis makanan ini. Yang mengandung susu atau dicampur dengan susu akan memberi tambahan manfaat protein dan tambahan kalsium. Tetap berenerji tanpa membuat tekanan darah melonjak.

Agar lebih optimal, pilih yang kandungan kalorinya minimal. Untuk energy bar, tak lebih dari 200 kalori. Juga lihat kandungan gulanya, jangan melebihi 20 gr. Pilih juga yang kandungan seratnya cukup banyak, sekitar 2-3 gr. Saat ini sudah banyak beredar sereal instan bernutrisi lengkap. Berbahan dasar gandum, oat, malt sebagai sumber karbohidrat yang baik, mengandung susu, serta vitamin dan mineral.

Smoothies Buah

smoothie buah

smoothie buah

Minuman ini memiliki rasa yang enak dan manfaatnya yang tak sedikit. Bayangkan saja, dalam segelas smoothies buah kita bisa mendapatkan enerji sekaligus efek positif buah-buahan. Sumber enerji dan protein berasal dari rasa manis dan susu, yogurt, atau es krim yang biasanya menjadi pencampur.

Sedangkan vitamin serta antioksidan akan kita dapatkan dari buah, apapun jenisnya yang dicemplungkan ke situ. Untuk menghemat kalori, batasi penggunaan gula dan gunakan susu rendah lemak atau yogurt. Kita pun bisa berkreasi dengan berbagai variasi buah untuk smoothies favorit kita.

Related Posts with Thumbnails

Related Articles



36 Comments

  1. cenya95 says:

    Semua harus ada batasnya karena kelebihan selalu mengundang bahaya.
    Makan dan minum suplemen sesuai kebutuhan ajah…
    btw makasih tips nya. Soalnya daku suka itu semua… :D
    salam superhangat.

  2. gwgw says:

    gw tuh cenderung darah rendah, so gw demen minum kopi susu agar tekanan darah gw normal , tapi kalo kebanyakan malah perut jadi masuk angin.

  3. holly says:

    yupz… tips na bagus :)
    met nal ya :D

  4. imoe says:

    campur gula batu juga enakkk

  5. Raffaell says:

    Cofee ? what ?? nooooo……

  6. lawliet says:

    kayaknya enak mua tuh….
    kecuali cabe nya….hehehehehe

  7. Catra says:

    Saya paling suka minum capuccino, kok gak ada di atas ya? hahaha

  8. pagi sahabat
    kalau coffenya gratis blue mau
    namun walau cabenya gratis blue nolak heheh…….canda ya
    oya karena u sudah ada di blue maka u jadi bagian complek perumahan blogernya blue
    salam hangat selalu

  9. bisovimara says:

    kalau aku kurang suka minum kopi tapi lebih seneng minum teh…tapi yang digambar ini kayanya kopinya enak..hehehe..jadi pingin deh..

  10. mas stein says:

    saya kadang minum kopi udah kayak makan, 3 kali sehari. di antara penggantinya kok ada yang nyeleneh ya, cabe. hehe

  11. Saya jarang ngopi sich………

  12. SQ says:

    :-) kayak baca buku “Sehat Itu Murah”. Terutama infonya…Overload Jahe ternyata bisa mengencerkan darah?!

  13. Wew..
    Apalagi kopinya..
    Kopi luwak..
    Mantep.. ;)

  14. kelly says:

    @cenya95: setuju pak, makan dan minum memang tidak boleh berlebihan

    @gwgw: salah satu efek samping kopi memang kurang ramah dengan lambung

    @holly: met kenal juga :)

    @Catra: cappucinonya lagi dihindari pak

    @dobleh yang malang: salam hangat juga :)

    @bisovimara: baru ngomongin mo ngehindari kopi ko malah kepingin :D

    @mas stein: kalo sampe tiga kali sehari udah kebanyakan pak, sebaiknya dua kali saja.
    Yang satu kali diganti minum susu supaya sehat sempurna :)

    @Surya Ikhsanudin: bagus kalo jarang ngopi

    @SQ: makasih atas pujiannya :)

  15. perlu dicoba sarannya …

    coklat banyak ditanam di Indonesia (produk coklat kebanyakan dari luar) … buah coklat yang banyak.

    btw … semua yang berlebihan cenderung tidak baik dan potensi memunculkan yang negatif.

  16. quinie says:

    mampir & salam kenal.. makasih udah main ke tempat sayah ya…

    Hm.. saya suka kopi, tapi perut sayah tidak :D .
    Jadi sayah no komen tentang kopi karena kopi selalu membuat saya diare

  17. Mal says:

    Ah … recharge energi dan semangat, bagaimana kalau diluar minum saja. ngaskus contohnya tapi hati2 bukannya kerja semakin cepat bisa2 malah kelupaan ehhehehe.
    salam kenal.

    Pelangi Tanpa Hujan

  18. yoan says:

    waduh…
    nggak ngopi pusing je…

    yak apa ini???

  19. Info yang sangat menarik. Makan yang perlu sahaja. Pastikan punya nutrien dan nutrimen yang mencukupi. Yang penting, makan ketika lapar, berhenti sebelum kenyang. Jangan sampai memudharatkan. Aduuh…saya amat kalah kalau melihat coklat bersadul dengan kacang almond dan hazel. Coklat jenama Berryl’s, sangat lazat terutama coklat hitam yang pahit. Salam mesra.

  20. trinil says:

    Wah, smua tu aku suka palagi Coklat, teh ma Smoothies em….
    Tapi jangan kita makan ma minum secara berlebih, kecuali minum air putih yang segar, ga papa… Hehehe…

  21. tifan says:

    hemmm..lebih enag coklat… yummy,,

    lam kenal.. =)

  22. marshmallow says:

    coklat? who doesn’t love it? it’s the best feel-good food on earth! aaahhh… but dark chocolate is the best.

    kopi memang baik dalam dosis yang pas, karena kandungan antioksidannya yang tinggi. minum kopi secara teratur dalam takaran yang pas bisa membuat tubuh sehat. namun terlalu banyak bisa menyebabkan gangguan lambung dan beser. haha… anyway, semua yang berlebihan memang nggak baek…

    kelly, terima kasih atas kunjungannya ke blogku, ya?

  23. hanif says:

    Kopi merk “jempol” telah menemani keluarga kami puluhan tahun. Di tempatmu ada kopi itu?

  24. jiwakelana says:

    wah…, aku tu pecandu kopi, pa lagi kopi tumbuk.., hmmmmmmmm harum dan nikmat.sudah jadi kebiasaan kalau kegiatan padat, kopi kerap jadi pendamping setia hingga larut malam.

  25. Cepot says:

    ngopi …. emang maknyoooos

  26. natazya says:

    ahh yess!!! cabe!!! :D :D :D

    asal ga pagi2 langsung masuk cabe saat kosong ajah :D

  27. izul says:

    umaaa…jadi laper ni lihat makanan….siang pang sudah nah….

  28. eoin says:

    aku minum kopi untuk menjaga tekanan darah tetap tinggi.. :P kalo turun pusing..

  29. Yep says:

    Wah…thanks infonya ya ? aku nyandu kopi nih :)

  30. gudboy says:

    wah…padahal kopi enakkk loh…pagi2 dengan gorengan…hmmm mantaf…

    best regard…

    di tunggu kunjungan baliknya

  31. [...] sisi lain, sebaiknya hindari konsumsi minuman berkafein. Kandungan ini memiliki efek diuretik (ingin buang air kecil), sehingga membuat tubuh dan sel-sel [...]

  32. [...] di Balik LaptopPutusin Aku Donk …Jangan Impulsif Donk …Bikin Jantung (Lebih) SehatNggak Ngopi Dulu Ahhh …Makanan Tepat, Tambah SemangatMakanan Obat Sakit Ringan ← Menjerat si [...]

  33. Soal hasil penelitian atau studi yang disebut-sebut tulisan ini, masih jadi perdebatan kok dan bersifat kasuistik juga, selain soal ketahanan fisiologis seseorang yang ikut dipengaruhi faktor geografis dan psikologis. Soal kasuistik, sebenarnya hasil studi soal kopi bisa dibenturkan dengan fenomena “tradisi melek” di masyarakat Jawa, di mana banyak orang yang tidak hanya begadang (melek) tapi juga mengonsumsi kopi, bahkan rokok kretek, hidupnya sehat bugar sampai tua.

  34. Clara Croft says:

    Yaa.. saya lebih suka makan cokelat daripada minum kopi..

    Entah kenapa kalo makan cokelat itu, perasaan jadi nyaman, rileks dan tenang.. saya suka cokelat :)

  35. some energy bars are just too sweet for my own taste. is there a sugar free energy bar? ;;’

  36. pan card says:

    I am glad that I have observed this blog. Ultimately anything not a crap, which we understand quite usually. The web site is lovingly maintained and up to date. So it really should be, thank you for this welcome transform.

Leave a Reply