Pelangi Di Seberang Mentari Rotating Header Image
sambil masak, dandan, dan ngurus anak

Basa-basi Nih

basa-basi

basa-basi

Atas nama kesopanan, kita lebih suka mengatakan bohong putih (white lie) daripada menyakiti perasaan orang lain. Ini juga berlaku buat cowok, yang memilih ‘berbasa-basi’ di depan pasangannya, meski sebenarnya pengen banget berterus-terang!

Sebenarnya apa, sih, arti di balik kata-kata cowok?

Kata si Dia

Cowok tahu, kok, kalau cewek hanya pengen mendengar apa yang dia inginkan. Contohnya kalau kita menodongnya dengan pertanyaan “Kamu sayang aku nggak ?” Kalau dijawab “sayang” biasanya si cowok disuruh menunjukkan rasa sayangnya. Tapi kalau jawabannya “nggak” pasti malah bikin berantem. Serba salah, kan?

Daripada bikin pacar bete, mendingan si dia mengatakan sesuatu yang ‘manis’. Meski jawabannya (kadang) nggak memuaskan, yang penting nggak sampai membangunkan ‘macan tidur’.

Dan seperti cewek, kata-kata yang keluar dari mulut cowok kadang punya arti berbeda. Apalagi dalam kondisi kepepet, dijamin si dia nggak sempat memikirkan sesuatu untuk memberikan penjelasan memuaskan. Buat mereka, yang penting untuk sementara waktu lolos dari situasi genting.

“Kamu cantik, kok…”

Ngaku, deh, sebagai cewek kita selalu butuh pengakuan soal penampilan. Sayangnya, nih, nggak semua pujian dari pacar kita tulus. Kadang cowok suka memberikan komentar ‘aman’ supaya acara berdua pasangan bisa tetap berjalan sesuai rencana.

Bayangkan kalau dia bilang, “Sayang, kamu kurang oke, deh, pakai baju itu” setelah kita dandan habis-habisan! Bisa-bisa kita ngambek dan nggak jadi pergi! Kalaupun memutuskan tetap berangkat, biasanya butuh waktu (lagi) untuk berganti baju serta membuatnya makin lama menunggu. Hal-hal kecll semacam ini sering banget memancing perang dingin.

Kalau nggak ada yang mau ngalah, bisa-bisa hubungan cepat bubar. Makanya cowok memilih berbohong supaya nggak perlu dicemberutin. Sst… membuat pasangan merasa gemuk juga termasuk ‘dosa’, tuh!

“Gue bete!”

Kalau si dia sudah sampai mengungkapkan perasaan, tandanya dia benar-benar sedang butuh perhatian. Maunya, sih, sebagai pacar kita siap mendengarkan keluh-kesahnya dan menjadi tempat curhat satu-satunya, meski mereka terlalu malu mengakuinya!

Memang nggak gampang, kok, jadi cowok ketika sedang menghadapi suatu masalah. Kadar gengsi begitu tinggi membuat mereka tidak sebebas cewek untuk mengeks-presikan diri. Cowok merasa pantang melibatkan perasaan saat menghadapi masalah dan lebih suka menyimpan masalahnya sendiri.

Saat cowok ngomong, “Gue baik-baik aja” kita malah kudu waspada. Karena keadaan mereka justru sebaliknya! Tapi berhubung nggak mau ngerepotin kita (plus ego tinggi), para cowok nggak mau berbagi masalah dan merasa kalau masalah tersebut bisa mereka selesaikan sendiri. Begitu sudah siap, cepat atau lambat si dia bakal ‘lari’ ke kita juga, kok.

“Siapa ngelirik cewek lain?”

Inilah salah satu penyangkalan terbesar setiap cowok saat jelas-jelas ketangkap basah melirik cewek lain! Anehnya, meski tahu cowok memang punya bakat mata keranjang, kita tetap percaya perkataan mereka. Habis, mau bilang apa kalau alasannya semua orang punya mata? Selama hanya jadi pengagum sementara, rasanya masih wajar, kok.

Yang nggak benar, tuh, kalau si dia lantas berusaha mendekati cewek tadi dan terus-menerus memujinya tanpa memikirkan perasaan kita sebagai pacarnya. Cowok pun tahu sesama cewek menganggap cewek lain sebagai saingan. Makanya nggak mungkin banget, deh, si dia bakal menceritakan, apalagi memuji sang mantan. Kalau sampai terjadi, jangan-jangan dia sudah bosan sama kita!

“Terserah kamu aja”

Dulu nyokap mungkin selalu nurut apa kata bokap, tapi sekarang zaman sudah berubah. Cowok lebih senang mengikuti apa kata pacarnya. Mau makan kapan dan di mana? Terserah kita aja karena si dia, sih, tinggal ngikut. Uh… sebel!

Kata “terserah” bukan berarti si dia malas berpikir atau takut pada kita. Ketika seorang cowok sudah merasa nyaman dalam menjalani suatu hubungan, dia pengen pasangannya lebih terlibat saat memilih sesuatu. Kita seharusnya bangga kalau sudah dipercaya, kan, demi kepentingan bersama.

Tinggal pintar-pintarnya kita saja untuk menentukan pilihan sehingga semua pihak merasa senang. Dan semoga (nantinya) nggak berubah jadi ajang saling memanfaatkan, ya.

“Tenang, nanti gue benerin”

Salah satu tugas utama pacar adalah jadi ‘tenaga ahli’ ketika dibutuhkan. Makanya cowok selalu tertantang begitu tahu komputer atau kendaraan pribadi kita sedang ngadat. Dia yakin kalau kita nggak bakal bisa mengatasinya dan diperlukan seorang cowok hebat (seperti dia) untuk memperbaiki suatu masalah.

Janji semacam ini hanyalah penegasan yang intinya untuk ‘menaikkan mutu’ di depan kita dan anggota keluarga kita lainnya. Cowok pengen bilang mereka bisa diandalkan sehingga kita tidak salah memilih pacar. Mereka bakal siaga 24 jam sehari untuk membantu kita kapan saja dan di mana pun bila dibutuhkan.

Nggak sukses memperbaikinya? Santai aja. Mereka pasti juga akan berusaha memanggilkan tenaga ahli sebenarnya sebagai bentuk tanggung jawab, yang penting, unjuk gigi dulu….

“Lupa, tuh…”

Salah banget kalau mikir ini cuma kebiasaan buruk yang manusiawi. Ketika seseorang bilang lupa sebenarnya dia nggak bisa memikirkan cara ‘cerdas’ untuk berbohong. Cowok senang menggunakannya karena malas memberi penjelasan bertele-tele. Sangat bertolak belakang dengan kita yang ‘lebih kreatif’ untuk untuk cari alasan.

Cowok juga suka bilang, “Gue nggak bohong!” untuk menegaskan bahwa mereka malas melanjutkan pembicaraan. Dengan mengatakan itu, mereka berharap pasangan : percaya dan masalah akan selesai. Soalnya, nih, kalau si dia bilang sejujurnya kita juga nggak gampang puas dan bakal terus menginterogasinya.

“Ponsel gue lo-bat”

Saat ponsel pacar nggak aktif, kita ikut panik setengah mati. Kita pun berkali-kali mengirim SMS sampai ada balasan dari si dia, sambil mencoba menghubunginya terus. Saking parnonya, kita langsung menuduhnya selingkuh.

Eits… jangan berpikiran negatif dulu! Kadang cowok memang suka mematikan ponsel ketika nggak pengen diganggu siapa pun, termasuk oleh kita. Tapi cara ini bukan berarti mereka bakal melakukan
sesuatu secara sembunyi-sembunyi. Si dia cuma butuh privasi selama beberapa jam untuk menjalani kehidupannya sendiri.

Jadi, begitu ponselnya hidup, jangan langsung marah-marah dulu. Mendingan dengar dulu penjelasannya supaya nggak buang-buang waktu dan energi kita sendiri….

Related Posts with Thumbnails

Related Articles



22 Comments

  1. fuad says:

    haha… ya emang harus gitu kali yahh

    1. Bones says:

      That’s what we’ve all been waiting for! Great postnig!

    2. ijkkabzeks says:

      YVXm9u dgrzcokokipy

    3. fifdkfbgq says:

      yQsd1U ojwbcuvasett

  2. imoe says:

    basi kaliii kan biasanya ngejawab gitu kan hahahahah

  3. Wandi thok says:

    Wah, ini soal anak muda toh :roll: Sayang, aku sudah pikun :D
    Tidak semua cowboy bejitu mbak, coba liat mereka nyang sudah bernikah lho kok bernikah? :D menikah mangsut jue, 1 tahun masih biasa bilang sayang, 2 tahun manggilnya sudah ibunya …. 50 tahun lagi akan bilang mbah, wis mangan apa urung? :roll: :D

  4. sunarno says:

    ketawa baca komennya Pak Wandi

  5. bank-je says:

    maaf, kemarin belum saya publish , sekarang mohon di lihat di widget tukeran link, sudah saya pasang

  6. komuter says:

    pemikiran yang menarik,
    tips inipun bisa juga dipakai pria,

  7. Rizal says:

    hmm,,tulisan yang bagus dan unik,,salam kenal aja yah…

  8. tuyi says:

    Basa-basi itu perlu tuk pergaulan..

    1. Christiana says:

      This is a really intelligent way to answer the qeustion.

  9. jiwakelana says:

    Eh sidia tau rahasiaku..

  10. .lala says:

    hehehe… susah, kompleks, ribet… dasar cowok..

  11. wildspeed says:

    wah..kalo g pake basa basi jadi garing ntar :D
    hhe

    salam kenal

  12. mas stein says:

    kayaknya sampeyan salah mbak, kalo saya bilang, “saya baik-baik saja”, ya artinya saya baik-baik saja. cowok cenderung lugas kok. apalagi kalo yang sudah punya buntut macem saya ini

  13. geRrilyawan says:

    ah..begitu ya. masa sih…? (self denial hehehe…)

    ya, terserah kamulah….(hehehe sok2 nyamain sama isi postingan)

  14. holly says:

    hehehe memang hrus gt :P

  15. eoin says:

    wah.. telat nih taunya… coba dari dulu-dulu… :P

  16. ceznez says:

    hmmm… saling nurutin kemauan masing2 aja… biar sama2 seneng… :D

  17. DDK says:

    :) harus gitu donk!… salam!

  18. waaa ikutan bonuspulsa ya ???
    sama nih…

    oiya,, postingan kamu bener banget tuh.. ngadepin cewek emang susah :D

Leave a Reply